Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Aku Dan Kamu

Antara Aku Dan Kamu

"Impian kamu?" "Yah, impian yang udah sirna. Mimpi sebagai wanita berkarier kini hilang hanya karena keegoisan kamu, aku bukan hanya menjadi pajangan saat kamu bawa ke jamuan orang-orang berada tapi, juga seperti mayat hidup yang selalu diatur." "Diam, Naya!" suara Damian menggelegar dengan keras, tangannya sedikit lagi melayang menghantam pipi Naya. Namun, untungnya hanya menggantung di udara.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Ratu Tak Akan Jadi Babu

Ratu Tak Akan Jadi Babu

] [kangen kamu] Empat pesan berturut-turut masuk dan membuatku tak mampu menahan senyum, Mas Rian selalu bisa membuatku bahagia walaupun dengan hal yang sederhana. [Baru saja habis nidurin Rey Mas, aku belum tidur kok] Aku membalas pesannya dan ikut berbaring di samping Reyhan. [Nggak kangen aku?] Pesan kembali masuk dan aku menggigit bibir untuk menahan senyumku. [Nggak boleh kangen-kangenan, kan belum?] Aku sengaja menggantungkan pesanku. [Makanya dimajuin saja ya? Satu bulan bagaimana? Atau satu minggu]
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 539 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Karina kaget, tapi tak protes. “Ini... ‘Kopi Kangen’. Untuk rasa yang nggak sempat disampaikan, tapi tetap bertahan meski tak dibalas,” kata Randi. Makhluk-makhluk itu mencicipi. Perlahan. Gelas demi gelas. Wajah mereka... berubah. Wajah yang semula datar, mulai berkedut. Salah satu dari mereka menangis. “Kami… tidak pernah tahu... rasa ini. Kami mengira kami kuat. Tapi ternyata... kami cuma numpang lewat di rasa orang lain.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Cinta Kedua Kami

Cinta Kedua Kami

"𝘒𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘑𝘦𝘯𝘨, 𝘬𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘨𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢? 𝘪𝘺𝘢, 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵, 𝘬𝘢𝘯𝘨𝘦𝘯 𝘵𝘢𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬! " " Aku baik Yu, kangen banget deh,, kamu tinggal dimana sekarang?. " "𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘯
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Cowok yang Kukenal dari WA

Cowok yang Kukenal dari WA

Posting ah! 'Terima kasih cinta, telah meluangkan sedikit waktumu untuk datang ke rumah untuk melepas kangenku. Semoga akan ada 11 ke 2,3,4,5,6,7 dan seterusnya. #langgeninyaAllah #Aamiin' Klik, kirim!
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Kanuragan Jati

Kanuragan Jati

“Permisi, Kisanak.“ Wira menegur seorang petani yang tengah memanen kangkung di tepi rawa. Seorang petani dengan ikat kepala dan berbaju lusuh berdiri menegakkan punggungnya, “Ada apa, Kisanak?“ “Aku sedang mencari galihing kangkung. Apakah kangkung tertua di sekitar sini ada yang sudah menimbulkan galih?“ “Kalau batang kangkung tertua itu di sebelah sana.“ Petani itu menunjuk ke arah tertentu. Arah dimana Lonbur mendapati energi mistis yang kuat. “Tapi saya tidak tahu kalau kangkung di sana sudah ada galihnya apa belum. Karena tumbuhan kangkung itu jenis tumbuhan berongga,“ terang petani itu sebelum melanjutkan. “Kalau mau ke sana, lewatnya ke sana. Tapi harus sangat hati-hati. Karena masih
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Amuk iblis di tempat tak dikenali, kan ku tahan sepenuh hati, Semua demi bertemu kamu lagi, Wahai istriku, Janganlah berhenti berdoa dan berharap, jadikan malam sebagai waktu meminta-minta, Kepada yang maha kuasa, pencipta semesta alam, Jadikan aku kuat dengan doa-doamu, dan keberanianku, Semoga kita bertemu lagi, istriku yang cantik, Maafkan segala kesalahan kakanda, Semoga kita ditakdirkan bertemu lagi di seberang lautan sana. Erik tidak tahu definisi kata-kata manis, puisi buatannya tidak mengandung kata-kata manis yang membuat Linda senang, tetapi berisi makna pahit tentang perang dan perpisahan. Puisi yang cukup untuk merobek hati seorang istri yang ditinggal suaminya ke medan perang da
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

GERIMIS Gerimis ing latar omah Nelesi lemah garing Kaya-kaya ngece ati iki Ati kang tansah garing Ananging kui gur cerita lawas Dina iki Waktu iki Ati garing wes teles kebes Geting Geting karo gerimis kang gebyur ati iki Kang gawe uripku ruwet Kang gawe atiku ketar-ketir Gerimis metuk udan Udan metuk gerimis Lungo ninggalke lemah teles Meneng-meneng suket tukul ana ing kana Slirahmu sek tak getingi Slirahmu sek gawe awakku guyu Rasa-rasa mendung Maleh dadi rasa tresno Duh, gusti matursuwun Sekabehane puji kagungane. panjenengan
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

ngaran talaga di cai sabulan meunang ngaherang dua mana ngalenggang tilu mana gumulung opat mangrupa, limana usik genep bulan kumuruloh tujuh bulan jaga nata dalapan bulan conggeang nu larang malik ka handap salapan bulan godebag godebag ka mata sare ao tandana rupana Si Risih Si Marangasih Si Rasah Si Manaranewa seuweu ratu komo irut seuweu menak sacakan sewa dewata komo lulut komo anut komo welas komo asih ka awaking awaking gejleg sorangan “Ngan ieu anu bisa Nini bere cu. (Hanya ini yang bisa Nenek kasih Cu. )” “Incu anaking Ujang. (Cucuku Ujang. )”
9.8682.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.2K kali sebagai puisi kangen
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status