Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENGAPA CINTA MENYAPA

MENGAPA CINTA MENYAPA

Nama-nama seperti Gadis, Femina, Suara Pembaruan, Kawanku, Sinar Harapan, Anita Cemerlang, Bahana, dan lain-lain mungkin masih lekat di telinga kita walau sayangnya beberapa di antara media tersebut nya sudah ‘almarhum’ saat tulisan ini dibuat. Penulis juga menulis belasan novel dan buku yang diterbitkan antara lain oleh Bhuana Ilmu Populer, Gradien, Kata Kita, Tristar. Lebih banyak menulis novel ber-genre komedi, penulis juga merambah ke genre adult romance dan action. Kondisi pandemi covid-19 yang memukul sektor penerbitan membuat penulis mulai berkarya di platfrom digital seperti yang sekarang ini Para Pembaca nikmati. Kendati sudah berkeluarga dengan dua anak, penulis masih produktif men
7.1K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as penerbit novel
Read
+Library
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

"Ibu pikir cuman karena Ibu yang tiba-tiba batalin penerbitan naskah saya, saya bakalan takut terus putusin Rainer? Enggak ya, Bu, sorry! Rainer lebih berharga dari buku cetak jadi kalau ibu ngasih tawaran itu ke saya, jawabannya adalah; silakan ibu batalin penerbitan novel saya di sini karena saya enggak mau putus sama Rainer! Lagian saya bisa cari penerbit lain yang bisa pinang naskah saya. Banyak kok penerbitan lain yang lebih profesional." "Yakin mau emangnya merekaa sama naskah kamu?" "Yakinlah," kata Kalania tak mau kalah galak. "Lupa, Bu, berapa view cerita saya di platform tempat saya nulis? 10 juta ya, Bu, sepuluh juta! Dan di view itu, enggak akan susah buat saya cari penerbit yang
2.8K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as penerbit novel
Read
+Library
Red Shoes Murderer

Red Shoes Murderer

tanyanya pada Endrico. "Oh, untung Anda ingatkan, Pak. Nyaris saja aku lupa. Ini beberapa majalah bajakan yang aku ambil dari toko buku bekas. Penerbitnya DB Publisher. Sayangnya, perusahaan penerbitan ini sudah lama ditutup, Pak. Namun, buku-buku dan majalah terbitan mereka masih bisa ditemukan di toko-toko buku bekas." "Kalau begitu, pelaku bisa saja membeli majalah bajakan itu dari toko buku bekas, kan?" kata Kent, memastikan pendapatnya.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 281 Times as penerbit novel
Read
+Library
Mahar Untuk Risa

Mahar Untuk Risa

"Siapa yang malas-malasan, sih? Kamu itu enggak tahu apa yang aku rasain, kamu pikir gampang buat novel? Terus saingannya, antriannya, pembacanya, dan itu juga belum tentu di terima di penerbit besar. Lagian penulis baru kayak aku, enggak mungkin bisa dapat pembaca dalam waktu singkat." "Nah, itu kamu tahu, enggak mungkin dapat pembaca dalam waktu singkat kalau begitu ya kamu harus mulai dulu, coba publish cerita kamu di platform membaca, atau di internet, atau di Mading kampus, kan dengan begitu kamu bakalan dapat pembaca, walaupun satu atau dua orang tapi itu berharga loh, Ris." "Enggak dulu deh, aku takut malah nanti di omongin atau di bully karena tulisan aku enggan bagus."
2.5K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as penerbit novel
Read
+Library
AKU BUKAN BENALU

AKU BUKAN BENALU

Aku mengikuti saran Nita untuk menpublishkan novel yang sudah aku terjemahkan selama satu tahun ini. Ada beberapa paltform online yang katanya bisa mempublish novel terjemahan. Ya untung untung investasi jangka panjang. “Ning mending untuk menambah pendapatan, kamu upload cerita yang sudah kamu terjemahkan ke platform-platform cerita online. Sekerang sudah banyak yang berbayar kok. Untuk penambah pembaca kamu juga membuat akun f******k untuk mempromosikannya. Memang perlu usaha yang keras sih kalau baru mulai merintis. Tapi dari pada didiamkan sama di komputer kan sayang Ning.”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 172 Times as penerbit novel
Read
+Library
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

"Maksud kamu?" "Beberapa judul novelku, sudah ku upload ke aplikasi. Walau belum mencukupi semua uang yang sudah kamu beri, tapi setidaknya aku punya penghasilan. Dua karyaku bahkan sudah dipinang beberapa penerbit, dan aku menolak." "Kenapa?"
9.6124.6K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as penerbit novel
Read
+Library
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Ibu berteriak dari luar. "Gak, buu. Vio baik-baik ajaa." Dia segera mandi dan berkemas. Dia punya rencana baru dan dia harus melaksanakannya. ------------------------ Kini, Violet berdiri di depan penerbitan besar. Penerbitan yang sangat sulit di tembus, berbagai karya tulis yang masuk tidak langsung di setujui. Tapi dipilah, diberikan pendamping atau editor, lalu dibimbing sampai tulisannya benar-benar layak dijual. Violet sangat bersyukur, karena tiga novelnya sudah layak terbit disini. Dia melangkah ke Resepsionis, berbicara sebentar dan menunggu di ruang tunggu besar yang ada rak buku, sofa empuk dan mesin minuman.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as penerbit novel
Read
+Library
My Mafia

My Mafia

"Oke, lo mau gue bantuin lo apa? Sebagai teman yang baik dan rendah hati gue bakal nolongin lo kok." Tahan Camelia tahan. Tapi awas saja kalau Alisya ternyata tidak membantu sama sekali. "Alisya, gue pengen banget cerita gue diterbitkan jadi novel. Gue udah kasih naskah ceritanya ke penerbit tapi selalu ditolak. Terus gue cari cara supaya suatu saat bakal ada penerbit yang lirik cerita gue. Jadi, gua nulis cerita di salah satu platform nulis. Tapi cerita gua sepi pembaca. Gue harus gimana, Alisya?" Curhatnya.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as penerbit novel
Read
+Library
Terjebak Dalam Novel

Terjebak Dalam Novel

Perempuan dengan kacamata bulat itu tak khayal tersentak ketika Lilian memposisikan ujung pulpen pada leher putihnya. Pulpen yang menjadi senjata Lilian ini dia dapatkan ketika memasuki gedung penerbit Cendrawasih--- yang digadang-gadang merupakan gedung perusahaan penerbit satu-satunya dengan fasilitas hampir melampaui gedung G****e di Indonesia. Kala itu Lilian lupa mengembalikan pulpen yang dia pakai untuk mengisi buku tamu. Untung saja dia melupakannya, dengan begitu Lilian bisa mengancam Orea agar dapat menemuinya.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as penerbit novel
Read
+Library
JandA

JandA

"Nona Aline, tolong langsung saja ke intinya, ada perlu apa Anda sampai repot-repot mau datang ke lantai panas ini?" "Baiklah jika Anda memaksa, saya juga bukan tipe yang senang membuang waktu." Aline yang kini menyandarkan tubuhnya pada sofa kulit mewah itu. "Tuan Georgio, saya mendapat kabar jika salah satu penulis yang berada di bawah bendera Aline Publishing akan menghentikan penulisan novelnya. Apa itu benar?" Mode serius Aline kini benar-benar ditunjukkan.
105.2K viewsOn holdAdded to Library 178 Times as penerbit novel
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status