Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RENATA DAN SAMUDERA BIRU

RENATA DAN SAMUDERA BIRU

jawab Hyang Sagara. “Sial, benar-benar sial!” Kenzio mengumpat. “Tapi tidak jika kita mengendarai mereka.” Hyang Sagara mengeluarkan empat ekor capung dari tabung kristal bertahtakan amber. Capung-capung itu lantas membesar hingga seukuran kuda ferghana. Kenzio menganga namun segera menguasai diri. “Naiklah,” ucap Hyang Sagara yang sudah lebih dulu menunggangi salah satu capung.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai pancuran kapit sendang
Tampilkan Ulasan (74)
Baca
+Pustaka
Dewa Amour
Samudra Biru, sungguh nama yang indah dan terkesan kharismatik. Gue suka beet cerita fantasi. Begitu baca blurd novel ini langsung mampir, dan ... jatuh cinta untuk membacanya sampai end. Salut buat yg nulis. Sehat terus ya, Thoorr ...
kinoy.raomi
baca ini karena baca promosi authornya., eh pas baca.. wah gila sih.. langsung jatuh cinta... kerenn.. sukakkk... up yang rajin up nya thor biar bisa nangkring di depan.. sayang kalok cerita sebagus ini sepi2 aja hehe
Baca Semua Ulasan
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

Gancet : Kapokmu Kapan, Mas? (3) ***Sebelum lanjut, aku mau jelasin sedikit tentang gancet karena masih ada yang belum paham. Gancet adalah kondisi di mana alat vital saling menempel pada saat melakukan hubungan intim. Biasanya terjadi pada pasangan tidak halal. Kebanyakan kasus gancet terjadi ketika pelaku zina melakukan hubungan di tempat-tempat yang diyakini angker. Di cerita ini, terjadinya gancet karena dibuat oleh istri sah.
1079.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai pancuran kapit sendang
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

Dan seketika sebuah ponsel genggam dikeluarkan dari sakunya. "Hallo Kapten Antony," "Ya, selamat pagi! Dengan siapa saya berbicara ini?" tanya Kapten Antony. "Saya adalah seorang anak buah tuan Dasvanco, saya diberi perintah untuk menghubungi Tuan Antony. Sudikah tuan untuk berbicara dengan Tuan Darko?" tanya Rudio. "Dengan senang hati, saya memang ingin berbicara dengan beliau," Jawab Kapten Antony.
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pancuran kapit sendang
Baca
+Pustaka
Pengantin Titipan

Pengantin Titipan

Sementara Bang Aldin sendiri adalah alumni, ia termasuk senior yang diundang oleh adik tingkatnya. Kabarnya Gunung yang berada di sekitar daerah Purwakarta ini memang tidak terlalu tinggi, hanya 900-an Mdl saja. Jadi, gunung ini cocok untuk para pemula. "Bang!" Terdengar suara Bang Dion menyapa Bang Aldin. Mereka saling berjabatan tangan. Lelakiku itu pun tak lupa menyapaku dengan senyuman hangatnya seperti biasa. Senyum yang selalu kurindukan.
9.621.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai pancuran kapit sendang
Baca
+Pustaka
BERBAGI CINTA

BERBAGI CINTA

Karena tidak mau berenang,Ronald mengajakku lagi. " Masih ada waktu, kalau kita ke green Canyon.'". " Dimana itu? " " Curug putri." Curug Putri adalah green canyon indah di sebuah Taman Hutan dekat Pantai . Ada lagi Curug Gendang, Cadas Ngampar, Batu Lawang, dan tempat kunjungan indah lainnya di sekitar itu. Air terjun bernama Curug Putri dan tebing tebing curam disebut Little Grand Canyon .
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai pancuran kapit sendang
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Lalu begitu melihat dua ekor landak menyerang dirinya serta merta dia menyambar caping lebar di kepala dan lemparkan benda ini ke arah landak raksasa yang menerjang dari arah kanan. Terhadap landak satunya, Jin Muka Seribu kirimkan satu jotosan. Yang di arah adalah bagian bawah perut yang tidak ditumbuhi duri-duri tebal. "Braaakkk!" Caping bambu yang melesat di udara itu hancur berantakan begitu menghantam sosok Paelancip si landak betina. Paelancip sendiri terlempar, terguling-guling di atas pasir lalu terbanting di dinding batu karang berlumut. Beberapa helai durinya kelihatan patah bertanggalan. Dari sela mulutnya keluar suara mengerang kesakitan dan juga pertanda marah.
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 631 kali sebagai pancuran kapit sendang
Baca
+Pustaka
Eksistensi Putra Guntur

Eksistensi Putra Guntur

Panca tetap meladeninya tanpa takut sedikitpun. FIUUF FIUFFIUF FIUF Ayunan kapaknya yang besar dan tebal itu sontak terdengar jelas, seiring Panca bergerak ke kiri dan kanan untuk menghindari kapak tersebut. Berlangsung beberapa kali pria tinggi kekar itu mengayunkan kapaknya. Namun, masih belum menggertak Panca yang bahkan belum mengambil serangan. "Cih! Kau meremehkanku?"
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai pancuran kapit sendang
Baca
+Pustaka
MASTER ALKEMIS

MASTER ALKEMIS

Semua kerja kerasnya kini terasa akan segera terbayar. “Benar. Puncak itu disebut Gunung Kepala Banteng. Bentuknya mirip kepala sapi, berada di arah timur laut wilayah perbatasan.” jawab Gu Mo, matanya pun memancarkan sedikit rasa penasaran. “Baiklah, kita bicarakan nanti saja!” Qin Fan berseru mantap, lalu langsung meluncur menuruni Pegunungan Hengduan.
9.960.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pancuran kapit sendang
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

ujar Hasta. "Sebenarnya tidak juga karena orang-orang dari sekte Beringin Muria juga menggunakan kapak sebagai senjatanya. Hanya saja mereka berada jauh di sekitaran Selat Muria dan tidak pernah ke Pajang. Tapi menurutku memang Sekte Kapak Setan ini yang paling dekat berada di Pajang dan memiliki hubungan dekat dengan Rangga,"ujar Rama.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai pancuran kapit sendang
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Kemudian pemuda dari lembah kera itu menceritakan pertemuannya dengan Ayunda dan pembicaraan tentang Gandapura, Ranggu Pura dan pusaka Kapak Kubur yang ingin dipinjamnya dari Nini Pucanggeni. Mendengar cerita itu, kemarahan Pinang Sari kepada Baraka menjadi melemah. Wajahnya sudah tidak setegang dan sesinis tadi. "Kalau begitu dia memang menipumu. Guru tak pernah punya pusaka Kapak Kubur, dan aku baru mendengar nama pusaka itu sekarang. Kurasa dia bohong juga tentang adanya pusaka seperti itu. Atau mungkin memang ada tapi yang jelas mendiang guruku tidak pernah menyimpan pusaka seperti itu!"
1028.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pancuran kapit sendang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status