Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

“Ya, Nai. Maaf jika harus mengakui ini padamu. Mamamu adalah istri kedua, adik madu dari Tante Malya. Jika kamu ingin menyebut tanteku lagi sebagai perebut dan perusak kebahagiaan kalian, mungkin sebaiknya hinaan itu ditujukan untuk mamamu, Nyonya Maura.” “Kamu belum mau kuantar pulang?” Jonathan bertanya padaku sambil menyodorkan segelas teh manis. Aku menerimanya tanpa mengucap terimakasih, pertanyaannya kusambut dengan gelengan, lalu menyereput es teh pemberiannya. Karena kami belum ada tujuan, Jonathan membawaku bersinggah di sebuah kedai. Entah kenapa meski Mama sudah menghubungiku berkali-kali, aku belum mau pulang. “Kamu yakin tidak mau makan sesuatu?” Jonathan menawarkan sambil melah
2.9K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Aira's

Aira's

32. Aira's PURNAMA RASA Hari ini purnama menjadi raja Bintang senantiasa bermanja pada malam Purnama menerima tawa Hanyut pada nada, serayu malam Desir darah mengempas nestapa Rangkulan penuh adalah arti Senyum mengembang bak purnama Selaras dengan hati mengucap bahagia pada sebait puisi Malam memanglah temaram
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 368 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Di antara percakapan kedua orang tersebut, sering kali pemain musik tiba-tiba memainkan lagu singkat, yang kemudian segera berhenti seolah dengan mendadak pula. “Mulai mengantuk, ya, Bang.” Goda Amelia melihat Idris terlihat ‘melemas’. Idris tertawa kecil. “Mungkin karena enggak ngerti, mereka sedang membicarakan apa,” kata Idris. “Iya, Bang. Aku yang orang Batak saja, kadang-kadang enggak tahu, apa arti dari pantun mereka itu,” Justin ikut menimpali.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Bayi Telantar di Rumah Sakit

Bayi Telantar di Rumah Sakit

Jasmine datang-datang menyela, membanggakan dirinya yang sudah kuat berpuasa penuh dengan mengecilkan maminya. Sepuluh menit menjelang azan Maghrib, Pak Adyatama, Bu Maharani, Radeva, Arfa, Jasmine dan Arabella duduk mengelilingi meja makan yang berbentuk persegi panjang. Di atas meja sudah tersaji hidangan khas bulan Ramadan. Ada es cendol, kolak pisang, lontong isi dan aneka gorengan. Ditambah aneka jajanan pasar dari yang rasanya gurih hingga manis. Keluarga itu memang menyukai makanan berselera Nusantara bukan western.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Namiya In Love

Namiya In Love

Andin pun membayar petasan-petasan tersebut, setelahnya mereka berjalan ke arah penjual kue dan macam-macam bolu untuk malam ini, lagi pula akan ada sanak saudara yang datang mengunjungi mereka di rumah. [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] DOORRR. DOORRR. DOORRR. Namira menyalakan berbagai petasan bersama saudara-saudaranya dengan senyum bahagia, mereka sedang merayakan malam terakhir puasa setelah menjalankan ibadah Tarawih. Andin hanya duduk berkumpul bersama keluarganya yang datang dari berbagai daerah, mereka merayakan bulan Ramadhan dengan berbagai hal seperti berbagai cerita selama puas.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 349 Times as pantun ramadan
Read
+Library
A BINDING STORY (Baby Girl)

A BINDING STORY (Baby Girl)

Salah satu dari mereka malah tak berkedip memandang Rasen. “Coba sekarang giliran gue dong mau pantun,” kata Rasen tak mau kalah. “Dengerin, orang ganteng mau pantun. Ehem-ehem.” Rasen berdeham cukup keras. Mengambil aba-aba. “Pergi ke pasar, membeli sekoteng—” “Pulangnya makan bubur. Eh, Rasen ganteng, kenapa malah kabur?”
1014.5K viewsOngoingAdded to Library 348 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Maafkan Aku, Menikahinya

Maafkan Aku, Menikahinya

Author yakin kalau hari ini adalah hari menggombal sedunia karena setiap percakapan mereka bertabur rayuan gombal. Rendra tertawa pelan sebagai tanggapan, “Udah dulu ya sayang, bentar lagi Abang sampe... Inget ya tiap hari keluar harus pake mantel, jangan lupa minum susu ibu hamil, makan makanan sehat jangan minum soda—“ ucapan Rendra terjeda karena Aura menyela. “Iya Abaaaang, Aura inget! Abang bikin notes seperti itu di semua tempat sampai Aura hapal point-pointnya,” keluh Aura membuat Rendra tergelak.
1077.0K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as pantun ramadan
Show Reviews (24)
Read
+Library
Indah sabiq Sabiq indah
Yg orang luar itu, Alisha..!!!! Bukan Aura...!! karna dari Rendra masih dalem perut, dan Aura masih dalem perut, mama Monica dan mama Rena saling berbagi makanan, maksudnya makan bareng..., hang out bareng, mereka sahabat rasa saudara!!! ketawa, nangis bareng. meski usia Rendra yg lebih tua dr aura
Indah Fitriya Mahfud
Gw demen, biarin ALISHA DI HAJAR HABIS2 AN SAMA MAMI MONICA!!! Biarin bls tampar lg ke ALISHA, MAMI MONICA!! Udah berani provokasi , nantangin mau rebut Rendra, Biarin cb, Rendra kalo msh belain Alisha , ada Kenzi, biarin pada BONYOK LO BE 2 ALISHA sm Mami Monica Rendra biar DI GEBUKIN SAMA KENZI.!!
Read All Reviews
Rahim untuk Anakku

Rahim untuk Anakku

Freddy San
Jangan menjadi pelangi bagi orang yang buta warna Jangan pernah kau cintai yang tak menganggapmu ada ***** Lady dan Kala tersenyum membaca pesan singkat yang dikirimkan oleh Pandu. Satu tahap lagi. [Harus deal!] Kala membalas pesan Pandu. [Good job! Lanjutkan. Kabari terus perkembangannya] Lady membalas pesan tersebut. Tulalit ... tulalit ....
106.2K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Sayang sekali sinar merah itu dapat dirasakan kehadirannya oleh tokoh tua berilmu tinggi itu, sehingga Resi Pakar Pantun cepat balikkan badan dan lepaskan pukulan bersinar hijau. Clapp...! Duarrr...! Ledakan itulah yang didengar Baraka tadi”O. rupanya kau yang menyerangku. Anak manis” kata Resi Pakar Pantun saat berhadapan dengan Raja Tato. ia melanjutkan dengan syair pantun'nya. "Anak sapi bercinta dengan kera. “Selesai bercinta bayar uang sewa. Kalau memang belum puas cedera, boleh jadi kau akan kehilangan nyawa."
1028.3K viewsOngoingAdded to Library 792 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Menemaninya seakan rumah tangga kami sempurna. Air mataku terus berderai mengingat saat makan malam barusan. Bagaimanapun juga sepiring kepiting saus Padang tak lebih menarik dari seorang perempuan bertitel bidan. Kubenamkan wajah di atas sajadah. Mengadukan perasaan yang berkecamuk dan hati yang remuk kepada Sang Pencipta. Kemudian menentramkan hati dengan membaca kalam ilahi.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as pantun ramadan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status