Nala dan Mas Juragan
Mulai dari mawar merah hingga anggrek bulan yang eksotis, semuanya tertata rapi di sana.
Berhubung hari ini adalah hari Jumat, dan warung ayahnya tutup, Nala memilih untuk menyibukkan diri dengan bunga-bunga yang ia tanam sendiri dan ia rawat sepenuh hati. Hari ini ia hanya menyiramnya, dan memetik daun-daun yang sudah busuk. Usai menuntaskan urusannya dengan tanaman-tanaman itu, Nala melangkah masuk ke rumah. Ia meraih ponsel yang tergeletak di meja dan seketika senyumnya terbit begitu melihat sebuah pesan masuk dari Hanggara. Bukan sekadar teks, laki-laki itu mengirimkan sebuah foto yang memperlihatkan deretan tanaman hias yang tertata rapi di dalam pot-pot cantik. Ada monstera yang daunny
Hot Chapters