Imamku dari Seoul
Dia meletakkan telapak tangan kanannya ke kening Kakak perempuannya itu, lalu membaca, "ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUM...."
"I'id! Kamu apa'an, sih? Emangnya aku kesurupan?!" tanya Sabiya manyun sambil berusaha menyingkirkan tangan Idris dari keningnya.
Idris menggelengkan kepala sambil duduk di tepi ranjang Sabiya. "Kakak, sih! Bikin khawatir."
Sabiya langsung merangkul manja Adik laki-lakinya itu, lalu bertanya, “Id, menurutmu... apa aku cocok bersanding dengan Kak Hamas?”
Hot Chapters