Aku Istri yang Tidak Dianggap
drttt
Ponselku bergetar di dalam tas yang ku bawa, berusaha sekuat tenaga aku melawan, hingga akhirnya aku mendapatkan celah, aku dapat menggerakkan kaki kananku yang sejak tadi di tindihnya, langsung saja, aku mengarahkan tendangan sekuat tenaga yang kubisa, ke arah buah z4karnya.
Dia meraung kesakitan, melepaskan dekapannya pada tubuhku, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, segera aku membuka tas yang ku bawa dan mengambil cairan handsanitizer, yang selalu ku bawa kemanapun aku pergi. Ku semprotkan banyak-banyak cairan pencuci tangan itu ke arah mata bajing4n tidak tau diri tersebut.
Dia yang masih menahan sakitnya tendanganku di asset berharganya, kini bertambah menderita karena
Hot Chapters