Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamu harus jadi Milikku

Kamu harus jadi Milikku

Tak ada ekspresi terkejut yang tersirat dari wajah dingin Tristan, bahkan terkesan acuh dengan kabar yang diberikan oleh Alan. Alan kesal dengan ekspresi wajah ayahnya yang seperti meremehkan dirinya. Kedua lengannya mengepal kuat menahan geram. "Lalu?" "Aku tak berminat menikah dengan Nindi," lanjut Alan. "Benarkah?" Alam hanya mengkerut kan dahinya, Ayahnya itu hanya mengeluarkan pertanyaan yang terkesan ingin memancing isi fikiran Alan. Dengan menahan geram Alan menjawab, "Tentu saja, tak mungkin aku menikahi dua wanita."
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Dear You

Dear You

Hari ini, hanya karena kalimat mama, gue dan Jessi hampir saja masuk IGD karena sama-sama tersedak makanan yang kami makan. “Kenapa sih? Kalian udah gede. Lagipula sampai kapan mau melajang?” Gue terdiam sesaat. Secara tidak langsung mama udah memberikan harapan palsu kepada Jessi. Dan gue enggak mau itu. Ada nama yang terus menerus tinggal di dalam hati gue selama ini, meskipun semuanya terkesan mustahil. Jadi, gue enggak pengen menikahi Jessi hanya karena faktor usia atau faktor ‘sudah saatnya’. Gue memang pengen menikah, tapi dengan wanita yang benar-benar gue cintai dan bisa membantu gue melupakan masa lalu gue. Jika itu tidak bisa, ya gue nggak bakal menikah.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Hurt You

Hurt You

potong pria tersebut “saya punya cara mengganti masalah ini yaitu kamu yang memasak di apartemen saya.” “Lebih baik saya saja karena saya adalah koki di tempat ini” bela Yusron membuat pria tersebut menatap malas “atau anda tidak perlu membayar?.” “Saya rasa ini permasalahan cafe dengan anda jadi tidak seharusnya saya menjadi tukang masak di tempat anda” Zee menatap pria dihadapannya tajam “sebenarnya apa yang anda inginkan?.”
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Love & Shit

Love & Shit

Bukan tipe nya sekali. ***TBC***
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

Tak usah ye? **********
9.6124.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Can is mine

Can is mine

Nyatanya bahagia tak melulu harus kaya! *** "Papah ini kenapa sih gak bisa ngertiin mamah?!" "Hah, Papah? Yang ada tuh mamah yang gak bisa ngertiin papah!" "Apa? Mamah ini kerja juga buat bantu keluarga" "Papah juga masih mampu mah!" "Iya memang mampu, mampu buat cari istri baru"
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

Mikaela tersenyum. Diana tersipu. "Mama belum pernah menceritakan ini padamu. Apa yang kamu miliki adalah sesuatu yang menarik. Kamu mampu menyerap kemampuan supranatural orang lain." Mata Mikaela berbinar. Diana ternganga, "Apa? Bukannya peka bisa merasa sesuatu yang tidak kelihatan?" "Itu salah satu gejalanya, Nak. Gambaran besarnya kamu adalah seorang medium."
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Because Its You

Because Its You

ucapku Jangan pernah menyesal San jika mulai detik ini aku pun juga tak akan memikirkan perasaanmu karena mulai detik ini aku hanya akan memikirkan perasaan ku sendiri, jadi jangan pernah menyesal karena semua ini juga atas perintahmu yang keluar dari mulut mu sendiri. Jika kau bisa maka aku pun harus melakukan hal yang sama bukan ????. Pov......................... -TBC-
2.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Bukan Mantan

Bukan Mantan

“Mantanku itu bukan cowok idaman, tampang biasa, gak punya duit, pengangguran pula. Bukan selera pelakor. Beda sama suami kamu. Jaga dia baik-baik ya.” “Insya Allah, Tut.” *** Tuti dan Yuyun masih muter-muter mengelilingi mall. Aku memilih duduk karena jujur aku lelah. Aneh, beberapa hari ini tubuhku cepat sekali lelah. “Ambar.” Aku kaget dan menoleh ke sumber suara. “Boleh kita bicara? Berdua?”
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status