Panggil Aku Aisyah
Viand Wahyudipanggil akuringkasan kisah aisyahkalung nama aisyahaisyah aqilah
-kebun teh-
Terkadang sendiri itu menyakitkan, apalagi jika memendam rasa yang cukup dalam. Aku bagaikan mawar hitam yang tumbuh dalam sebuah pekarangan, tiada satupun bunga yang mekar. Sehingga hanyalah kehampaan, serta kesedihan yang selalu menekan. Hati kecilku pun mulai berkata, seakan ada dorongan untuk memaksa agar diriku bisa cepat mendapatkan sang pujaan hati. Aku menyadari akan hal itu, tetapi dalam waktu yang dekat ini, sepertinya juga tidak mungkin. Namun aku akan tetap bersabar dalam menyikapi keadaan ini, karena dibalik derasnya hujan dan badai, pasti akan hadir sebuah pelangi.
Beliebte Kapitel