กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

Sampai akhirnya dia mulai membuat pantun-pantun lucu dengan menyebut karyawan di kantor ini. "Rasa sayange, rasa sayang sayange, lihat Andre dari jauh, rasa sayang sayange." Rupanya aku jadi korban pertama. Nyanyian pantunnya terdengar seperti ini, "Jalan sore bareng Arina, pepaya mateng manis rasanya. Lihatlah Andre pacar Arina, orangnya ganteng banyak duitnya." Suara tawa seru seketika terdengar di halaman kantor ini. Apa-apaan sih tadi? Astaga! Tapi boleh juga sih pantunnya walau rada ngasal. Tetap cakep!
1016.7K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 666 ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่านรีวิว (28)
อ่าน
+ห้องสมุด
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
อ่านรีวิวทั้งหมด
Pantaskah Surga Untuknya?

Pantaskah Surga Untuknya?

Tangannya masih lemah, tapi kalimat itu mengalir pelan, tinta tergores dalam kertas menyulam beberapa kata. "Aku tak pantas mendapatkan surga. Akan tetapi, aku akan menutup setiap luka ini... agar kelak aku bisa berdiri di gerbang surga, bukan sebagai lelaki yang disambut, tapi lelaki yang akhirnya layak mengetuk."
10793 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 27 ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่าน
+ห้องสมุด
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

gumamnya, sebuah pengakuan yang terdengar absurd dari mulut seorang koki level 6 dengan skill ‘Wok Neraka’. Luna tersenyum tipis, senyum tulus pertamanya hari itu. “Masak aja apa yang lo bisa, Dit. Masak sesuatu yang bisa bikin anak kecil senyum. Lo masih inget caranya, kan?” *** Panti Asuhan Kasih Bunda adalah sebuah bangunan tua yang dicat dengan warna-warna ceria yang mulai memudar. Tawa anak-anak terdengar dari halamannya yang berdebu, sebuah simfoni kehidupan yang kontras dengan keheningan mencekam yang akhir-akhir ini menyelimuti hidup Radit.
1.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 20 ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่าน
+ห้องสมุด
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Saat mereka bertatapan, jari-jarinya menggenggam erat naskah itu, tatapannya berusaha menghindari kontak lagi. Suara Senja lembut dan halus, menirukan nada suara Susan. "Kau adalah Pandhu, pahlawan muda dengan pakaian yang segar dan kemarahan di atas kuda, pendekar pedang yang mendominasi dunia persilatan... pria yang aku kagumi. Ada begitu banyak pria yang mengagumiku, tapi yang aku sukai hanyalah dirimu."
3.1K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 112 ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่าน
+ห้องสมุด
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

"Kamu akhirnya bangun juga, gimana badanmu, ada yang sakit nggak?" Aku memalingkan wajah dan berkata dengan dingin, "Kamu tanda tangani saja surat cerainya, aku muak lihat wajahmu." Andi seolah tidak memedulikan kata-kataku yang dingin itu. Dia menggenggam tanganku lalu mengeluarkan sebuah cincin dari saku dan memasukkannya paksa ke jari manisku sambil berkata lembut, "Bodoh, kalau kamu butuh uang kenapa nggak minta sama aku? Besok-besok jangan jual barang sepenting ini lagi, ya?"
12.5K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 437 ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่าน
+ห้องสมุด
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

-> Koreksi, dialog panjang harus berdiri sendiri. "Betina Kacamata, goyanganmu terlalu lembut layaknya ranting pohon yang tertiup angin sepoi-sepoi. Kepala Suku sedang tidak bernafsu untuk berburu di atas ranjang hari ini. Perutku memang kenyang oleh daging, tapi jiwaku merasa hambar karena tidak ada leher musuh yang bisa kupatahkan lagi." Mendengar penolakan dingin tersebut, Karina justru semakin merasa tertantang dan mempercepat tempo genjotannya hingga bunyi decakan basah menggema nyaring.
10.2K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 347 ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่าน
+ห้องสมุด
Sandaran di Ujung Penyesalan

Sandaran di Ujung Penyesalan

Dengan sisa tenaga terakhirnya, dia diam-diam mengucapkan beberapa kata ke udara, kepada bingkai foto dingin di tangannya, juga kepada pesan suara yang terus diputar berulang-ulang dan tidak akan pernah mendapat balasan. "... Lulu ...." "... Selamat ulang tahun ...." Suaranya sangat pelan hingga hampir tidak terdengar, dan langsung lenyap ditelan udara dingin. Bingkai foto itu terlepas dari pelukannya dan terjatuh pelan ke atas selimut yang lembut. Suara lembut Louisa masih terus terputar di ponsel tuanya. "... Aku akan selalu menunggumu ...."
9.550.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.1K ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่าน
+ห้องสมุด
KERIS MAN

KERIS MAN

pujiku terus memeluknya dari belakang sambil bergoyang, "Lancar bahasa Jawa!" "Ya dong!" "Kau dari Jawa?!" "Ada darah Jawa! Campuran Sunda!" "Pantas sempurna!" pujiku menciumi lehernya, "Siapa yang Sunda?" "Mamaku! Papaku dari Semarang!" "Coba nyanyi Sunda!" "Oke!" jawabnya memilih lagu Sunda yang tak kutahu namun terdengar indah dan merdu. "Lagu Sunda bagus dinyanyikan malam-malam gini!" pujiku, "Romantis!"
ตอนยอดนิยม
4.5K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 95 ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่าน
+ห้องสมุด
Bulu Perindu

Bulu Perindu

tanya David lewat sambungan telepon. “Oy, tumben Lu nelpon? Gimana rasanya jadi penganten baru?” jawab Andra sama sekali tidak nyambung. “Orang nanya apa Lu jawab apa! Ndra, Lu inget nggak sama Bulu Perindu yang waktu itu gue temuin di tas Lu?” “Nah, kenapa tiba-tiba nanyain Bulu Perindu? Lu kan udah laku,” seloroh Andra.
108.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 289 ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่าน
+ห้องสมุด
RINDU MENJANDA

RINDU MENJANDA

Aku memberikan itu, agar Bu Rindu tak melupakanku seiring berjalannya waktu. Suatu saat aku akan datang menemui Bu Rindu. Entah itu cepat atau lambat, setelah waktunya tepat nanti. Sudah dulu ya, Bu. Suratnya cukup sampai disini. Ada pantun lagi nih sebagai penutup. Empat kali empat sama dengan enam belas. Sempat nggak sempat nggak usah di balas. Heheheh. Salam dari lelaki yang mengagumimu.
103.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 70 ครั้งในชื่อ pantun sunda nyindir
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
5678910
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status