Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DARI BABU JADI MADU (Semua bukan keinginanku)

DARI BABU JADI MADU (Semua bukan keinginanku)

Sesaat Dewi ragu, dia mengernyitkan dahi, mungkin dia takut, karena hari masih gelap. "Boleh juga Mbak, lagipula ini hari Minggu, aku juga rindu sama Karang Bolong," jawabnya. Nenekku melongo, mendengar kami akan ke gua dalam gelap subuh. "Ya sudah kita pulang dulu, ganti baju, lalu kita bertolak ke sana yah," ucapku bersemangat.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as nenek si bongkok tiga
Read
+Library
RANJANG PANAS KAKAK IPAR

RANJANG PANAS KAKAK IPAR

Uhuks Uhuks "Nek cukup, Nek! Sudah ya, Nek! Jangan diteruskan lagi! Nenek sudah sesak. Istirahat saja ya, Nek! Nanti kalau sudah pulih kita bicara lagi," kata Zoya tetapi Nenek menggeleng kepala. "Waktu Nenek sudah tidak lama Zoya. Titip Gama!"
10108.6K viewsOngoingAdded to Library 3.7K Times as nenek si bongkok tiga
Read
+Library
Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

Bab 34 - Paku Kuntilanak "Takut, Nek. Pocong yang di pohon mangga itu ngajak main cilukba terus," sahut Dika. "Heleeeehhh, sama pocong aja takut! Pocong itu wong gemesin gitu kok, takut." Nenek Asih bangkit dan menuju ke luar rumahnya. "Ya ampun, Nek. Masa iya pocong gemesin, yang ada nakutin tau!" pekik Dika.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as nenek si bongkok tiga
Read
+Library
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Apakah kau ingat dan sudah mengenali siapa diriku? ”Gadis cantik saja jarang kuingat-ingat apa lagi kau yang sudah nenek dan buruk pula!" Bintang lalu tertawa gelak-gelak. Lalu dia menyambung ”Pakaianmu boleh juga Nek! Cuma kurang kau buka sampai ke bawah. Kalau lebih ke bawah pasti aku bisa melihat pemandangan yang lebih apik! Ha.,, ha... ha!" Si nenek keluarkan suara menggembor. Dia hunjamkan kaki kanannya ke tanah hingga tanah berlobang besar. Pasir dan debu beterbangan ke udara.
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 664 Times as nenek si bongkok tiga
Read
+Library
Mas, Baksomu Ngangenin

Mas, Baksomu Ngangenin

Andre hilir mudik dengan gerakan cepat, tanpa mengenal rasa lelah sama sekali. Olahan sebanyak itu, selalu selesai tepat waktu. Pukul satu siang semua sudah rapi dan bersih, Andre duduk di depan sambil memukul mangkok baksonya dengan sendok. “Wah, ada menu baru. Aku mau ah seporsi mi tektek,” ucap langganan Andre. “Aku mi pangsit kasih bakso, ya,” timpal yang lainnya. “Aku bakso aja ga pake mihun,” celetuk yang lainnya.
481 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as nenek si bongkok tiga
Read
+Library
Ranjang Dingin Tuan Pieter

Ranjang Dingin Tuan Pieter

"Ingat baik-baik Joane, tugasmu hanya membersihkan rumah ini sampai lantai dua saja. Jangan sekali-kali Kamu naik ke lantai tiga." "Memangnya ada apa di lantai tiga Nek?" tanya Joane dengan perasaan was-was. "Karena di lantai tiga ada monster yang sangat buas dan akan menerkam Siapa saja yang berani lancang memasuki sarangnya." jawab Nek Ishaq dengan penuh tekanan. Seketika bulu kuduk Joane meremang dan berdiri. Tanpa banyak bertanya lagi, Ia pun segera mengambil obat dan berlari masuk ke dalam kamarnya.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as nenek si bongkok tiga
Read
+Library
Ahli Waris

Ahli Waris

“Kamu sebaiknya tidur saja sekarang! Besuk, antar Nenek jualan pecel lagi biar laris.” “Iya, Nek. Tapi, aku mau mencari udara segar dulu. Aku mau menenangkan pikiranku.” “Baiklah, terserah kamu. Hati-hati, kamu bisa diculik.” “Aku sebesar ini kok bisa diculik, Nek.” “Iya, ya. Kamu itu kok tinggi banget, makannya apa sih?” tanya Nenek sambil tersenyum. “Nasi pecel, Nek.”
9.7418.6K viewsCompletedAdded to Library 14.2K Times as nenek si bongkok tiga
Show Reviews (125)
Read
+Library
Esi Apresia
Hai semua makasih yang sudah menunggu Mas Agus. Mulai besuk akan up setiap hari dua bab yaaaa. Selamat membaca dengan kisah perjuangan Agus dan Cinta dalam melahirkan ahli waris dan semua masalah rumitnya.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Read All Reviews
Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Peringatan Avelinne membalas tatapan itu dengan tenang di permukaan, meski jantungnya terdengar seperti detak mantel jam kastil. Garrick mulai membaca: “Ujian Ketiga: Kandidat diminta menilai mana dari dua saksi yang menyampaikan kebohongan… dan mana yang menyampaikan kebenaran—” Lucianne bersedekap, tersenyum miring. “Ah. Permainan kebohongan klasik. Menarik.”
8.93.0K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as nenek si bongkok tiga
Read
+Library
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

“Ibumu adalah wanita yang bahkan tak pantas dicatat namanya di silsilah Keluarga Basil.” “Kamu… Oscar… itu seorang anak haram.” Beberapa kata itu kuucapkan dengan sangat pelan, tapi itu meledak seperti bom di ruang tamu yang hening. Semua ekspresi di wajah Oscar membeku. Dia seolah mendengar dongeng yang mustahil, matanya membelalak, mulutnya sedikit terbuka dan terbengong menatapku. “Apa… apa kamu bilang?”
13.3K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as nenek si bongkok tiga
Read
+Library
Aduh, Bosku Bucin

Aduh, Bosku Bucin

BAb 6 “Ternyata, kamu bangsat juga ya.” Marzuki terkekeh, padahal Asoka menyinggungnya. Mungkin karena merasa dirinya memang bangs4t. “Mas Oka,” ucap Marzuki. “Di dunia ini hanya ada dua jenis pria. Bangs4t dan belok. Hanya kadar kebangs4tannya berbeda-beda. Seharusnya para wanita bersyukur dengan pria macam saya ini, dari pada dapat yang belok. Mas Oka, jangan kelamaan jomblo takutnya jadi belok,” tutur Marzuki lalu menepuk bahu Asoka dan berjalan mendahului.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as nenek si bongkok tiga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status