Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Secara samar-samar sebuah suara merdu terdengar yang keluar dari wanita itu, sebuah suara nyanyian pupuh sunda yang merdu mengiringi anak-anak yang sedang tertidur lelap di depannya. Budak leutik bisa ngapung Babakuna tengah peuting Ngalayang kakalayangan Neangan nu amis-amis Sarupaning bungbuahan Naon baé nu kapanggih Ari beurang ngagarantung Dina dahan-dahan kai Disada kokoréakan Cing coba ku anjeun pikir Nu kitu naon ngaranna Pinter mun bisa kapanggih. Yang mungkin apabila diartikan.
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 17.1K Times as pantun sunda nyindir
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

Ia tampak enggan membuat pantun juga tak pandai. "Hehe, tidak bisa," katanya menyengir. "Ah, tidak seru! Satu sajalah. Seorang pengacara masak tidak bisa pantun?" Alifa memaksa. Ketika dia menatap wajah Amanda antusias, dia menyadari bahwa dia membutuhkannya. "Baiklah." Ia terpekur sejenak dan mulai melontarkan pantunnya. "Satu...dua...tiga...adalah bilangan...."
105.2K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Karena di tengah-tengah segitiga yang menghubungkan ketiga lingkaran kecil itu terdapat suatu ukiran dinding yang membentuk seperti seorang wanita yang berambut panjang yang terlihat dengan jelas olehku. Wajahnya terlihat sangat menyeramkan, wajahnya dibuat seakan-akan tanpa ekspresi dengan bentuk matanya yang menghitam dan terlihat menatap tajam ke arahku. Apalagi dibawahnya terdapat suatu tulisan berbahasa sunda yang bertuliskan. ‘NU MAHA AGUNG’ (YANG MAHA BESAR)
9.631.2K viewsCompletedAdded to Library 872 Times as pantun sunda nyindir
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
Merindu Suamimu

Merindu Suamimu

keputusan yang tepat kan? 🍂🍂🍂 Eaaa ... janda duda otewe jadi manten. Buruan siap-siap kondangan gaesss... 😂😂🤩🤩
102.5K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Bahkan bisa 3 kali lipat. Selesai berpakaian, Raka turun ke bagian bawah penginapan di mana terdapat kedai makan. Ia tadi sudah memesan makanan untuk ia nikmati saat ini. Dua ekor burung dara panggang, sayuran segar, semangkuk besar nasi, semangkuk sup berisi sayuran dan telur puyuh. Tidak lupa untuk minumannya ia memesan jahe segar yang dicampurkan susu dan madu. Tak jauh dari sana, ada sinden sunda yang bernyanyi diiringi seorang pemain kecapi. Suara wanita itu indah sekali. Menyanyikan lagu tentang kerinduan kepada kampung halaman.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Belang si Janda Kembang

Belang si Janda Kembang

ujarnya dengan nada berseloroh. “Jadi merepotkan Nak Yuni ini,” ucap Dialin. “Tidak Tante, Yuni senang kok Tante datang, seharusnya Yuni dulu yang mengunjungi Tante, ini malah terbalik.” Jawab Yuni. “Gak apa mana yang sempat saja,” Dialin menimpali. Selepas makan Yuni membawa tamunya berjalan-jalan menikmati pemandangan kota Batam, mereka juga mengunjungi toko sepatu yang dimaksud.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Seiring dengan suara ledakan, petasan itu memecah dan membentuk nama Dani love Santi yang terukir di indah. Santi terhenyak tatkala pandangannya beralih ke bawah terlihat para kru kapal pesiar yang menyerukan selamat bulan madu dengan menggunakan bahasa Indonesia. Santi menyentuh dada dan membekap mulutnya. terharu dengan semua kejutan ini.
9.9209.0K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

Rasa kangen lah yang membuatku nekad menempuh perjalanan malam menuju pelabuhan hanya untuk bertemu dengan isteri tercinta. "Makanya jujur aja kalau lagi kangen, gak bakalan kena denda, kok." "Aku gak kena denda, tapi kamu yang bakal kena hukuman." Sorot mataku tak berkedip ke arahnya. Berlian paham apa yang kumaksud. "Justeru aku yang akan menghukummu, Pah. Akan kubuat Papah rindu tanpa ampun." Ia memicingkan mata sembari merendahkan sedikit posisi kepala.
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 354 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Senyum itu dingin, sinis, dan penuh ancaman tersembunyi. “Arya Dirgantara?” ia mengulang nama itu, seolah mencicipi sampah. “Ah, si pecundang itu. Ya, aku pernah dengar. Kabar burung mengatakan dia hanyalah sepotong sampah yang tidak berharga yang akhirnya dibuang oleh keluarganya. Kenapa aku harus repot-repot mengenalnya?”
10851 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

Perahu-perahu kecil tampak mengapung tenang di kejauhan, dan suara ombak seolah jadi musik latar yang menemani perjalanan itu. “Kalian bayangin nggak, kalau kita punya rumah kecil di sini? Tiap pagi tinggal naik sepeda, terus sarapan di pinggir pantai,” ucap Arnold sambil mengatur kecepatan sepedanya agar sejajar dengan tunangannya. Marsha mengangguk. “Wow impian yang sungguh indah. Tapi rasanya masih seperti mimpi bisa bareng kamu ke sini.”
10980 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status