Patah
Setelah meja bersih, dia meletakkan kopi tepat di hadapan Manggala.
“Silakan, Pak.” Nayara berusaha profesional, lalu bergerak mundur dua langkah kemudian berbalik, dan langsung pergi.
“Itu si Mamang, Goblok!” serunya sambil meletakkan nampan di meja kasir. “Bos besar gue.”
“Hah?!” Sebuah kata yang sama keluar dari dua bibir.
“Dia bilang namanya Emgepe, Emge. Ajaib banget sih namanya,” ujar Mak Tita.
Hot Chapters