The Princess Of Mafia
Alinka menarik senyumannya, ia menatap ke arah Xander.
“Luar biasa, Princess.” Xander mengacak rambut Alinka pelan.
“Bersihkan sesuai keinginan kalian,” ucap Alinka pada anggota Black Tiger yang menyaksikan hal tersebut.
Alinka memasukkan kembali pistolnya ke dalam saku jaket, merapikan jaketnya dengan tenang—seolah tidak pernah terjadi apa-apa. Xander menggenggam tangan Alinka, mereka berjalan kembali menyusuri lorong gelap, satu per satu tangga mereka lewati dengan mudah. Tak menunggu waktu lama, mereka telah sampai di area belakang taman markas utama. Kelap-kelip lampu hias menyinari permukaan wajag mereka. Alinka tersenyum senang, ia menarik napasnya lega.
Hot Chapters