Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Cinta Pertama

Bukan Cinta Pertama

Gadis itu berdiri, memilih membersihkan makanan yang mulai berbau amis karena basi, mencuci piring-piring lalu duduk termenung di dalam kamarnya. Matanya terpaku pada berkas lamaran yang sudah ia siapkan semalam. "Baru hari kedua Iva." katanya lambat-lambat kepada diri sendiri. "Masa iya sepuluh tahun menunggu harus gugur dalam dua hari hanya karena telepon yang belum jelas?" Ia menaikkan lagi semangatnya, mempersiapkan diri dengan cepat. Pilihan outfitnya sangat sederhana. Hanya kemeja dan celana panjang kain. Gadis itu keluar melalui pintu dapur, menuju ke rumah mang Sarif. Tujuannya satu ; meminjam motor!
479 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as nafas pertama
Read
+Library
Oncom Milik Ustadz

Oncom Milik Ustadz

Akhirnya setelah beberapa saat hanya diam Firda menanyakan hal yang membuatnya penasaran. "InsyaAllah, oh iya nanti saya juga mau minta tolong titip surat undangan buat temen alumni yang dekat sama kamu ya," jawab Naufal semangat. "Sama siapa?" tanya Firda tidak peduli. "Sama cinta pertama kalau kata orang-orang," jawab Naufal santai.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as nafas pertama
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

“Sungguh. Falesha—Nak, terima kasih. Selamat atas keberhasilan misi pertamamu.” “Apa?” sahutku, langsung menatap Fal yang mengangguk. “Misi pertama?” “Menahanmu,” sebut Kara. “Misi pertama Falesha.” “Itu misinya?” “Itu misinya.” “Jadi, selama berjam-jam ini—”
1019.6K viewsOngoingAdded to Library 470 Times as nafas pertama
Read
+Library
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

“Memang apa hubungannya sama kelahiran Hafsah yang premature?” “Jelas adalah Ra, kalau kamu melahirkan sekarang. Otomatis kamu nifas, itu artinya meskipun jatuh talak sekarang, enggak akan sah juga, kalau kamunya belum suci. Kalau begini sama aja, Sang Pemilik kehidupan pasti mau kita tetap sama-sama. Kamunya aja yang enggak paham-paham padahal udah dikasih petunjuk.” Lara sontak terdiam.
1084.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as nafas pertama
Read
+Library
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

Karena dia hanya pernah menjadi sekretaris presiden dalam sebuah perusahaan yang kekayaannya bersih puluhan juta, dia belum pernah menyaksikan pemandangan seperti itu. “Izinkan aku untuk memperkenalkan kalian kepada rekanan baru, Nona Hill. Dia akan bertanggung jawab atas wilayah jalan pusat jajanan.” Semua orang telah melihat Xara berjalan dengan pemilik belakang layar Grup Transgenerasi. Mereka melangkah maju dan mengucapkan salam. "Halo, Nona Hills." "Selamat datang, Nona Hills."
9.992.7K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as nafas pertama
Read
+Library
Kisah Malam Pertama

Kisah Malam Pertama

Sekarang rasakan, bagaimana rasanya menjadi simpanan yang tak bisa diutamakan. “Main yuk, Sayang. Udah nggak tahan, nih,” pintanya mendamba. “Tapi aku masih datang bulan, Sayang.” Aku berusaha memanyunkan bibir. “Kita bisa main fap-fap,” usulnya begitu mendamba dengan jemari nakalnya yang terus menyelusup masuk membelai kulitku. Fap-fap? Apa itu? Cih! Otak pemain memang begini kali, ya?
1016.2K viewsOngoingAdded to Library 614 Times as nafas pertama
Read
+Library
CINTA PERTAMA SI GADIS ES

CINTA PERTAMA SI GADIS ES

Sekarang, ia melihatnya sebagai kanvas bagi pertumbuhan, bukan hanya bagi bisnis, tapi juga bagi orang-orang seperti Ardi yang berjuang membangun impian mereka. Setibanya di kantor, ia langsung disambut oleh sekretarisnya, Vita, seorang wanita muda energik yang selalu siap dengan jadwal padat Sasya. "Selamat pagi, Bu Sasya. Rapat pertama pukul sembilan dengan tim pemasaran, dilanjutkan dengan review laporan keuangan kuartal ini."
101.2K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as nafas pertama
Read
+Library
Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

sindir Melati sambil mengangkat alis. Nasya melangkah keluar kamar mandi, lalu mendekat ke meja dapur, meraih gelas untuk minum. “Iya, Ma, tapi ini kan kehamilan pertama saya Saya belum terbiasa sama kondisi ini.” Ia melirik ke arah gelas yang kosong di tangannya, berharap Melati akan berinisiatif memberinya air. Tapi alih-alih perhatian, Melati justru berdehem ringan dan tersenyum miring.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as nafas pertama
Read
+Library
100 Hari Bilang Sayang

100 Hari Bilang Sayang

Xixixi… Nafis : Iyah Bu, setuju dengan Bu Eka. Eh, Pak Bu saya harus segera pergi karena pesawat saya akan berangkat. Nanti kalau saya sudah sampai saya akan berkabar. Bye~ Setelahnya Nafis mengabarkan kepada grupnya, ia kemudian menuju ke dalam pesawat. Ia duduk di kursi dekat jendela. Setelah ia memasukkan barangnya, ia kemudian duduk. Tak disangka, sebuah tas selempang jatuh dan mengenai kepalanya.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as nafas pertama
Read
+Library
Kontrak Panas dengan CEO

Kontrak Panas dengan CEO

Naufal baru saja tiba setelah tadi dia mengantarkan Emir terlebih dahulu, dan sekalian dia mengganti pakaiannya, serta membawa pakaian untuk bekerja besok. "Lo masih di depan laptop, dari tadi?" Tanya Naufal, pasalnya sedari dia berangkat tadi, hingga kini dia kembali ke rumah sakit terhitung hampir 3 jam, dan pria itu masih fokus dengan pekerjaannya. "Biar cepat selesai, minggu depan sudah harus peletakan batu pertama, dan mulai pembangunan. Bagaimana, apakah tim desain sudah menyerahkan hasil desain mereka?"
830 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as nafas pertama
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status