Gairah Sopir dan Majikan
Perutnya yang mulai menunjukkan bentuk kehidupan di dalamnya terasa sedikit mulas—bukan karena masalah medis, melainkan karena kegelisahan batin yang tak kunjung reda.
Sejak pagi tadi, firasatnya tidak enak. Ada rasa sesak yang aneh, seolah-olah sesuatu yang berharga sedang ditarik paksa darinya. Ia mencoba menenangkan diri dengan mengelus perutnya, namun bayangan Arya yang sedang berada jauh di Jogja justru membuatnya semakin cemas.
"Mbak Tini!" panggil Sonya dengan suara sedikit serak.