Bidadari tak Sempurna
“Kalau lancar sekitar satu jam, Bu. Kalau macet, saya tidak bisa memprediksi. Apa Ibu buru-buru? Karena kalau lewat jalan tikus akan semakin lama.”
“Tidak usah lewat jalan tikus, Pak. Saya tidak terburu-buru. Saya istirahat sebentar ya, Pak. Tolong bangunkan saya kalau sudah hampir sampai. Supaya saya bisa merapikan diri.”
“Siap, Bu.”
Sebaiknya aku tidur saja sebentar, mata dan badanku rasanya lelah sekali.
“Maaf, Cindy. Kamu memang cantik, baik. Tapi hatiku belum bisa menerima cintamu. Sebaiknya kita bersahabat saja, ya. Aku akan menjadi kakak yang siap membantu jika kamu sedang besedih.”
ตอนยอดนิยม