Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

Menatap datar gadis itu meski disambut oleh decihan kebencian. "Siapa pacar Isabella?" tanya Merin dengan tatapan tajam. Denada terkekeh. "Isabella tidak punya pacar! Aku orang terdekatnya, kalian bisa menjamin itu." Dahi Merin berkerut. Otaknya terasa berlari di kubus yang sempit, sementara percakapan Isabella di telepon masih terus terngiang-ngiang. Merin menoleh ke Mr. Bram. "Apa kalian menemukan ponselnya?"
2.0K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
Pernikahan Rahasia dengan Dosen Killer

Pernikahan Rahasia dengan Dosen Killer

Kemudian, Isabella mendatangi Natasha dengan berlagak tidak tahu apa-apa. “Kenapa lu panggil gua tiba-tiba malam-malam begini?” tanya Isabella sambil menduduki kursi dengan gaya menyilangkan kaki. Natasha menuangkan segelas champagne untuk Isabella. “Sudah lama saja kita tidak berbincang seperti ini. Gimana kabar lu?” Isabella mengangguk-angguk. “Gua sih baik-baik saja selama ini. Kalau soal kerjaan masih oke.”
105.5K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
Obsesi Gila Suami Mafiaku

Obsesi Gila Suami Mafiaku

Jika saja ia punya satu persen karisma suaminya, mungkin kelinci itu sudah bersimpuh meminta ampun sekarang. Isabella terkikik geli. Yah, lagipula ia memang tidak berbakat menjadi orang jahat. “Ada masalah, Ma’am?” Isabella tersentak kecil dan mengumpat dalam hati. Ia lupa ada Sin—bayangan setinggi dua meter yang selalu mengikutinya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 20 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

Gelas kosong. Dan ia ingat — gelas itu seharusnya miliknya, yang ia tinggalkan setengah terisi sebelum telepon masuk dan memanggilnya rapat mendadak. Ia tahu persis apa yang baru terjadi pada gadis ini. "Ada iblis...." gumam Isabela tiba-tiba, suaranya pelan tapi serius, seperti sedang membagi rahasia besar. "Benarkah?" Cane bertanya, nadanya datar seperti biasa.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Dia malah tertawa girang. "Yey! Paman Kael cepat kayak angin! Lagi! Lagi!" Isabella meronta turun dari gendonganku, lalu berlari lagi ke arah air mancur. "Tunggu! Tuan Putri! Jangan lari di pinggir kolam! Licin!" teriakku histeris, berlari mengejarnya secara manual. Baru lima langkah, Isabella terpeleset lumut.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

Elise terhenti sejenak, mencoba mencari kata yang tepat. “Halo, Oliver. Aku Isabella Rossi. Kamu bisa memanggilku Bibi Bella. Aku adalah teman ibumu,” sela Isabella dengan senyum ramah, meskipun sedikit geli karena panggilan 'bibi' yang terdengar agak aneh baginya, mengingat dia masih merasa sangat muda. “Bibi Bella cantik sekali!” puji Oliver dengan tulus. Isabella tersenyum senang mendengar pujian dari Oliver. “Terima kasih, Oliver. Kamu juga sangat tampan,” balasnya sambil tersenyum.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
Terjebak Cinta Penculik Tampan

Terjebak Cinta Penculik Tampan

Christian tampak tak menghirau kan suara petir itu, dia terus bergegas berjalan menuju taman labirin itu, dia sempat melihat dari ke jauhan kalau Isabella masuk ke taman Labirin. Isabella tidak memperdulikan kilatan cahaya dan suara petir yang mengelegar itu, dengan percaya diri dia berputar putar di taman labirin itu, dia melampiaskan amarahnya sesekali. "Kakek aku ingin pulang," katanya sambil menangis.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Seorang gadis kecil tiba-tiba menarik perhatian Isabella dan ia mengerutkan kening, berpikir wajahnya tampak familiar. ‘Menarik,’ gumamnya sambil menatap gadis kecil bermata hijau kecokelatan itu. Rambut hitam gadis kecil itu ditata menjadi kepang yang lucu dan pipinya merona. Meneliti fitur wajah anak itu, Isabella mengerutkan kening, kecurigaan mulai muncul. Mengambil ponselnya, ia mengambil foto gadis itu dan mengirimkannya pada putranya, disertai dengan pesan teks.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 461 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
Billionaire: Secret Twin Baby

Billionaire: Secret Twin Baby

“Jangan membodohiku! Lebih baik kalian pergi dan mainkan boneka bodohmu itu!” “Bibi, aku akan memberimu waktu tiga detik untuk memutuskan.” Isabella menghitung mundur. Gadis itu tersenyum dengan wajah cerah. Tiga Dua Satu!
1.1K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
Di Balik Tirai Permaisuri

Di Balik Tirai Permaisuri

Di dadanya, kalung mutiara Tahiti terasa hangat. Dan untuk pertama kalinya, Isabella tersenyum—senyum seorang perempuan yang tak lagi menunggu diselamatkan, melainkan siap menggerakkan papan permainan.
10785 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as phineas and ferb: isabella
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status