Dokter Sakti Penguasa Dunia
Karavir berdeham dua kali untuk melegakan tenggorokan, lalu berkata dengan ekspresi penuh kenikmatan, "Judulnya 'Wisata ke Gunung Angkara'."
"Dari jauh Gunung Angkara tampak kelam menjulang, puncaknya ramping, kakinya kokoh terbentang. Andaikan gunung itu dibalik arahnya, tetap saja kaki dan puncaknya saling bertukar rupa."
Ewan melongo. Ini juga disebut puisi? Dengan level seperti ini, dibanding Nazar, benar-benar 11-12.
Orang seperti ini jadi wakil ketua asosiasi? Bukankah cuma mempermalukan dunia sastra? Atau jangan-jangan dunia sastra zaman sekarang memang sudah merosot separah ini?