Dua Tuan Tampan
instruksi Maya, yang wajahnya sudah berkeringat meski riasannya masih sempurna.
Raina mengangguk, mengambil nampan berisi piring-piring kecil berisi crème brûlée dengan hiasan karamel artistik. Meja VIP lima terletak di tengah ruangan, dekat dengan panggung utama tempat sebuah lukisan abstrak besar terpampang, siap dilelang. Saat ia mendekat, jantungnya sedikit berdebar. Di sanalah, duduk di antara beberapa pria berjas lain yang tampak tak kalah penting, adalah Arjuna Dirgantara.
Hot Chapters