Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Ana menginap di rumah ibunya di Bogor. “Papa Pasha,” sambut Sagara saat melihat omnya berjalan ke arahnya. Pasha menghampiri anak lelaki tampan itu lalu mengecup pipinya gemas. Tak lupa ia juga mendekati adiknya dan mengecup keningnya. Sungguh, perlakuan Pasha sangat manis pada Embun. Embun tidak pernah bermimpi dulu, memiliki saudara kembar yang sangat luar biasa manis. Sungguh takdir itu di luar dugaan. Pasha pun menarik kursi lalu duduk bersama adiknya. “Wah, wah, makanannya selalu saja menu baru. Lama kelamaan koki rumah nanti gak kerja lagi, Jeen,”
1036.1K viewsCompletedAdded to Library 757 Times as penguin bogor
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

tanya Purnomo. “Perjalanan dinas ke Kongo, negara kita kan akan melakukan kerja sama dalam pembuatan kereta api. Jadi diantara kita akan kesana untuk melihat keadaan geografisnya, kamu salah satu dari mereka yang berangkat, Pur,” beber temanya Purnomo. Purnomo merasa tidak senang, rencana untuk tidur bersama Vanya harus gagal berulang kali. Dia hanya manggut-manggut mendengarkan penjelasan temannya.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as penguin bogor
Read
+Library
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

Beberapa saat kemudian mereka akan sampai di pulau karang dengan pemandangan laut lepas samudera Hindia. “Pulau apa itu?” tanya Sena pada Irma. Di sebelah barat pulau karang ini terdapat pulau yang tampak tak asing bagi Sena. Pulau itu hanya akan terlihat dari pantai ini jika berdiri di pulau karang yang lumayan tinggi ini. “Itu pulau Limun, tak jauh di dekat pulau itu terdapat kilang minyak lepas pantai. Benarkah kamu tidak tahu? Bukankah ayahmu adalah pemegang saham terbesarnya?”
109.0K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as penguin bogor
Read
+Library
Catur Rogo

Catur Rogo

jawab Taksa menyakinkan Asep dengan menatap Pethak yang ada di belakang Asep dengan senyum dan tangan yang bersidekap di depan dada. Asep menoleh ke belakang mengikuti arah Taksa menatap. Di sana berdiri penjaga Taksa yang tempo hari pernah ia lihat. "Namanya Pethak?" "Lucu amat namanya." Kekeh Bagas. "Pethak bukannya kalau rambut di kepala enggak tumbuh itu, ya?" tanya Bagas dengan mata yang menyipit karena tertawa. "Botak?" beo Mahes.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as penguin bogor
Read
+Library
Istri Mungil Sang Penguasa

Istri Mungil Sang Penguasa

KASUS KERACUNAN OBAT MASSAL LYSANDER KINGDOM CONFIDENTIAL DAN TIDAK ADA SALINAN “Ini..” Dia menatap Dex. “Kejadiannya enam belas tahun yang lalu, di salah satu kota bernama Northpass. Secara misterius anak-anak dari rentang usia enam hingga sepuluh tahun tiba-tiba mengalami kematian massal. Total korban ada sekitar seratus dua puluh orang.” “Separah itu?” “Ya, dan ini semua tidak diketahui publik karena Lysander Kingdom sangat lihai menutupi semuanya. Mereka punya banyak koneksi dan uang, kamu tahu kan?”
1064.9K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as penguin bogor
Read
+Library
Penghuni

Penghuni

timpalnya panik. Tiba-tiba, dari mulut Mira terdengar suara tawa rendah yang serak dan mengerikan. "Bodho... Kowe kabeh bodho..." (Bodoh... Kalian semua bodoh...). Andi, yang duduk di belakang, bergumam pelan, "Lah, malah dikatain bego kita semua."
1.2K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as penguin bogor
Read
+Library
Patah

Patah

*** Bersambung Author’s note: Nah, keluar lagi nih nama Papyrus. Di blurb sudah dijelaskan hubungan Nayara dengan founder Papyrus ya. Jadi next part si babang ganteng yang dingin sudah muncul. Dinginnya kayak apa? Stay tune, Darla. Makanya subscribe & follows dong. Biar Bang Notif cepet kasih info kalau ada bab baru. Nggak usah malu-malu sama Bang Notif. Di sini zona malu-maluin. Ditunggu komennya ya, Darla…
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 622 Times as penguin bogor
Read
+Library
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Suasana remang diterangi bulan purnama besar berwarna kuning kemerahan. Di sekeliling mereka ada pepohonan besar dengan dahan dan daunnya yang berwarna coklat kehitaman. Tebing batu besar berwarna hitam menjulang. Di tebing itu terpahat lubang besar dengan pahatan bergambar ular besar di sekelilingnya. Ada ruang di dalam tebing itu mirip dengan rumah peninggalan kaum Ad di Petra. "Kita masuk ke dalam, aku yakin Saras pasti disembunyikan di dalam,"ujar Medang yang segera melangkah masuk.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as penguin bogor
Read
+Library
Bukan Kurir Biasa

Bukan Kurir Biasa

Andrew meringkuk di kursi itu, memegangi tulang rusuknya yang terasa retak. "Kita ke mana?" tanya Andrew. "Bogor. Tempat persembunyianku. Itu hanya pondok kayu kecil, jauh dari sinyal dan mata-mata," Bima menyalakan mobil, dan mesinnya batuk keras sebelum akhirnya menderu. "Kenapa kau melakukan ini, Bima?" Andrew menatap sahabatnya. "Kau bisa kehilangan pekerjaanmu, Jovanka pasti akan melacakmu."
639 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as penguin bogor
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status