Terjerat Takdir Tuan Saka
Saka langsung menegakkan tubuhnya begitu pintu ruang UGD mendadak terbuka, matanya sigap menatap dokter berseragam hijau muda yang keluar dengan clipboard di tangan.
"Bagaimana istrinya saya?" tanyanya cepat, suaranya rendah namun tegas. Terdengar dingin namun juga resah.
Dokter menoleh padanya, sejenak membaca raut lelaki tinggi tegap itu sebelum menjawab. "Pasien mengalami luka lecet cukup banyak di bagian lengan dan punggung. Selain itu, ada sobekan dalam di betis kanan karena pecahan kaca. Saat ini sudah kami bersihkan dan jahit, tapi kami sarankan rawat inap untuk observasi lebih lanjut. Kami juga ingin memastikan tidak ada trauma dalam dari benturan."