Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memories of Jonathan & Emily

Memories of Jonathan & Emily

Memori. Satu kata yang tak akan pernah lekang oleh waktu. Seperti kata pepatah; setiap ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Yang tersisa hanyalah kenangan. Sebuah kenangan indah yang pernah terukir bersama dengan orang tersayang. Kenangan yang akan selalu tersimpan dalam sanubari, bahkan sampai ajal menjemput. Kenangan yang menjadi penopang seseorang, hingga mampu berdiri tegar menjalani hidup seperti sedia kala.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai poppies lane memories
Baca
+Pustaka
Memories in High School

Memories in High School

Tak membutuhkan waktu lama, akhirnya mereka telah sampai di mana teman-teman mereka yang lain berkumpul, yaitu di samping tembok pembatas antara parkiran dan jalan raya. Tanpa sepengetahuan mereka semua, ternyata ada salah satu sahabat Yesaya yang memvideokan aksi mereka. Seorang perempuan berusia delapan belas tahun, dengan rambut sepunggungnya menyunggingkan senyuman saat melihat video yang direkamnya telah dikirimkan kepada salah satu guru BK. "Rasain kalian semua, main-main sama Alastar. Jadinya dihukum deh," gumam gadis itu pelan, disertai dengan senyuman licik yang mengembang di wajah cantiknya.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai poppies lane memories
Baca
+Pustaka
The Memories (BAHASA)

The Memories (BAHASA)

"Nggak bisa aku bayangin kamu pake rok, Mas." Gelak tawa pecah di sana. Bahagia. Itu yang mereka rasakan saat ini. Perjalanan mereka telah sampai di ujung yang lain, pintu kehidupan lainnya bersiap untuk dibuka. Semua ini memang berawal dari kenangan - kenangan kurang menyenangkan di masa lalu. Tapi bersama, mereka merajut memori indah mereka sendiri dari sini hingga ke masa depan. Sekarang, dan selamanya.
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai poppies lane memories
Baca
+Pustaka
Alur Baru Sang Selir Ketiga

Alur Baru Sang Selir Ketiga

Tanpa aroma yang kuat, hanya kesunyian yang elegan. Beberapa langkah dari sana, di area yang kurang terawat, poppy merah tumbuh liar. Warnanya menyala, kelopaknya tipis dan tampak rapuh, namun berdiri tegak meski angin sore berusaha menekannya. Keras kepala, berani, hidup. Rhys menunduk tanpa sadar, tangannya pertama-tama menyentuh camellia. Dingin. Tenang.
92.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai poppies lane memories
Baca
+Pustaka
Our Sweet Memory

Our Sweet Memory

Beruntungnya, saat sudah tidak berdaya, papinya datang menolong Keira kecil. "Ayis nggak bisa bang, om Rian yang ahli bedah otak pun nggak mungkin bisa hapus memori itu, bang. Ayis akan lakukan apapun, asal jangan itu, bang. Ayis minta maaf. Ayis hampir gila hidup dengan rasa bersalah ini, bang." kata Ayis, panggilan kecil Irish lirih sekali. Buna yang melihat momen itu menangis. Perih rasanya melihat kedua anak yang pernah dikandung nya bertengkar seperti itu.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai poppies lane memories
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Tidak heran dia begitu populer ‘kan? Tiba-tiba aku melihat seseorang di ujung lorong ini yang sudah mulai sepi. Dia baru saja dari tangga dan menuju ke lorong ini. Sepertinya,.. entah kenapa aku merasa pernah mengenalnya. Atau setidaknya melihatnya. Aku mencoba menyipitkan mataku yang rabun jauh 0,5 ini.
9.74.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai poppies lane memories
Baca
+Pustaka
Valentine & Memories

Valentine & Memories

Melisa meneteskan airmata. "Zyan," katanya pelan tidak memiliki kekuatan sama sekali. "Kau disini," katanya lagi dan Zyan hanya mengangguk. Dia mengecup tangan Melisa. "Cepat sembuh Mel," bisik Zyan dan Melisa tersenyum lembut. ***** Zo menghisap rokoknya di taman rumah sakit, dia benar-benar tidak habis pikir dengan apa yang sudah terjadi. Tiba-tiba ponselnya berdering menampilkan panggilan video oleh Zia adik Zyan.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai poppies lane memories
Baca
+Pustaka
Walk On Memories

Walk On Memories

Sennie menimpali. Xavia tersenyum manis, “Sorry, lupa ngenalin. Ini Adelard, Sennie. Dan Adelard, ini Sennie, temen sekolah aku dari Lit High School.” Sennie mengulurkan tangannya dan disambut oleh Adelard membuat Sennie senang. “Senang kenalan sama lo, Sennie.” Ucap adelard sambil tersenyum manis. Sennie menahan diri untuk tidak bertingkah aneh di depan Adelard.
9.714.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai poppies lane memories
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
Bella
Selanjutnya aku juga sudah melakukan kelalaian, tanpa sengaja aku kembali mengupload bab 37 dengan isi cerita yang sama. Aku ingin meminta maaf pada semua pembaca Walk On Memories. Setelah membaca bab 75, aku harap pembaca langsung membaca bab 76. Saat ini aku sedang mengajukan penghapusan bab 37~
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
LILY

LILY

ucap si penelepon. “Hmm ... ini siapa?” tanya Lily dengan mata yang masih mengantuk. “Kamu habis bangun tidur?” tanya si penelepon. “Ini sebenarnya siapa?” gerutu Lily. “Hmm ... ini saya Bara,” jawab Bara. “Bara?” ujar Lily dengan mengkerutkan dahinya. “Apakah setelah keluar dari rumah sakit kamu lupa ingatan?” tanya Bara.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai poppies lane memories
Baca
+Pustaka
Pembalasan sang Istri Tertindas

Pembalasan sang Istri Tertindas

"Gawat, gawat." "Ada apa?" tanya Janice dengan bingung. Ivy menjelaskan, "Kalau Poppy masih punya kartu memori itu, pasti isinya banyak sekali. Dulu ponsel nggak ada memori yang begitu besar, semua foto dan video yang kami ambil ditaruh di kartu memori itu. Kalau mau lihat, tinggal keluarkan dari sana."
9.4937.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.2K kali sebagai poppies lane memories
Tampilkan Ulasan (193)
Baca
+Pustaka
namanya
serius ini ga ada lanjutannya? mba penerjemah.. tolong lanjutin lagi ya updatenya kalau ada.. sapa tau penulis aslinya trus hidup lagi gitu... kalau menurutku novel ini masih ter the best deh di GN ini. jadi sayang kalau berhenti ditengah jalan gini... tinggal dikit kayanya... plis lanjut lagi yuk..
Jesi Sanctuary
Kak Danira, ini bener-bener plotwist, lovee banget! Izin promosi yaa kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Baca Semua Ulasan
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status