Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

Apakah keduanya akan baik-baik saja malam ini? Ketika cahaya rembulan tak mampu lagi bercahaya. Sementara itu, pencinta cahaya rembulan memilih cahaya rembulan yang tak mampu lagi bercahaya untuk malam itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai pantun ramadan
Baca
+Pustaka
Pudarnya Rasa Cinta

Pudarnya Rasa Cinta

Hingga aku melihat Indra membuka sebuah aplikasi ramalan di ponselnya. Aplikasi itu sangat sederhana, hanya ada tulisan besar di atasnya: 100% akurat. Indra tertawa sinis dan dengan asal mengetikkan namaku. Setelah beberapa saat, aplikasi itu memunculkan pesan: Dia ada di dekatmu. Indra menggeleng sambil tersenyum pahit dan hendak menutup aplikasi itu. Saat itulah aku menyadari, aku bisa mengendalikan keyboard di ponselnya.
8.5113.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai pantun ramadan
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Iblis

Melahirkan Anak Iblis

Ia lebih tertarik kepada kitab yang ia temukan. Marissa membuka halaman kedua kitab tersebut. Ada sebuah tulisan yang bercetak tebal di bagian atas halaman. Tulisan tersebut bertuliskan 'mantra untuk memperkaya diri'. Dibawah tulisan tersebut terdapat tulisan berbahasa Arab yang bertuliskan البدر ، في منتصف الليل المظلم ، على هامش نسيم الليل ، يا أزلة ، امنحنا الثروة. Arti mantra tersebut adalah 'Di bawah bulan purnama, di tengah malam yang gelap, Di pinggiran angin malam, Azalah, berilah kami kekayaan'. Dibawah mantra tersebut terdapat tata cara jika ingin melakukan ritual untuk memperkaya diri.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai pantun ramadan
Baca
+Pustaka
You're My Destiny

You're My Destiny

tanya Windi lagi. "Kejutan," jawab Pandu sambil tersenyum. "Masuk, Kak. Aku lagi makan ramen, nih. Mau gak?" tawar Yuni. "Ramyeon meokgo gallae?" ulang Pandu dengan kerling mata menggoda. Windi balas tertawa sambil mencubit pinggang lelaki itu dengan gemas.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai pantun ramadan
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Cathalea
Salam kenal pembacaku, Sayang. Ini adalah karya pertamaku. Cerita ringan yang bisa dibaca untuk semua umur. Khusus untuk kamu yang suka nonton drama Korea pasti relate nih dengan ceritanya. Happy reading, yaah. Ditunggu kritik dan sarannya. With ❤️ Cathalea
Submarine
Di awal-awal ceritanya sedikit monoton, cenderung membosankan. Tapi semakin dibaca, semakin menarik. Banyak misteri yang terkuak, membuat kita semakin penasaran. Romansa Windi dan Yoo -ill juga mulai bikin baper. Lanjut thor. Pengen liat kisah Windi setelah dirinya jadi milyuner.
Baca Semua Ulasan
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

116 Minggu berganti menjadi bulan. Tibalah waktu yang ditunggu umat muslim di seluruh dunia. Yakni bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan. Zhou Yiran sangat antusias untuk menunaikan ibadah puasa pertamanya. Walaupun tidak bisa berpuasa penuh akibat rasa mual yang masih dirasakannya, tetapi Zhou Yiran bertekad untuk melaksanakan puasa, semampunya.
10968 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai pantun ramadan
Baca
+Pustaka
Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

"Mboten Mak. Kulo mboten nopo-nopo" (Tidak Mak. Saya tidak apa-apa) Dengan halus mas Ramdan menolaknya. Emak justru memencet-mencet wajah mas Ramdan. Mas Ramdan meringis menahan sakit. "Ora popo kepie to le, raimu sampai kaya semongko kegepok. Endi irung, endi lambe, podo kandel e" (Tidak apa-apa bagaimana, wajahmu sudah seperti semangka jatuh. Mana hidung, mana mulut, sama tebalnya)
9.5330.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.2K kali sebagai pantun ramadan
Baca
+Pustaka
Tertawan Pesona Mantan

Tertawan Pesona Mantan

sela ibu Persit. “Lun, saranku, jangan aneh-aneh sebelum halal. Selain dosa, kamu bakalan rugi bandar kalau Rama ternyata bukan jodoh kamu.” Ratu mengangkat dua jempol tangan. “Ih, kalian, mah, gitu ....”
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 586 kali sebagai pantun ramadan
Baca
+Pustaka
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

Bab 14 * Gema takbiran berkumandang dari toa masjid. Setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadhan, hari ini kami bisa merayakan lebaran idul Fitri bersama-sama. Tahun ini kebanyakan warga desa mendapatkan hasil panen yang melimpah. Termasuk ibu dan ayahku. Sebab itu aku merasa bahagia sekali karena mereka membelikanku sepasang baju baru dan sandal baru.
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 690 kali sebagai pantun ramadan
Baca
+Pustaka
Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Tak kecuali kami yang juga gegas melaju menuju rumah. *** Esok harinya. Pagi-pagi sekali, aku sudah tersenyum memandangi ketupat sayur dan opor ayam yang sedang kubuat ini, gema takbir juga bersahutan di luar sana, menandakan kemenangan bagi kita yang telah melewati ramadhan ini dengan sabar. Bukan hanya mengajarkanku tentang sabar, ramadhan ini juga memberiku banyak sekali cerita, cerita yang kelak akan selalu kukenang hingga tutup usia.
1026.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 903 kali sebagai pantun ramadan
Baca
+Pustaka
Unexpected Wedding

Unexpected Wedding

“Oh! Iya! Bisa!” Akhirnya, tidak ada lagi wajah Raga memenuhi layar ponsel Lintang. Pria itu, sungguh membuat mood Lintang berantakan saja. “Gimana kalau Rama makan nasi sama sayurnya lima sendok, nanti baru dibelikan donat sama papa.” “Tiga sendok!” tawar Rama sudah menampilkan wajah di hadapan Lintang. “Lima kebanyakan, Tanteee. Aku capek makannya.”
9.8398.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.6K kali sebagai pantun ramadan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status