Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Ujar pelayan “Boleh dan kalian juga ikut makan di lesehan sebelah ajak semuanya makan dan buat bergantian hingga kalian tidak kualahan meladeni tamu.” Dio kemarilah kamu pergi kedepan panggil paman Nara, Tomi dan Zio untuk ikut makan juga Bersama kita di sini. Baik tuan ucap anak kecil berumur 9 tahun itu ya dia adalah Dio seorang yatim yang ayahnya tewas dalam konflik Kerajaan.
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Kidung Mayit

Kidung Mayit

Ia tampak ragu untuk menyentuhnya, membuat Widi menatapnya dengan heran. "Kenapa Bi? apa Bibi tidak suka ada masakan saya?" Bik Condro menggeleng perlahan, tak ingin menyakiti hati Nona baru di rumah itu, Condro langsung nasi kok masuk ke dalam mulutnya. Bagai kehabisan kata-kata, wanita tua itu terlihat begitu menikmati nasi goreng yang rasanya memang serupa dengan rasa nasi goreng hotel bintang 5.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Pocong Andong Penjemput Jiwa

Pocong Andong Penjemput Jiwa

Berminggu-minggu beberapa desa tampak seperti desa mati setelah malam tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang meninggal yang ditemukan pada pagi harinya dalam keadaan telungkup. Menurut kabar yang berbedar, mereka meninggal setelah bertemu pocong berwajah hancur dengan kedua bola mata merah besarnya. Kedatangan pocong tersebut juga selalu disertai dengan bunyi gemerincing andong, padahal di desa mereka sama sekali tidak ada yang mempunyainya. Jelas saja itu adalah andong gaib yang tengah ditunggangi oleh pocong penjemput nyawa. Hingga suatu malam, tepatnya pukul 20.10. Arkan yang baru saja pulang mengerjakan tugas di rumah temannya itu dibuat
91.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Menantu yang Dibuang

Menantu yang Dibuang

Adik iparnya yang tengah diseret Mama mertuanya. Brukkkk Mama Shellin mendorong Jihan hingga terjatuh. Untungnya saat itu Arlo yang di dalam gendongannya tidak terjatuh. "Ini barangmu. Pergi kamu dengan menantuku yang miskin itu,” kata Mama Shellin yang melemparkan tas Jihan yang berisikan barang miliknya. "Aku tidak mau pergi Ma. Aku mau tetap di sini sama Mama dan Kakak."
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Luka yang Terpendam

Luka yang Terpendam

Dada Wanda berdebar-debar mendengarnya. “Untuk apa?” tanyanya keheranan. “Sebelumnya Tommy meminta maaf, Ma,” ucap pemuda itu sembari menatap ibunya penuh penyesalan. “Tommy sudah lama mengetahui bahwa Mama Wanda bukanlah ibu kandung Tommy yang sebenarnya. Juga bahwa almarhum Papa membuat surat wasiat yang menyatakan bahwa seluruh aset keluarga Saputra menjadi hak milikku sepenuhnya dan bebas kukelola saat diriku menginjak usia dua puluh enam tahun. Saat ini umurku dua puluh tujuh tahun. Berarti telah terjadi penggelapan sejumlah aset keluargaku selama setahun terakhir. Tentunya Mama Wanda adalah orang pertama yang bisa kumintai pertanggungjawaban, bukan?”
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Kesengsem Ajudan Caem

Kesengsem Ajudan Caem

cakap Asmiratih. "Nanti diisi 10 ribu buat yang baby. Di bawah 5 tahun, kasih 20 ribu. Makin gede, duitnya bertambah." "Kata Bang Zik, buat Zid dan tim, dia mau transfer langsung ke rekening mereka." "Tetap dibuatkan dompet. Biar jadi kenang-kenangan buat mereka." "Lalu, para ibunya pun minta dompet," seloroh Ratifa.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Numpang Memandikan Jenazah

Numpang Memandikan Jenazah

Sekedar mengguyur air atau ikut menyabuni. "Guyurnya dari atas sampai kaki, ya. Pelan-pelan aja!" Kudengar Bapak pengurus jenazah memberi instruksi. "Bu, Tadi Melia dengar ada anaknya Lik Paino yang belum datang, ya?" Setelah cukup melihat situasi ketika proses pemandian, kuhampiri ibu mertua di dapur yang sedang menghabiskan sarapan yang tertunda tadi. Kugeser kursi dan duduk tepat di hadapan perempuan yang memiliki tiga anak itu.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

Firasatnya buruk—cerita itu pasti ada ringkasnya dengan dirinya. “Dulu ada dua kakak beradik yatim piatu di perkampungan kumuh,” Radit memulai, suaranya tenang tapi dingin. "Si kakak cuma tamatan SD, tapi dia punya cita-cita mulia, yaitu menyekolahkan adiknya setinggi mungkin. Ia tidak mau berpacaran dan bekerja mati-matian siang malam demi membiayai pendidikan si adik. Tapi si adik malah hamil di luar nikah. Karena kecewa, sang kakak pun mengusir adiknya. Mereka pun berpisah sejak saat itu. Nama kakak beradik itu adalah Laila dan Laily." Tubuh Nawang bergetar. Ia tahu siapa Laily itu—ibunya. Artinya, dia masih punya seorang bibi: Laila.
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 761 kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Terjebak Malam Pertama dengan Bos Baru

Terjebak Malam Pertama dengan Bos Baru

"Gue kalah kalau Dina mati. Dia hidup. Berarti gue belum kalah." Drone muter. Dari toa: "Baik. Pelajaran kedua. Besok, 200 anak yatim lu gue sebar ke panti beda-beda kota. Biar lu + Dina nggak pernah ketemu mereka lagi. Itu lebih sakit dari pisau kan?" Arka ngepal. "JANGAN BERANI!!" "Terlambat, Ark." Drone pergi. Suara motor kabur.
307 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kau Bawa Pergi

Cinta yang Kau Bawa Pergi

"Ya, nggak apa-apa." Selesai makan Barra mengajak Delia mampir di sebuah yayasan yang khusus menampung anak-anak yatim pintu dan anak terlantar. Atau bayi yang dititipkan oleh orang tuanya dengan alasan tak sanggup lagi membiayai karena sudah terlalu banyak beban. Baru saja turun dari mobil, mereka mendengar keriuhan suara anak-anak yang bermain dan menangis.
10182.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai pondok yatim
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status