Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Dalam Hati

Cinta Dalam Hati

Yudi Seorang pemuda tampan, baik, jujur hanya saja sikapnya sedingin kutub utara. Kata-katanya bagaikan silet ya ng tajam menusuk jantung. Usianya sudah memasuki kepala tiga namun, belum berniat untuk menikah karena ia selalu merasa jodoh urusan Allah, buat apa capek mencarinya bila sudah waktunya jodoh akan datang juga
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Dia yang memberiku obat. Dan karena rasa bersalah sialan itu, aku mengkhianati satu-satunya wanita yang benar-benar mencintaiku. Seandainya saja aku lebih kuat .… Seandainya saja aku menepati janjiku pada Kayla …. Seandainya aku tidak tertipu oleh air mata Selena .... "Kayla ... anakku ... aku minta maaf ... aku benar-benar minta maaf ...."
25.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 782 kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Hati yang Tak Pernah Siap

Hati yang Tak Pernah Siap

Rasa sakit itu bukan hanya dari perutnya, tapi juga dari hatinya. Hatinya masih mengingat jelas bagaimana pria itu lebih memilih mempercayai ucapan Tiara daripada mencari tahu kebenaran darinya. Ia mengalihkan pandangan ke arah jendela. Zea menarik napas dalam, mencoba mengusir rasa getir, namun yang tersisa justru kepedihan yang menempel erat.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Belenggu Hati

Belenggu Hati

Ujar Kara yang sudah membalikkan badannya membelangi ranjang. Ezra menghentikan gerakan tangannya yang sedang melepaskan kancing baju Ender. Dan melihat Kara. "Sudah aku katakan Kara. Aku mencintai mu dan inilah cinta ku. Membantu mu meskipun ini hal gila. Kamu tidak membiarkan ku membawa mu pergi dan membuat mu melupakan semuanya. Aku hanya punya pilihan ini," Mendengar ucapan Ezra. Kara hanya bisa tersenyum kecil dengan helaan nafasnya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Aku Memilih Mencintaimu

Aku Memilih Mencintaimu

Bisa dibilang iya. "Kenapa anda tidak menikahinya?" "Dia menolakku" Radinya merasa aneh karena ibunya bisa meninggalkan pria seperti pak Kim demi disiksa oleh ayahnya. Radinya menatap pak Kim. Dia ingin menanyakan pertanyaan yang sensitif. "aku belum menikah dan tidak akan menikah", ujar Pak Kim seakan memahami isi pikiran Radinya. Kemudian Pak Kim mengajukan pertanyaan "apakah kau akan menjalani jurusan ini dengan serius? aku bisa menjamin mentalmu akan teraduk-aduk''
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Apalagi menemaniku untuk pemeriksaan. Senyum jahat muncul di wajah Liam. "Aku tahu jawabanmu dan aku nggak peduli. Aku hanya ingin kamu memilih, dengan sadar bahwa kamu sedang menghukum salah satu dari mereka untuk mati, seperti bagaimana kamu menghukum putriku. Aku akan mengikuti pilihanmu dan kamu akan terus hidup dengan kematiannya sebagai beban di hatimu."
8.1126.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

"Wahai kaum adam, ketahuilah! selain hati rapuh kalian yang mudah terkoyak, ingatlah bahwa hati kaum hawa bahkan lebih rapuh lagi dari pada kalian dan jika hati kalian bisa terkoyak hanya karena hembusan angin, hati perempuan dapat terkoyak bahkan sebelum anginnya berhembus, hati kami berada satu langkah dari pada kalian dalam hal mudah untuk tersakiti, sekian! terima kasih atas perhatiannya!" Fera mengakhiri pidato singkat tak bermanfaatnya di depan kelas, dan tanpa ba bi bu dia langsung saja kembali ke tempat duduknya di iringi dengan suara jangkrik yang bergema diseluruh kelas. Teman-teman sekelas dan guru bahasa Indonesianya menatap kearahnya dengan mulut terbuka lebar, seolah tidak perc
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Pilihan Kedua

Pilihan Kedua

Aku butuh obat untuk menyembuhkan luka dihatiku saat ini. Aku pernah mendengar bahwa obat patah hati adalah jatuh cinta lagi, tapi bukan Tio tentu saja. Aku sudah cukup menyeretnya dalam masalahku dan Ritchie. Sebenarnya mengajak ia saat ini juga bukan saat yang tepat. Tapi, orang yang mampu ku ingat saat ini hanya Tio. Sadar atau tidak, sepertinya aku memiliki niat untuk membalas Ritchie dan Tsania.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Saat Aku Bukan Lagi Pilihanmu

Saat Aku Bukan Lagi Pilihanmu

Henry mengambil selendang dari tangan pelayan, menyampirkan di bahuku, dan berkata kepadaku dengan lembut, "Anginnya besar. Ayo, kita masuk." Aku berbalik, lalu pergi tanpa menoleh ke arah Bram sekali pun. Bram hanya bisa menatap punggung kami yang menjauh. Menatap pria itu menunduk dan membisikkan sesuatu di telinga Anita yang membuatnya tersenyum manis seperti bunga yang indah. Senyuman itu pernah menjadi cahaya indah di hidup Bram. Saat ini, senyuman itu bagaikan sebilah pisau yang menyayat-nyayat hati Bram hingga berdarah.
11.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Hati yang Terbagi

Hati yang Terbagi

"Eh, bukan! Ya ga, lah! Mas mana punya pengalaman untuk itu. Biar saja Pak Freddy yang berusaha, kan sudah kenal dengan Ustadz Malik." "Yakin?" tanyaku menyelidik. "Yakinlah, Sayang. Wanita yang matanya liar seperti itu, bukan type, Mas. Pun kalau ada yang cocok dengan selera, Mas. Mas tak akan berpaling. Belum ada ilmu untuk menduakanmu. Lagi pula, kamu itu satu-satunya yang akan memiliki hati ini. Mas, tak akan sanggup berbagi." Hati berbunga-bunga.
10193.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai pilihan hati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status