Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Tanpa kubaca isinya, aku penasaran mengenai titi mangsanya. Kuscrool sampai bawah, tak ada titi mangsa. Di sana hanya tertulis, Gadisku Beraroma Dupa - Ida Ayu Ambarukmi. Siapa itu? Apa Mas Ichsan juga memiliki kehidupan lain di dunia maya? Cepat-cepat kukembalikan kursor ke atas, berniat membaca postingan itu. Sebuah puisi berbentuk paragraf dengan kalimat lugas dan minim majas. Kaff pernah bilang, yang seperti itu namanya senandika.
106.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 235 Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Aku merasa seperti orang spesial di sini. “Gimana, enak?” tanya Cakra. “Lumayan.” Aku mengangguk-angguk. “Meskipun mini, tetapi sejuk.” Cakra tersenyum. “Ini kendaraan unggulan kerajaan. Hasil produksi anak-anak kota ini. Nama kendaraannya Gimbil.” “Hah? Gimbil?” aku mengangkat alis. “Ya ….” “Kalau di bumi, ada kosa kata yang hampir mirip, yaitu gimbal. Gimbal adalah keadaan rambut yang membumbung karena jarang mandi atau jarang disisir.”
1022.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 672 Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
Terjerat Cinta Sang Barista

Terjerat Cinta Sang Barista

Mengintip dari balik bahu Andrea, ia mengetahui bahwa buku yang menyita perhatian gadis itu adalah kumpulan puisi Kahlil Gibran, seorang penyair yang terkenal dengan gaya romantisnya pada zaman renaisans. “Menyukai puisi juga?” tanyanya retoris. “Kau menyukai banyak hal rupanya.” Andrea terkekeh, melirik dari balik bahu lalu lanjut membaca bagian belakang sampul. “Aku menyukai banyak genre. Walaupun aku lebih sering membaca novel romansa.”
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

tanya Alya “Iya, mandi hujan. Jadi, kita berlarian di tengah hujan, tertawa bersama dan lain-lain. Seperti biasa ketika kita bermain bersama dengan teman-teman, hanya saja ada air yang jatuh dari langit dan membasahi pakaian kita. Ibu mengatakan, itu yang di namakan mandi hujan. Seru tahu, ayo?” Alya hanya menganggukkan kepalanya, mendengar kata-kataku tadi. Setelah memastikan tidak ada kendaraan yang melintas di jalan, Aku langsung menarik Alya, berlarian di tengah derasnya hujan. Alya yang awalnya takut kalau seragamnya kotor, kini pikiran itu menghilang seketika. Alya berlari sambil berteriak sekencang-kencangnya. Pikiran tentang Zahir, kini lenyap diterpa hujan yang sangat deras. Emosi y
108.0K viewsOn holdIdinagdag sa Library 248 Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
KUBELI KESOMBONGAN TETANGGAKU

KUBELI KESOMBONGAN TETANGGAKU

Kenapa Bayu memandang ke rumahku dengan tatapan sendu? Aku jadi ingat cerita Mbak Dewi tentang gadis yang Bayu impikan. Entah kenapa sampai saat ini, Mbak Dewi belum berhasil menebak gadis yang anaknya cintai. Bayu seolah-olah memberikan teka-teki hingga sangat tertutup terhadap bundanya sendiri.
104.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 106 Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
Takdir Cinta Khairunnisa

Takdir Cinta Khairunnisa

Saat kusebut namamu di untaian doaku Hanya satu yang kuminta pada Rabb-ku Jadikanlah engkau Ratuku Dan bersemayam abadi di kalbu M. I. Hambali Berulang kali kubaca tiga bait puisi pada secarik kertas berwarna biru. Aku bisa memastikan kalau puisi itu Mas Iqbal yang membuat, karena di sudut kanan bawah tertera inisial namanya, Muhammad Iqbal Hambali. Gadis Berkerudung Biru? Siapakah dia? Aku bertanya dalam hati, penasaran dengan sosok berkerudung biru yang dimaksud dalam puisi tadi.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
(Gagal) CERAI?

(Gagal) CERAI?

“Istrinya cowok ....” Dia memotong ucapannya, membuatku semakin penasaran saja. “Cowok apa, Mas?” tanyaku semakin penasaran. “Cowok tampan dan gagah, nih, kayaknya.” Gombal, memuji diri sendiri bisanya. Mulutnya langsung manyun membalas ucapannya. “Kata orang, kalau muji diri sendiri itu nggak bagus. Kelihatan halunya, Mas,” sahutku.
10124.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.7K Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

katanya. Ia naik sedikit lebih tinggi. Satu meter. Dua meter. Angin di ketinggian itu lebih kencang, jubah tipisnya berkibar, dan dari sini ia bisa melihat seluruh halaman perguruan yang penuh rumput liar, atap aula yang berlubang empat, dan Cempaka yang berdiri di bawah menatapnya dengan ekspresi yang kalau bisa diartikan berbunyi, aku tidak terkesan. "Cempaka," kata Bagas dari ketinggian dua meter, "Kamu cantik seperti bintang di malam hari. Sayang kamu kuda."
558 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Di atas kertas, sebuah puisi yang ditulis dengan aksara rumput liar terpampang jelas. Ketika Mardi, Haidar, dan yang lainnya kembali sadar dan membaca isi puisinya, wajah mereka perlahan memerah, dipenuhi rasa malu dan marah. [ Memuji Jarum ] [ Seratus kali tempa, jadilah sebatang jarum, ] [ Terbalik terguling, menari di atas kain. ] [ Mata seolah-olah tumbuh di bagian belakang, ]
10270.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 7.0K Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Untuk terakhir kalinya Elena menatap sebuah ukiran dinding bertuliskan 'Cempaka Putih'. Elena menjatuhkan salivanya kasar di tanah. "Cuih. Tunggu pembalasanku! Kalian akan membayar semuanya!!"
959 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang puisi gombal
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status