Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hati Yang Terpilih

Hati Yang Terpilih

Sontak perempuan itu berdiri melihat kedatangan Nazwa sambil menjawab salam yang diucapkan Nazwa. Renata mengulurkan tangannya kepada Nazwa. “Terima kasih sudah mau meluangkan waktumu,” Ucapnya sambil tersenyum. Nazwa menyambut uluran tangan Renata dan juga memberikan senyumnya. “Sama-sama. Silahkan duduk.” Renata melepas tautan tangan mereka dan kembali duduk. “Ini Café milikmu?” tanyanya. Nazwa mengambil tempat di samping tamunya yang berwajah ayu ini. “Ya. Saya mendirikannya setelah bercerai dengan Rafi,” Jawab Nazwa tegas.
6.3K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as nota cafe
Read
+Library
Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Mereka kembali berjalan, dan akhirnya keluar dari taman untuk menuju kafe kecil yang Rafael sebut-sebut sejak kemarin. Kafe itu terletak di gang kecil, tidak besar, tapi interiornya hangat: lampu kuning redup, aroma kayu, dan rak penuh buku bekas di dinding. Barista menunduk ramah saat mereka masuk. “Ini tempat favorit aku,” kata Rafael sambil memilih meja di pojok. “Kecil, tapi enak buat duduk lama.” Nayla memandangi interiornya. “Kamu sering ke sini?”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as nota cafe
Read
+Library
Tuan Lumpuh, I Love You

Tuan Lumpuh, I Love You

Tangan dengan keriputan itu mengusap lembut pundak Nara. Nara sudah berada di cafe yang baru saja dibangun oleh Dean. Di sana Nara pun menjadi pemilik dari cafe yang dibuat Dean khusus untuk Nara dan Nio tinggal. Cafe itu pun diberi nama Cafe Two N. Cafe yang didesain menyerupai tempat tinggal dan ada tamat bermain di halaman luar. Di bagian dalamnya terdapat ruangan seperti rumah yang lengkap dengan kamar tidur, ruang tamu dan kamar mandi. Sedangkan di ruang depan disulap menjadi cafe yang cozy.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as nota cafe
Read
+Library
Hadiah Madu Untuk Suamiku

Hadiah Madu Untuk Suamiku

gelak tawa terdengar berbarengan dengan langkah mereka yang mulai memasuki pintu caffe. Caffe mungil bernuansa orange serta beberapa miniatur unik terpajang di setiap sudut ruangan, menjadikan suasana lebih tenang dan nyaman. Caffe Mangga, adalah caffe terenak dan terfavorit bagi Rena dan Inda. Tak jarang mereka datang hanya untuk menyeruput expresso dan matcha latte racikan pribumi berwajah Eropa di caffe itu. “Helo Nona Rina...” Sapa salah satu barista yang sudah hapal dengan Rena.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as nota cafe
Read
+Library
Gosipin Si Boss

Gosipin Si Boss

Hehehe. Sementara aku terlena dengan rasa percaya diriku karena Pak Alfa ingin menjadi temanku, aku juga mulai memakan pesananku. Selain earl grey, aku hanya memesan klepon isi selai stroberi. Baru dengar, bukan? Aku juga baru tahu ada cafe yang menjual makanan seunik ini. Apa lagi nagasari dengan saus greentea. Entah siapa orang jenius yang mengkreasikannya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as nota cafe
Read
+Library
My Peaches

My Peaches

Latasha tidak mempermasalahkan membuatkan kopi, tetapi wanita itu tak percaya jika membuat kopi harus training lebih dulu. Renatta juga menjelaskan tentang Cafe mana saja yang milik Gtama Group. Latasha sendiri kurang paham tentang itu, bahkan ia terkejut saat mengetahui jika Dandelion's Cafe yang ia kunjungi dengan Lea adalah Cafe pertama yang di dirikan oleh Oliver sendiri.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as nota cafe
Read
+Library
AKU BUKAN PEWARIS TAHTA?

AKU BUKAN PEWARIS TAHTA?

Dengan mata berawarna coklat hazel indah, membuat siapapun yang memandangnya pasti terpikat. Hari senin Anna kembali bekerja. Hari ini ia bertugas menjaga kedai coffe break yang juga satu stand dengan toko roti. Ini adalah kafe yang menyediakan aneka jenis roti dan kopi. Letaknya ada di sebelah toko roti dan masih satu pemilik. Kafe ini kerap didatangi berbagai kalangan karena terkenal ras dan variannya yang unik. Kafe ini tak pernah sepi pengunjung. Anna mengusap peluh sembari duduk di balik coffe stand. Hari ini sangat ramai sehingga membuatnya tak bisa istirahat meneguk air sekalipun. Ia yang belum sarapan mulai merasakan kelaparan.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 205 Times as nota cafe
Read
+Library
KARMA BERDARAH SANG CEO

KARMA BERDARAH SANG CEO

*** Caffe Napoli, Restauran kecil Italian yang terletak di pinggir jalan besar 22nd Street bersebrangan dengan apartemen mewah One Madison di Manhattan, NYC bernuansa homey yang menawarkan berbagai macam hidangan italian dan kopi beraroma khas yang selalu ramai saat jam-jam menjelang makan malam seperti saat ini. Zetta merapikan anak rambutnya seraya mendorong pintu coklat berdinding kaca di hadapannya hingga menimbulkan bunyi bergemerincing yang menandakan ada pelanggan datang dan melangkah lebih masuk ke dalam. Matanya menelusuri setiap meja yang sebagian besar telah terisi mencari sosok yang familiar sampai seseorang di sudut ruangan mengangkat tangan ke arahnya membuat senyuman Zetta ter
109.2K viewsCompletedAdded to Library 357 Times as nota cafe
Read
+Library
JATAH ISTRI MUDA

JATAH ISTRI MUDA

Tanya rafa, saat melihat hanya ada satu botol kopi dihadapan nada. " mas tenang,, banyak stok kopi dikulkas itu, mas mau kopi kemasan ini kan?" Tanya nada memastikan. Rafa hanya menaikkan kedua alisnya tanda mengiyakan perkataan nada. "Ya sudah, aku ambilkan dulu kopi nya"kata nada sambil bangun dari duduk nya untuk mengambil kan kopi tersebut. "Ini mas" Nada menyodorkan kopi kepada rafa.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as nota cafe
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status