Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Entah itu suami dengan istri, atau dengan anak anaknya. Lantunan puisi Raidi Tuhan... Betapa aku sangat bahagia Berada di tengah mereka Berbagi kisah bersama Di kegelapan malam Tuhan... Jangan biarkan kebahagiaan ini berlalu Ku tak ingin ada pertengkaran Atau apa pun yang bisa merusak kebahagiaan ini Senja kini menyapa dalam kehangatannya. Seorang gadis yang sangat sederhana sedang menikmati indahnya sore hari. Dia bosan di rumah, akhirnya dia memutuskan untuk keluar jalan jalan.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai puisi bahagia
Baca
+Pustaka
Bahagia Usai Ditalak

Bahagia Usai Ditalak

Perlahan tangan perempuan tersebut mengelus anggota tubuh yang belum membesar itu. Aku nangis bahagia, Tuan. Akhirnya dirahimku tumbuh kehidupan," kata Amara pelan. Kean langsung tersenyum sumringah, ia memilih ikut mengelus perut sang istri. "Berarti kamu nangis bukan karena gak mau hamil, tapi karena terlalu bahagia." Amara menganggukan kepala lalu mengerucutkan bibir saat menatap sang suami.
7.384.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai puisi bahagia
Baca
+Pustaka
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi bahagia
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Bahkan bannya sudah diganti baru, aku senang, sangat sangat senang, apakah tuan Hasan yang sudah memperbaikinya? Memikirkan hal itu aku begitu gembira, perjalanan ke sekolah tidak terasa melelahkan, senyum bahagia tak bisa kutahan dari bibirku. Perasaan apa ini? Sepanjang hidupku yang akan mencapai usia delapan belas tahun ini, tidak pernah aku merasakan rasa seperti ini, aku merasa berada pada titik puncak kebahagiaan. Bahkan sepanjang jalan aku meluapkan kebahagiaanku dengan bersenandung lagu favoritku, lagu Titi DJ, 'bahasa kalbu'
1084.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai puisi bahagia
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Nainamira
terima kasih untuk kakak pembaca yang Budiman, yang setia mengikuti kisah Aina dan Hasan. sudah tamat di 263 bab ya ... ikuti novel baruku yang berjudul " misteri cinta di lokasi KKN" gak kalah baper loh ...
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah Takkan diriku jengah Berharap semua 'kan indah Selesai menulis Raya kembali berbaring. Perasaannya mulai kacau. Ia kembali terbayang wajah tuan muda. Sejurus kemudian pintu kamar kembali terbuka. Seorang teman dengan napas terengah memintanya bersiap dan segera keluar kamar untuk mengikuti lomba berpuisi. Raya sangat bingung, tetapi belum sempat bertanya gadis itu telah berlalu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai puisi bahagia
Baca
+Pustaka
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

Senja Kututup senja ini dengan penuh kebahagiaan Allah telah mengisi hidup ini dengan penuh liku Bahagia, ataupun kesedihan Mereka hadir memberikan arti dan pembelajaran penting Masa lalu cukup menjadi kisah Hari ini kita jalani lebih baik Esok insya Allah akan menjadi berkah. Beginilah kisah hidup perjalanan Lestari.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai puisi bahagia
Baca
+Pustaka
Adikku Ingin Jadi Artis

Adikku Ingin Jadi Artis

"Harta yang paling berharga adalah keluarga Istana yang paling indah adalah keluarga Puisi yang paling bermakna adalah keluarga Mutiara tiada tara adalah keluarga Selamat pagi Emak Selamat pagi Abah Mentari hari ini berseri indah Terima kasih Emak Terima kasih Abah Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti "
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai puisi bahagia
Baca
+Pustaka
BAHAGIA SETELAH BERPISAH

BAHAGIA SETELAH BERPISAH

Bahagia Setelah Berpisah 97. ** PoV Yuni. Mas Irsyad memberi kejutan manis padaku dengan mengajakku pergi ke negara Ginseng. Katanya berlibur di sana lebih dekat dan kami bisa memanfaatkan waktu berdua. Sepanjang perjalanan aku menyandarkan kepalaku di bahunya. Dia menautkan jari jemari kami. "Kamu bahagia, Yun?" tanya nya. Aku tetap menyandarkan kepalaku sambil mengangguk.
10124.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai puisi bahagia
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Zayn merintih kesakitan sambil merengek, "Istri dan ibu tiriku nggak bisa diandalkan. Hanya ibu yang menyayangiku. Maafkan aku, Bu. Aku menyesal. Kumohon, bantulah aku dan Jihan. Kami sudah nggak punya yang lagi." Aku tidak berkomentar apa pun, lalu menutup telepon. Arya, Kevin, dan Laura memanggilku. Hari ini adalah perayaan ulang tahunku ke-58. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap aku selalu merasa bahagia. Ya, aku akan bahagia.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai puisi bahagia
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Sebab itu, Shu Yi dan Xirou memakai cadar saat ini. "Kalau begitu kami ikut lomba puisi saja," cetus Xirou. Panitia meminta mereka duduk. Diberikan waktu sepembakaran dupa untuk menulis puisi dengan tema kebahagiaan. Shu Yi berusaha mengingat hal paling menyenangkan dalam hidupnya tetapi yang muncul justru wajah pangeran Qin ketika membawanya naik ke atap paviliun Youya. Mereka berciuman panas di bawah sinar rembulan.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai puisi bahagia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status