Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

NYANYIAN RINDU Kala Rasa ini Tak mampu kuungkapkan, Kala Rindu ini Tak mampu kuceritakan, Yang ada hanya bisu dan sembilu. Rindu ini, Bagai malam merindukan siang, Laksana bintang-bintang merindukan gugusan awan, Selaksa mentari merindukan hadirnya Rembulan, Yang ada hanya asa yang terangan. Berpuluh-puluh musim telah berganti
109.3K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as nyanyian akar rumput puisi
Show Reviews (10)
Read
+Library
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Read All Reviews
Fake Wedding

Fake Wedding

Darren juga memiliki banyak prestasi dan dia ternyata memiliki keahlian tersembunyi yaitu menulis sebuah puisi. Natalie tak sengaja menemukan buku batik Darren yang berisi kata-kata yang indah. Tanpa dia sadari, dia tersenyum tipis ketika membaca salah satu kalimat yang menyatakan 'Bahwa aku sungguh rapuh ketika aku jatuh, namun, kamu mengembalikan aku dalam cinta yang tak terbatas, membentuk aku kembali dalam sebuah ikatan yang tak terbayangkan.'
104.6K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as nyanyian akar rumput puisi
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Nyanyian tanpa lirik, tapi penuh makna.” Ratih menatap Nagara yang kini berdiri di tengah lingkaran cahaya. Tubuh anak itu tampak perlahan memancarkan aura keemasan yang hangat dan dari bibirnya keluar lantunan yang tidak dikenalnya sendiri, sebuah bahasa tua atau bahasa bumi. “He sang hyang rasa, nu nyiptakeun hirup, sim kuring mulih, teu deui misah ti cahaya.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as nyanyian akar rumput puisi
Read
+Library
FREL.

FREL.

Aku memejamkan mata sesaat, berusaha mengingat bait demi bait puisi yang pernah aku baca. "Kala hujan gerimis, bagai bunyi tambur mainan, anak-anak peri dunia yang gaib. Dan angin mendesah, mengeluh dan mendesah. Wahai, Dik Narti, aku cinta kepadamu! Ku—" "Ehm! Nama gue bukan Dik Narti, lho." Kak Kevan memotong puisiku seraya menahan tawanya. "Eh? Iya, ya? Bentar, bentar. Gue ganti lagi."
9.426.4K viewsCompletedAdded to Library 660 Times as nyanyian akar rumput puisi
Show Reviews (46)
Read
+Library
Pengelana Tersesat
Ceritanya seru, tapi sekedar saran, perlu koreksi cara promosi. Lebih halus dan sopan ke Author. Takutnya promo kaya biasanya bakal bikin masalah di masa depan. Tapi, klo mau lanjut juga silakan. Saya yang tersesat hanya mengingatkan agar hanya saya seorang yang tersesat
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Di Balik Nama dan Luka

Di Balik Nama dan Luka

Seolah hubungan mereka kembali membeku, seperti tahun-tahun yang hilang. Nayla berdiri di balkon rumah asrama perempuan sambil menatap langit malam. Di tangannya, ia menggenggam buku catatannya—lembar-lembar puisi yang tak pernah ia terbitkan. Salah satu halaman bertuliskan: “Ada rasa yang tumbuh, tapi tak sempat diberi nama. Karena saat itu aku terlalu sibuk menyembuhkan luka…”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as nyanyian akar rumput puisi
Read
+Library
Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Tidak ada lagi kecanggungan di sana, yang ada hanyalah antusiasme dua jiwa yang baru saja menemukan frekuensi yang sama. Zhou Xinyi menyesap tehnya, matanya berbinar menatap Lin Ruyue. "Aku tidak bercanda, Ruyue. Puisi yang kau tulis di antologi itu, terutama bagian tentang 'Angin yang merindukan puncak gunung namun terjebak di lembah' itu menjadi topik hangat di antara teman-teman sastraku. Mereka tidak percaya seorang Putri Kedua Kerajaan Qing bisa memiliki kedalaman melankolis seperti itu." Lin Ruyue tertawa kecil, pipinya merona tipis. "Itu hanya coretan saat aku sedang melamun, Xinyi. Aku tidak menyangka akan sampai ke telinga para cendekiawan."
105.6K viewsOngoingAdded to Library 183 Times as nyanyian akar rumput puisi
Read
+Library
Ajari Cinta Jatuh Cinta

Ajari Cinta Jatuh Cinta

"Engkau adalah gunung yang tak bisa kudaki, samudera yang tak mungkin kuarungi. Engkau seluas semesta, dan seindah bintang-bintang yang mustahil kugapai. " Seorang Berandal membaca bait-bait puisi dengan penuh hayati. Rima-rima yang mengalir terpatri di hati sang guru dan anak-anak kelas sastra yang duduk terenyuh oleh indahnya puisi yang dibacakannya. Hanya satu orang yang nampak kesal: Cinta Anandia Suryani, gadis manis berkacamata dengan pipi tembem menggemaskan yang terus cemberut sedari kelas dimulai. Hatinya terus bergumam, "dasar preman pasar, Itu kan puisi cintaku! "
103.5K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as nyanyian akar rumput puisi
Read
+Library
Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

"Iya, apa maksudnya? "Hijau dibawah diatas coklat adalah rumput, melawan merpati yang jinak adalah liar, aliran jernih bersuara indah adalah Sungai, pantang diri untuk dilakukan adalah larangan." ucap Guang Xian Xie mengungkapkan teka-teki sajak itu. "Jadi artinya rumput liar di Sungai larangan!!!" Serempak kembar Guang Chen merangkai kata yang diungkapkan oleh Guang Xian Xie.
1039.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as nyanyian akar rumput puisi
Read
+Library
Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Penguasa Sembilan Pintu Kematian

"Di antara dedaunan Rumput hijau Aroma harum bunga Desau angin yang bersenandung lirih di Hutan Kematian Qilin dan Camelia yang cantik Menjadi lambang abadi Tak terjamah Hanya elok dipandang Tanpa dapat dimiliki" Tiba-tiba saja Roulan bergumam lirih. Mengucapkan serangkaian puisi yang diingatnya dari buku puisi milik Kaisar Ao Yu Long yang terbawa tanpa sempat dikembalikannya ke ruang belajar di Istana Naga. Ketua Mu dan Duan Yu Yan berhenti, menatapnya heran. Sedangkan Ketua Qilin tertegun dan berhenti meneguk arak. Beberapa saat dia tercenung sebelum berdiri dan mendekati mereka.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as nyanyian akar rumput puisi
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Maka dari itu, Ning Xi menepuk pelan punggung Harta Karun Kecil dan mulai bernyanyi dengan lembut: “Pada suatu hari musim gugur yang agak dingin dan hangat Tenang di sampingmu Diam-diam menyaksikan tarian cahaya yang berkedip-kedip Angin membawa beberapa daun merah Hati yang teraduk terus berlanjut Antara setengah mabuk dan setengah terjaga Aku tertawa tak terkendali Biarkan aku melayang seperti kepingan salju di antara awan Menggunakan sikap dinginku untuk mencium orang lain dengan lembut Membawa keluar gelombang emosi mereka Meninggalkan entah berapa banyak cinta di dunia
101.0K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as nyanyian akar rumput puisi
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status