Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Langit di atas Obsidian seolah robek. Bintang merah itu atau lebih tepatnya mata, berdenyut perlahan, mengirimkan gelombang energi yang terasa sampai ke batu-batu aula. Getarannya membuat Obsidian berderak, suara retakan halus terdengar seakan benteng itu sendiri menahan napas.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as obsidian
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

"Pena milik siapa ini?" tanya Ocin seraya mengambil pena yang tergeletak di meja belajarnya. Diamatinya baik-baik pena berwarna kuning keemasan dan hitam yang seimbang itu. Bentuk penanya pun agak antik dan berbeda dengan pena jaman sekarang. Yang lebih aneh lagi, Ocin tidak bisa membuka pena tersebut untuk mengetahui isinya masih atau belum.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as obsidian
Read
+Library
Whispers of the Lost Princess

Whispers of the Lost Princess

Dari celah itu, muncul sesuatu perlahan, berat, seakan setiap langkahnya menghancurkan fondasi dunia. Penjaga Segel Terakhir. Tubuhnya lebih tinggi dari menara Aethoria, kulitnya terbuat dari lempengan obsidian yang terus berganti bentuk, seperti gunung yang hidup. Di dadanya, sebuah lubang menganga, yang di dalamnya terlihat pusaran bintang mati, inti kosong yang berdenyut dengan cahaya ungu.
10778 viewsCompletedAdded to Library 15 Times as obsidian
Read
+Library
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

Di ujungnya, terdapat titik obsidian yang diukir membentuk simbol tak terlihat oleh mata awam, tapi memberi kesan misterius sekaligus mengintimidasi. Pramuniaga mulai menjelaskan dengan nada bangga, “Ini terbuat dari campuran titanium murni dan emas putih 14 karat. Bagian tengahnya dilapisi pernis anti-korosi, dan batu di ujungnya adalah obsidian hitam yang dilapisi micro-coating. Simbol ukiran itu berasal dari kode simbolik kuno yang biasa digunakan pada perhiasan para penguasa Eropa abad pertengahan. Bukan hanya aksesoris, tetapi juga simbol posisi dan pengaruh.”
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 614 Times as obsidian
Read
+Library
ALASKA

ALASKA

Tak bisa untuk diobati, Yesa is the Queen in Alaska's heart. -Jangan sampai mengecewakan seseorang, karena suatu saat semua akan berbalik- ***
104.3K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as obsidian
Read
+Library
Chandra

Chandra

omel Rain Melihat Rain mengomel, Chandra akhirnya menurut. Rain terlihat benar-benar kesal, meski Chandra tak tau apa penyebabnya. Padahal Chandra hanya ingin mengenalkannya pada pohon yang ia beri nama 'Rachan'. Pohon tempat Rain membantunya dulu.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as obsidian
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedaneprend lies
ujar Mas Wira pada kasir. Aku tercengang mendengar pesanan Mas Wira. Apa-apaan, masa di tempat es krim kek begini dia pesannya air mineral sih? Aku menatap wajah Mas Wira yang ternyata memang tidak bercanda. Dia benar-benar memesan air mineral dong! Aku hanya bisa bersedekap sambil menggeleng-gelengkan kepalaku.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as obsidian
Read
+Library
Dia

Dia

"Iya, sama-sama Argan," Argan melirik gadis itu sekilas sebelum menenggak habis minuman itu. Kemudian dia mengulurkan kaleng yang sudah kosong itu pada gadis di sebelahnya. Lea yang melihat uluran kaleng kosong hanya bisa mengangkat alis bingung. Apa nih? "Titip," Lea masih tidak mengerti. Titip apa? Sampah? Argan mendecak, "Nggak ada tong sampah,"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as obsidian
Read
+Library
Liara

Liara

Menyelesaikan setengah pekerjaan saja agar bisa menemani istrinya. "Aku tidak tahu kau suka atau tidak. Tapi, kata salah satu pegawaiku, ini enak." Hagan mengeluarkan buah tangan yang dibawa dari kantung. Liara melirik pada gelas plastik di tangan Hagan. "Itu apa?" Isinya berwarna coklat, ada putih, ada juga yang sedikit ungu. Cair, tetapi tidak secair minuman. Bukan jus atau susu.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 769 Times as obsidian
Read
+Library
Wolfsbane

Wolfsbane

Byll melihat aura pekat di sekitar pedangnya, lalu ia menyadari ada sebuah batu rubi yang turut terpasang pada bagian gagang pedang. "Pedang itu ... " Byll terlihat tidak percaya. Segera, ia mengeluarkan sihir anginnya dalam jumlah besar, membuat mereka semua melayang tinggi di udara dan pergi sebelum hal buruk akan terjadi. Oscar yang tidak bisa mengejar hanya diam dan mengamati kepergian mereka dengan tatapan kecewa. Kemudian Byll bisa melihat kepekatan itu hilang perlahan-lahan, kembali pada batu rubi yang sempat ia lihat.
8.94.7K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as obsidian
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status