Taubat Sang Pendosa
Iya, ke arah pembaca yang masih terus saja menunggu akhir kisah ini.
"Kalian masih baca sampai bagian ini?"
"Iya, Rahman," jawab author.
"Kalau gitu endingnya sampai di sini dulu, ya. Terima kasih telah menyaksikan kisah kami berdua."
Kututup pintu kamar dengan pelan. Lalu kudekati Riska yang masih cantik di usia senjanya.
"Sayang Mama," ucapku.
"Sayang Papa," balasnya.