Suamiku yang Perkasa
“Di atas pohon tua yang dihiasi tanaman merambat kuno dan burung gagak malam yang terbang.
Di bawah jembatan kecil di pondok terdekat, sebuah sungai mengalir.
Itu tertulis di seluruh wajahnya yang cantik, sehingga dia begitu asyik dengan puisi ini! Tanaman merambat kuno, pohon tua, burung gagak, jembatan kecil, aliran sungai ... Semua itu adalah kosakata sederhana, tetapi memberikan konsepsi artistik yang mendalam jika digabungkan.
Kalimat terakhir — 'Jauh dari rumah adalah yang patah hati!' – terdengar menyedihkan.
Puisi yang brilian!
Puisi yang tak tertandingi!
Debra gemetar, saat dia melirik Darryl beberapa kali.
Bab Populer