Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

tanya Geisha. Dimas menggigit bibirnya rapat-rapat, tetap bungkam. Cindy mulai terisak pelan. "Kenapa?" Suara Geisha mulai gemetaran. "Ibu ini ibu kandung kalian! Ibu mengandung kalian selama sembilan bulan, bertaruh nyawa demi melahirkan kalian! Ibu yang menyusui kalian pertama kali, mengajari kalian mengucapkan kata pertama, melangkah untuk pertama kalinya! Ibu bekerja keras karena ingin memberikan kehidupan terbaik untuk kalian! Sebenarnya apa salah Ibu sampai kalian begitu membenci Ibu ... hingga tega pakai serbuk sari untuk membunuh Ibu?"
10.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Baca
+Pustaka
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

Istri Oding semakin terkejut begitu melihat sosok suaminya tergeletak di atas tempat tidur, bersimbah darah dengan pisau belati menancap di perut. ~Selesai~ ---------------------------------- o0o ---------------------------------- THE CHANCE OF LIFE Written by David Khanz ---------- o0o ---------- Hujan masih belum mau berhenti sejak pagi tadi. Rintiknya menyapa disetiap kehidupan bernafas di permukaan bumi. Memberikan secercah harapan kaum bertangkai untuk bisa tetap bertahan mempersembahkan zat titipan dari Tuhan bagi makhluk berparu. Memenuhi setiap helaan rongga pernafasan yang kian sesak berebut dalam kepulan asap-asap hitam dari corong knalpot berbagai kendaraan yang berlalu-lalang di
8.512.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Baca
+Pustaka
Jalan Hidup Kita

Jalan Hidup Kita

"Apa kau tahu, di tempat lain seseorang berjuang untuk tetap hidup! Setiap hari dia harus menjalani pengobatan menahan setiap rasa sakit hanya demi melihat matahari terbit esok hari dia bersedia melewati itu semua!" Setiap ucapan Mia adalah cerita dari hidupnya, "Kau anggap apa nyawa seseorang itu, mempermainkan nyawa seperti ini?! Kau sama sekali tidak berhak!" Tangis Amayra semakin keras, dia berlutut, menyesali diri karena hampir saja melakukan sesuatu yang bodoh. Mengakhiri hidup sama dengan melarikan diri. "Hargailah kehidupanmu saat ini, kalau mereka yang disisimu menghilang tidak akan ada kesempatan kembali."
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Baca
+Pustaka
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Sambil terisak Umi melantunkan ayat, Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah Irji'ii ilaa Rabbiki raadhiyatan mardhiyyah Fadkhulii fii'ibaadii wadkhulii jannatii (Qs. Al-Fajr : 27-30) Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah dengan hati lapang lagi diridhai Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaku Maka masuklah ke dalam surga-Ku.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Baca
+Pustaka
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

detik semakin mencekam pak hitam semakin menatap dengan tatapan yang penuh arti, keringat dingin mulai membasahi tangan ku, kenapa semakin sesak isi dada ini, suara pak hitam yang sangat wibawa membuyarkan degup jantungku, "ojo onok seng lungguh, wong gak ngerjakno tugas kok katene lungguh, pr mung limo ae ra kerjakne" (jangan ada yang duduk, kalian tidak mengerjakan tugas, tugas hanya lima soal saja kalian tidak mengerjakan). ucapnya pasti, kami segera menuju ke tempat duduk kami mengambil buku dan alat tulis kami, satu persatu dari kami segera mengambil posisi, tanpa duduk kami mengikuti pembelajaran matematika hari ini, dengan memaksa sedikit untuk berkonsentrasi aku mencoba tidak menghir
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Baca
+Pustaka
Kehidupan Fotografiku

Kehidupan Fotografiku

Aku pun turun dari mobil dan menghampiri Willy yang baru saja turun dari mobil sopir penggantinya. Willy tidak terburu-buru masuk. Dia menarikku ke sebuah paviliun di depan pintu, menyodorkanku sebatang rokok, lalu bergumam seolah bicara pada dirinya sendiri, “Seenak apa pun makanan, kalau dimakan terus pasti akan bosan. Secantik apa pun wanita, kalau ditiduri terus pasti akan bosan juga.” Aku benar-benar bingung, tapi aku tetap diam menunggunya melanjutkan.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Baca
+Pustaka
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Pada selembar daun Angin memberinya tiupan Mengalirkannya pada setiap berkas cahaya Bayang-bayangnya adalah keteduhan Hingga selembar daun itu bertemu kelopak bunga Kumbang kan datang menyatukan Menabur benih untuk membangun Pilar-pilar yang menyangga kehidupan Daun jatuh di atas rerumputan ketika semut-semut melindungi tubuhnya dengan tanah. Mereka enggan tertiup angin. Tak sadar, mulutku bergerak menyanyikan nyanyian jiwa, membuat setiap mata yang duduk di atas bangku hitam itu termangu. Aku tak yakin suaraku merdu. Aku hanya menyanyi karena aku salah satu yang membawa nyanyian itu. Sementara, pada mata lelaki itu, Gavin, aku bercermin dan melihat guratan siluet di pipi kiriku. Jam pasir y
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Baca
+Pustaka
Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Sosok indah itu tak terlihat jelas lagi, tetapi dia tidak berani berkedip karena takut air matanya akan mengalir . Saat dia sering membaca buku di umur belasan, ada sebuah puisi yang paling dia ingat. Lebih baik tidak pernah bertemu, maka tidak akan ada cinta, tidak akan saling kenal, tidak akan ada rasa rindu. Pada saat itu, dia berpikir bahwa menjalani tahapan-tahapan dalam hidup seperti kelahiran, usia tua, penyakit, kematian, cinta dan benci, pertemuan dan perpisahan, adalah unsur-unsur yang memberi arti dalam kehidupan di dunia ini.
9.5959.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.7K kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Tampilkan Ulasan (255)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Its me Chika
Endingnya sebenernya bukan sad ending di Jihan dan Wina.. mereka meninggal krn memang umur mereka sdh tua (meski umur mereka gak sampai Lansia). Jihan meninggal krn penyakitnya dan wina meninggal krn depresi krn jihan meninggal.. mereka bahagia dg rumah tangganya meski gak smpe kakek nenek umurnya.
Baca Semua Ulasan
Ranjang Kehidupan

Ranjang Kehidupan

Semua beralih pandangan menuju tukang nasi goreng. Tukang nasi goreng berkata serius, empat pemuda itu memperhatikan dengan saksama. “Hidup itu adalah masalah,” katanya dengan penuh wibawa, “hidup akan selalu ada masalah yang datang, dan jika ada masalah,” tukang nasi goreng sengaja menggantung kata-katanya, “makan nasi goreng super adalah jalan kuncinya.” “Jangkrik, kirain serius!” Alfin mencak-mencak tidak terima.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Baca
+Pustaka
BIANGLALA KEHIDUPAN

BIANGLALA KEHIDUPAN

Dania mengangguk, ia pun melangkah dengan penuh semangat dan percaya diri. *** Hidup terkadang memang terasa tidak adil dan jauh dari apa yang kita harapkan. Tetapi, jika kita bisa menerima semua dengan keikhlasan dan kesabaran semua akan berbuah manis. Apa yang kita tabur itulah yang kita tuai. Apa yang kita lakukan adalah cerminan diri, semua akan berbalik kepada kita. Hukum karma itu ada, dan pasti akan berlaku.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai puisi 5 bait tentang kehidupan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status