Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Orang-orang yang tadinya masih tersenyum kini mendadak terdiam, merasakan kesedihan yang menyusup begitu dalam melalui setiap petikan senar berdarah itu. Dan kemudian suara Dalia terdengar, melantunkan puisi ciptaannya. "Pernah mekar di awal semi, harum bagai meihua, dipuji, dipuja, diinginkan oleh dunia. Namun cahaya mentari perlahan pudar, tinggallah kelopak rapuh menanti senja. Hari-hari mencabut satu demi satu, permata berharga luruh dari genggamannya.
9.856.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
nanadvelyns
Halo, para readers terkasih. Terima kasih banyak. Tanpa kalian dan editorku terkasih pula, Dalia tidak akan tersaji dengan lebih banyak warna. Dengan dukungan kalian pula, penulis berhasil membawa Dalia pada juara satu small writing contest dan menjadi top winner(。ノω\。)♡♡
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Baca Semua Ulasan
Biarlah Kita Berakhir di Sini

Biarlah Kita Berakhir di Sini

Lea memungut jimat keselamatan yang sudah basah. Aaron tidak tahu, di dalamnya tersembunyi secarik kertas kecil yang diam-diam Lea selipkan. [Semoga Aaron selalu aman, bahagia, dan segalanya berjalan lancar.] Namun, tulisan tangan itu telah luntur terkena air. Bentuk aslinya sudah tak terlihat lagi. Rasa amis dan anyir langsung memenuhi tenggorokan, Lea menahan air mata dan memaksa menelannya kembali.
39.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Bukan Teman Tapi Sekamar?

Bukan Teman Tapi Sekamar?

“Namamu bagus sekali, memang cocok dengan orangnya. Begitu berkilau, bersinar dan indah. Senja, adalah cahaya yang menyinari bumi, sisa-sisa matahari yang akan tenggelam dan terlihat begitu memukau. Apa kau tidak sadar jadi peserta paling tampan, paling unggul dan paling menawan dari pria yang lainnya?” Manda sedang menghibur atau sedang menyanjung-nyanjungkan Senja? Pria itu bisa saja jadi besar kepala.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 775 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

"Saat jumpa pertama engkau beri hatimu relungnya rona pagi cerah musim semi Saat jumpa kembali engkau sampaikan seuntai kata baranya laksana musim panas tak terlukiskan Ketiga kalinya engkau beri tanganmu dalamnya tersembunyi musim rontok daun berguguran Terakhir kalinya berjumpa lewat mimpi singkatku dalam mimpi terdapat gumpalan angin musim dingin." Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu...
1015.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

“Jingga di ujung senja// Jingga di ujung senja/ bersinar semakin redup/ Memudar berganti malam yang turun seperti kabut// Dalam penantian senja yang tak tahu/ Apakah ada ujungnya// Di atas cakrawala/ Jingga di ujung senja/ Melupakan kisah di ujung senja//” Tidak beberapa lama Resti lihat di stori Whatssapp, Rikka bikin status , “Puitis!” Resti tertawa puas. Resti tahu bahwa Rikka membalas status Resti di f******k dan membuat story di Whatssapp.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Namun sudah kucukupkan sampai di sini saja, aku akan pergi meninggalkan semua kenangan tentangnya, membuka lembaran baru di mana hanya ada aku dan Nohan, warisan paling berharga darinya, buah cinta kami berdua. Semburat senja mulai menampakkan pesonanya di Pulau Merah. Nohan sedang berkemas pulang bersama Uti dan Kakungnya. Kuambil gawai, lalu mengambil beberapa foto berlatar pesona senja. Lalu mengetik sebuah puisi sebagai caption di sana. ELEGI SENJA Perih itu Menembus benteng-benteng kulit ari Hingga lebur pada jangat kulit diri
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Terserat dalam jalang tak berujung dan Tenggelam di tengah lautan tak bertepi Dingin dan sunyinya malam selalu menyudutkan dalam tangis Manis pahitnya hidup membuatku bimbang dan resah Aku benar-benar terpuruk dalam keterpurukan yang panjang Kesedihan memenuhi setiap anganku Bait ketiga air mata Aira luruh tak terduga. Nyaris bersamaan dengan hati yang kepalang sakit mengingat setiap masa akan lara. Mungkin bagi manusia biasa puisi hanya sebagai siloka semata, tak bermakna apa-apa hanya sebagai retoris belaka. Pikiranku dipenuhi dengan awan mendung yang gelap Semakin lama semakin kuingin menjauh, pergi dan lari
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Bahtera di dada harapan Saat hiruk pikuk merengkuhku di belantara Kita hanya sebatas rasa yang tak pernah di anggap ada Mungkinkah gugup tak berdaya menjadikan gigil terbalut kasihmu nan manja Di ranting-ranting cemara kering, se ekor burung camar bertengger tuk nikmati pawana Ia tahu ranting itu rapuh merana Bergeser tubuh untuk menarikan cinta Pada kenikmatan senja Dawainya mata Camar kepakan ekor dan sayap Selalu menarik pasangan lelap Menata akan suatu harap Namun ia bentuk elegi buana sebagai sajian tarian kirap Sampai tariannya sering ancap Kerap ia menerjang hilap Sebagai karunia kasihnya membulat genap Berangan gerak riang penuh harap
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Malam semakin larut Dingin menyentuh kulit Ingin rasanya hati menjerit Sembari memandangi burung yang terbang di langit Bintang bertebaran tiada dapat dihitung Sungguh kita sangat beruntung Akan keindahan malam nan sepi Memberikan kenikmatan cahaya manjakan mata ini Dua bait saja sudah membuat perasaan plong. Coretan kecil mampu hilangkan kejenuhan. Tak lama daun pintu kamar diketuk. Dina memanggilku agar membukakan pintu. Berdiri dan bersegera membukanya.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Ah, ya, senja. Keindahannya merupakan ketidakpedulian dalam kesabaran yang diam; sebuah ironi dari keapatisan. Tapi begitu, pasti ada alasan sesungguhnya, alasan di balik segala alasan. Alasan apa dan mengapa.” “Entahlah. Aku tidak begitu memikirkan hal romantis itu. Bagiku, senja adalah maha seni kehidupan: sebuah gerbang pembatas antara cahaya dengan kegelapan yang selalu membuka dan menutup di waktu yang sama.” “Bung benar. Senja adalah maha seninya kehidupan. Dan seni itu adalah cinta yang menyeluruh.” “Apa yang kau tahu tentang cinta?”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai puisi 3 bait tentang senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status