Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Daun Muda

Terjerat Daun Muda

bisik Yusuf. "Urang hayang noyor kepalanya," balas Jauhari. Dia sengaja menggunakan bahasa Sunda agar ucapannya tidak dipahami pihak lawan. "Teu kudu. Sakeudeung deui oge paeh. Tos bau tanah." "Bengeutna, pikasebeleun."
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai panas bahasa sunda
Baca
+Pustaka
'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

Catatan Author: Mantra 'asihan' merupakan salah satu mantra Sunda. Biasanya memiliki tujuan agar seseorang yang diucapkan olehnya memiliki rasa yang sama dengan dirinya. Dalam bahasa Sunda diartikan sebagai ‘pikeun mapatkeun asih ka nu ngucapkeunana'.
9.95.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai panas bahasa sunda
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Sejenak aku terlena dengan perhatiannya. Astaghfirullah! Segera kutepis wajah Mas Brian dalam pikiran. Pikiran yang bisa menjeratku dalam perangkap setan. Lelaki itu kemudian membelokkan mobil ke halaman rumah makan Papadaan. Rumah makan yang menyediakan berbagai makanan khas suku Banjar. Begitu memasuki rumah makan, seorang pelayan menyambut kami dan memberikan daftar menu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai panas bahasa sunda
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"How are you tonight?" Cakra langsung melampiaskan kedongkolannya kepada wanita itu, "Eh, dengar ya belatung nasi. Kau bangsa Incubus kan? Bangsa Incubus itu bahasa sehari-harinya bahasa Indonesia sesuai EBI. Bolehlah bahasa Parahyangan. Kau pakai bahasa mana tuh?" "Katrok banget. Masa tidak tahu bahasa mana?" "Eh, laler got! Yang katrok itu gue apa elo? Bahasa adalah identitas negara! Mestinya lo pake bahasa Nusa Kencana!"
9.947.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai panas bahasa sunda
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

Si Pria juga sama terkejutnya melihat para pedagang, emak-emak dan anak-anak di tempat itu. "Buhan pian, urang apa?" tanya pria itu pada mereka. Mereka terdiam. Bingung pada bahasa yang dipakai si Pria berpakaian adat tersebut. Belum pernah mereka mendengar bahasa yang demikian di Surabaya. "Buhan pian urang apa?" ulangnya bertanya. "Saya ini Perdana Menteri dari negeri Sarandjana." "Perdana Menteri?" ujar para pedagang dengan mata melotot tak mengerti.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai panas bahasa sunda
Baca
+Pustaka
PUSAKA PEDANG LANGIT

PUSAKA PEDANG LANGIT

Bani yang dari jauh melihat Zoe juga cemas. “Aku belum mulai. Peluit belum berbunyi, jadi jangan sombong dulu,” ucap Zoe sambil bersiap dengan kuda-kuda yang kokoh. Setelah peluit berbunyi, dengan cepat pedang yang tadinya tumpul langsung mengkilap, ketajamannya bahkan terlihat jelas oleh semua orang yang melihatnya. “Pusaka pedang langit,” kata Bani yang terperanjat dari tempat duduknya. Ia langsung berdiri melihat pedang itu tanpa berkedip.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 658 kali sebagai panas bahasa sunda
Baca
+Pustaka
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Ia berdiri, "Biar, Bu. Biar Anet aja." Nisa mengangguk. "Atur nuhun Ibu jeung Neng anu garaleulis." Nisa tertawa. "Abang itu ngomong apa, Bu?" tanya Anet. Ia tidak mengerti bahasa sunda sedang Nisa 'kan orang Bandung. Orang sunda juga. "Makasih Ibu sama Neng yang cantik - cantik." Anet menggaruk alisnya.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai panas bahasa sunda
Baca
+Pustaka
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

“Berhutang apa?” Namun Emanuel malah tersenyum karena Bianca tidak paham dengan apa yang dimaksud oleh Emanuel, padahal arti berhutang disini sangatlah sederhana! Maksud Emanuel Bianca telah mendapat kepuasannya dan Bianca memiliki hutang untuk memuaskan birahi Emanuel nantinya. “Papa hutang apa?” “Nanti kau akan mengetahuinya setelah aku pulang dari Brazil!” kata Emanuel. “Papa, membuatku penasaran saja,”
8.715.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai panas bahasa sunda
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Kontrak, Berakhir Menetap

Berawal Dari Kontrak, Berakhir Menetap

(Teteh = sebutan untuk kaka perempuan dalam bahasa sunda) Rena tertawa pelan menanggapi lelucon sang suami kemudian membawakan satu cangkir espreso dari coffe maker dan menyimpannya di depan Andra. "Ren ... Nanti lagi kalau mau keluar rumah bilang ya, Mas tadi kecarian.” Andra belum selesai membahas kesalahan Rena tersebut. "Tadi aku mau bilang tapi Masnya keliatan nyenyak banget tidurnya ... Aku enggak tega!" Rena memberikan alasan.
9.9188.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai panas bahasa sunda
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Falisha Irsan
Thor ceritanya mirip2 kayak pak Bos niko dan Aya ya..*_* tapi ini lebih bnyk ending yg hrs di kelarin. kayak Edward,Monika,adik2 rena dan ricko yg pasti. Tapi dicerita ini pak bos nya agak lebih lemot dlm urusan ketegasan perasaannya. msh jago bos niko, hehehe bagus ceritanya. SEMANGAT!!!
Baca Semua Ulasan
SEHARUSNYA KAU IKUT MATI

SEHARUSNYA KAU IKUT MATI

Lalu, ketika beberapa langkah dia berjalan ke arahku, tiba-tiba dia berkata, dengan nada yang berat dan nada yang tegas, seperti bukan Bu Cucu yang aku kenal, karena dia berbicara dengan bahasa sunda yang tidak aku mengerti pada saat itu. “KADIEU KEUN BUDAK MANEH, KAJEUN KU AING DI PAEHAN ETA BUDAK, BUDAK ETA TEH AWAL TI BENCANA ANU AYA DI DESA MANEH, LAMUN MANEH TEU MIKEUN ETA BUDAK AYEUNA KENEH, MANEH PASTI NYESEL, SOALNA AYA MAKHLUK ANU BAKAL NEROR KABEH JELEMA TI DESA MANEH KAASUP INCU ANU KU AING DI ASUPAN IEU! (BERIKAN ANAK KAMU, BIAR AKU BUNUH ANAK ITU, ANAK ITU ADALAH AWAL DARI BENCANA YANG ADA DI DESAMU, KALAU KAMU TIDAK MEMBER IKAN ANAK ITU SEKARANG, KAMU PASTI AKAN MENYESAL, KAREN
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai panas bahasa sunda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status