Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

“Ya, Nai. Maaf jika harus mengakui ini padamu. Mamamu adalah istri kedua, adik madu dari Tante Malya. Jika kamu ingin menyebut tanteku lagi sebagai perebut dan perusak kebahagiaan kalian, mungkin sebaiknya hinaan itu ditujukan untuk mamamu, Nyonya Maura.” “Kamu belum mau kuantar pulang?” Jonathan bertanya padaku sambil menyodorkan segelas teh manis. Aku menerimanya tanpa mengucap terimakasih, pertanyaannya kusambut dengan gelengan, lalu menyereput es teh pemberiannya. Karena kami belum ada tujuan, Jonathan membawaku bersinggah di sebuah kedai. Entah kenapa meski Mama sudah menghubungiku berkali-kali, aku belum mau pulang. “Kamu yakin tidak mau makan sesuatu?” Jonathan menawarkan sambil melah
3.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Aira's

Aira's

32. Aira's PURNAMA RASA Hari ini purnama menjadi raja Bintang senantiasa bermanja pada malam Purnama menerima tawa Hanyut pada nada, serayu malam Desir darah mengempas nestapa Rangkulan penuh adalah arti Senyum mengembang bak purnama Selaras dengan hati mengucap bahagia pada sebait puisi Malam memanglah temaram
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 372 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Di antara percakapan kedua orang tersebut, sering kali pemain musik tiba-tiba memainkan lagu singkat, yang kemudian segera berhenti seolah dengan mendadak pula. “Mulai mengantuk, ya, Bang.” Goda Amelia melihat Idris terlihat ‘melemas’. Idris tertawa kecil. “Mungkin karena enggak ngerti, mereka sedang membicarakan apa,” kata Idris. “Iya, Bang. Aku yang orang Batak saja, kadang-kadang enggak tahu, apa arti dari pantun mereka itu,” Justin ikut menimpali.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Bayi Telantar di Rumah Sakit

Bayi Telantar di Rumah Sakit

Jasmine datang-datang menyela, membanggakan dirinya yang sudah kuat berpuasa penuh dengan mengecilkan maminya. Sepuluh menit menjelang azan Maghrib, Pak Adyatama, Bu Maharani, Radeva, Arfa, Jasmine dan Arabella duduk mengelilingi meja makan yang berbentuk persegi panjang. Di atas meja sudah tersaji hidangan khas bulan Ramadan. Ada es cendol, kolak pisang, lontong isi dan aneka gorengan. Ditambah aneka jajanan pasar dari yang rasanya gurih hingga manis. Keluarga itu memang menyukai makanan berselera Nusantara bukan western.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Namiya In Love

Namiya In Love

Andin pun membayar petasan-petasan tersebut, setelahnya mereka berjalan ke arah penjual kue dan macam-macam bolu untuk malam ini, lagi pula akan ada sanak saudara yang datang mengunjungi mereka di rumah. [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] [] DOORRR. DOORRR. DOORRR. Namira menyalakan berbagai petasan bersama saudara-saudaranya dengan senyum bahagia, mereka sedang merayakan malam terakhir puasa setelah menjalankan ibadah Tarawih. Andin hanya duduk berkumpul bersama keluarganya yang datang dari berbagai daerah, mereka merayakan bulan Ramadhan dengan berbagai hal seperti berbagai cerita selama puas.
109.1K viewsOngoingAdded to Library 354 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Menemaninya seakan rumah tangga kami sempurna. Air mataku terus berderai mengingat saat makan malam barusan. Bagaimanapun juga sepiring kepiting saus Padang tak lebih menarik dari seorang perempuan bertitel bidan. Kubenamkan wajah di atas sajadah. Mengadukan perasaan yang berkecamuk dan hati yang remuk kepada Sang Pencipta. Kemudian menentramkan hati dengan membaca kalam ilahi.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Dijebak Om Mafia, Dinikahi CEO Muda

Dijebak Om Mafia, Dinikahi CEO Muda

Ditambah dedaunan yang menjadi penghias karena sakura bermekaran, semakin menambah keindahan taman tersebut. “Karan, aku ingin makan ramen. Jepang yang terkenal dengan ramen, tentu harus kita cicipi. Ayo!” Ailyn yang merasa puas berjalan, mengajak suaminya untuk makan siang. “Kau tahu kenapa ramen bentuknya panjang?” tanya Karan. “Kenapa?” Ailyn balik bertanya. “Karena melambangkan panjangnya kehidupan kita.” Karan memeluk dari samping.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Berdamai dengan Takdir

Berdamai dengan Takdir

Kontan suasana di gang kecil itu menjadi ramai. Hanna yang sedang menyeret kopernya seketika dihampiri oleh beberapa anak yang berlarian, berebut menyalami tangannya. "Kak Hanna pulang, Kak Hanna pulang, Kak Hanna pulang, dung dung dung dung dung ..." Sebagian anak laki-laki menyebut nama Hanna seraya menyenandungkannya seperti lagu 'Ramadan Tiba' milik penyanyi religius asal Indonesia. Mereka bertepuk tangan juga memukul kaleng bekas kemasan biskuit, betapa gembiranya mereka menyambut kedatangan Hanna.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Cinta Sepesukuan

Cinta Sepesukuan

ujar Bu Suci. “Iya Uni.” “Assalamualaikum.” “Waalaikum salam,” Paman Ramli menutup panggilan di ponselnya dan ia pun merasa lega. Pada malam itu juga giliran Ridwan yang sulit untuk pejamkan mata meskipun sudah 1 jam lebih dia berbaring di tempat tidur, wajah Kintani membayang di pelupuk matanya. makin ia pejamkan kedua matanya itu justru bayangan Kintani makin tampak jelas, menelentang salah tengkurep pun salah.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as pantun ramadan
Read
+Library
Ramadhan Senja Di Taplau

Ramadhan Senja Di Taplau

Tiga tahun yang lalu Dikediaman keluarga besar Rama, memasuki hari ketiga bulan Ramadan tahun itu, semua penghuni di rumah mewah yang bernuansa Minang kabau tersebut tengah sibuk mempersiapkan jamuan untuk buka puasa. Bu Maryam sang Bundo nampak hilir mudik dan gelisah. "Assalamu'alaikum." "Waalaikum salam, Alhamdulillah, pulang juo ang nak."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as pantun ramadan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status