Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami
“Eh ada di samping pak Shomat ada rumah kosong, tapi ya gitu deh, rumahnya lama tidak berpenghuni. Pasti sudah banyak sarang laba-laba juga rumput pun sudah bertumbuh tinggi. Tapi kalau, Kamu mau nanti Aku antarkan.“
“Makasih, Bu. Insyaallah besok pasti merepotkan Ibu.“
“Gak papa, Sherly. Kita sama-sama wanita. Aku tahu perasaanmu.“
Aku tersenyum ke arahnya.
“Bakso ... Baksooo!“ terdengar suara Abang tukang bakso sedang menjajakan dagangannya di halaman.
Aku pun berinisiatif untuk menaktrir mereka.
“Bu ... ibu! Kalian belum makan kan? Pesan bakso ya, biar semua aku yang bayarin. Silakan pesan, sekalian untuk suami atau anaknya gak papa. Alhamdulillah ini lagi ada rejeki,” ujarku ke arah mere
Bab Populer