Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Kata Senja pelan yang dibalas Sedia dengan cengengesan. Petikan gitar pun mulai mengalun dan kasih mulai membacakan puisinya. Sore hari ini hujan kembali mengunjungi bumi Heran bahkan sudah jatuh berkali kali namun masih saja kembali Untuk sore ini ku harap hujan tinggal sedikit lebih lama Entah kenapa namun aku suka Yah tapi jangan terlalu lama, nanti penduduk bumi murka Oiya hujan kamu tahu tidak tuan diseberang sana?
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 154 Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Kini, tinggal Christopher, wakil presiden dari Perkumpulan Puisi Ibu Kota, ahli kaligrafi dan lukisan Matt, serta para saksi, Senja dan Leia. Ketika giliran Leia tiba pada hitungan keseratus, ia terlihat tersandung. Ia melirik Senja dengan alis sedikit mengerut. Pada hitungan angka tiga, Leia kesulitan. Semua puisi yang berkaitan dengan angka tiga yang ia ingat sudah dibacakan. Setelah beberapa saat berpikir keras, ia dengan enggan melafalkan, "Sinar matahari menghangatkan musim semi ketiga, bunga-bunga bermekaran di hamparan merah sejauh ribuan mil." Setelah selesai, ia menghela napas lega.
3.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 84 Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

Siapa gerangan yang berhak bersanding denganmu? Aku hanyalah Senja yang selalu takut mendekatimu... Berharap ketika kau membenciku... Pantaskah aku memperjuangkanmu? Puisi sang Senja yang sedang merindu. Ia tulis di sebuah kertas dengan pena pemberian raja sewaktu ia mengikuti sayembara puisi untuk sang putri. Ia sangat dekat dengan raja tapi tidak tahu maksud kedekatan itu karena memiliki perasaan dengan sang putri. Sayembara itu hanyalah hadiah berupa uang bagi rakyat jelata sepertinya. Ibunya menjadi dayang. Ayahnya menjadi Prajurit. Sedangkan dirinya hanya bisa membantu kedua orang tuanya jika ada bantuan. Kalau ditanya hobi, ia memiliki hobi memandang sang putri. Sementara cita-citanya
105.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 160 Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

Entah apa yang telah terjadi, perasaan untuk berhenti dan mengundurkan diri sering datang akhir-akhir ini, kadang merasa sulit, kadang tidak tenang, kadang merasa bersalah dan perasaan buruk lainnya yang mengganggu dan mengusikku. Sore itu cuaca terlihat, dengan cepat aku menyelesaikan pekerjaanku, ingin rasanya cepat pulang lalu pergi ke pantai untuk menikmati senja, senja yang selalu kurindukan sejak pertama aku menginjakkan kakiku di tempat ini, di mana aku bisa menikmati kesendirianku tanpa seorang pun
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 60 Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

“Apa kau sungguh nyaman berada di sini? Sepertinya kau sedang menulis sesuatu. Apa itu?” “Hanya sebuah puisi.” “Benar juga. Kau kan sekali mendapat penghargaan puisi. Apa yang kau tulis? Bolehkah aku melihatnya?” “Ya. Silahkan.” Loen kemudian mendekatinya dan sekarang dirinya melihat kertas yang bertuliskan sebuah puisi. Kata-katanya mengandung metafora yang cukup membuatnya terkejut dan seketika mencoba untuk bersikap seperti biasanya tanpa memperlihatkan apa yang kini sedang dialaminya. Damian yang melihat Loen cukup serius membaca karyanya itu, tidak lama kemudian dirinya tersenyum menyeringai tanpa diketahui oleh Loen. Setelah dirinya selesai membaca puisi tersebut, Loen kemudian mundur
5.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 156 Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Kalian tahu apa arti senja untuk kehidupan? Ya senja bagiku adalah dikala sesuatu yang bahagia tiba-tiba berubah menjadi duka. Semua orang menyukai senja dan semua orang selalu menunggu datangnysa senja. Namun tidak bagiku, aku tidak menunggu bahkan mengharapkan senja. Karena senja untuku adalah sebuah petaka yang dimana aku harus menyelesaikannya seorang diri.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
Rahasia Senja

Rahasia Senja

_"Harusnya, kamu tidak ikut campur. Semua jadi runyam!"_ ~~~ Senja spontan menutup matanya, mengantisipasi siraman yang akan datang. Aroma manis dan lengket dari minuman itu sidah tercium. Tapi ia tidak merasakan apa-apa. Mata indahnya itu membuka, perlahan, dan mengintip sedikit demi sedikit. Senyum itu, membuat mata Senja benar-benar terbuka lebar.
9.97.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 147 Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
SEBUAH PENGHIANATAN

SEBUAH PENGHIANATAN

Angin yang berhembus pun membisiku dengan lembut lalu mengatakan bahwa ia (angin ) tak ingin melihatku hidup dalam kesengsaraan lagi. Sebelum senja pamit, ia (senja ) hanya mengatakan bahwa aku harus bahagia menikmati hidup ini sambil membesarkan anak semata wayangku ketika ia sudah lahir ke dunia ini. Kata senja, ia (senja )masih ingin lama bertamu namun malam akan segera tiba mengantarkan pancaran cahaya rembulan dan bintang dilangit, agar aku tak bosan saat kesunyian malam datang untuk menemaniku.
109.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 230 Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya di kamar ini ia bisa menunjukkan sebenar-benar dirinya, tanpa seorang pun tahu yang ia pikirkan bahkan rasakan. Jalinan air dan bumi, semakin merapat hingga tak ada celah untuk tak membasahi setiap benda yang terusap. Hadirnya selalu mampu memaksa Senja mengingat jejak lapuk yang kusut namun sulit untuk surut. Selalu ia nikmati meski pahit, selalu nagih seperti kopi dalam gelas gelatik yang ia genggam. Bersama tegukan dari bibirnya mengalir rindu menyesap hingga ke hati. "Senja, hujan." Bibir itu bergetar menahan dingin. Ia melipat tangan di depan dada seraya mendekap jaket yang terlihat lebih besar dari ukuran badannya.
3.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 103 Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

TUT Sambungan terputus, Redita menghela nafas panjang. Matanya memanas, hatinya kembali pedih. Kenapa setiap kebahagiaan yang ia cicipi hanya bertahan sementara? Apakah benar ia tidak pantas bahagia? "Selamat tinggal, terima kasih banyak!"
9.9265.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.3K Beses bilang puisi 3 bait tentang senja
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status