DIPTA
Seolah masa lalu yang selama ini ia pendam, perlahan mulai kembali mengetuk pintunya.
Di gedung kantor cabang perusahaan asing, gedung kantor tempat Arjito bekerja berdiri cukup mencolok di kawasan bisnis kota itu. Bangunannya baru, modern, dengan dinding kaca yang memantulkan cahaya pagi. Di lantai atas, suasana kantor sudah mulai sibuk. Beberapa staf terlihat berjalan membawa dokumen, sementara suara papan ketik komputer terdengar saling bersahutan.
Hot Chapters