Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kutepis pikiran buruk yang singgah sembari menggelengkan kepala. Kala aku mencapai jalanan depan gang, aku melihat segerombolan ibu-ibu berkumpul mengelilingi sesuatu, seperti sebuah gerobak pedagang kaki lima. Ketika mendekat, samar-samar kudengar pembicaraan mereka. “Iya, aku yakin dia sudah janda, makanya ngekos di sini sendiri.” Suara Bu Soimah terdengar renyah kala melanjutkan gosip, “Kucel sih, lakinya mana betah, ya?”
1087.9K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as puisi kangen
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Inilah puisi yang akan ia bacakan di depan semua peserta lomba. [Terbangun aku di negeri asing tanpa peta, Di mana napas beraroma racun dan prasangka. Kulihat sepasang mata sehitam jelaga, Menatapku benci, sekaligus merengkuhku dari putus asa. Kau adalah rahasia yang dibawa angin senja, Lekas berubah arah, namun meninggalkan rindu yang begitu nyata....]
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 346 Times as puisi kangen
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as puisi kangen
Read
+Library
PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

Namun, tentu tak kudapat jawaban Kaki melangkah tanpa arah Hati sibuk menyulam kenangan Jika tidak ditakdirkan bersama, mengapa cinta berdiri begitu megah? Jika bukan kamu jawaban atas doa, mengapa harus hadir mengukir kisah? Rindu, tetapi jemu Aku, dalam ruang imaji ___ Puisi itu aku unggah di story Whats*pp tepat jam cinderella. Sejak tadi aku mengurung diri dalam kamar karena takut diintrogasi ibu lagi. [Siapa?] "Astagfirullah, aku lupa kalau sudah berteman sama Akbar!" panikku sambil mencari alasan.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 422 Times as puisi kangen
Read
+Library
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.3K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as puisi kangen
Show Reviews (8)
Read
+Library
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Read All Reviews
Antara Aku Dan Kamu

Antara Aku Dan Kamu

"Impian kamu?" "Yah, impian yang udah sirna. Mimpi sebagai wanita berkarier kini hilang hanya karena keegoisan kamu, aku bukan hanya menjadi pajangan saat kamu bawa ke jamuan orang-orang berada tapi, juga seperti mayat hidup yang selalu diatur." "Diam, Naya!" suara Damian menggelegar dengan keras, tangannya sedikit lagi melayang menghantam pipi Naya. Namun, untungnya hanya menggantung di udara.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as puisi kangen
Read
+Library
Ratu Tak Akan Jadi Babu

Ratu Tak Akan Jadi Babu

] [kangen kamu] Empat pesan berturut-turut masuk dan membuatku tak mampu menahan senyum, Mas Rian selalu bisa membuatku bahagia walaupun dengan hal yang sederhana. [Baru saja habis nidurin Rey Mas, aku belum tidur kok] Aku membalas pesannya dan ikut berbaring di samping Reyhan. [Nggak kangen aku?] Pesan kembali masuk dan aku menggigit bibir untuk menahan senyumku. [Nggak boleh kangen-kangenan, kan belum?] Aku sengaja menggantungkan pesanku. [Makanya dimajuin saja ya? Satu bulan bagaimana? Atau satu minggu]
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 547 Times as puisi kangen
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Karina kaget, tapi tak protes. “Ini... ‘Kopi Kangen’. Untuk rasa yang nggak sempat disampaikan, tapi tetap bertahan meski tak dibalas,” kata Randi. Makhluk-makhluk itu mencicipi. Perlahan. Gelas demi gelas. Wajah mereka... berubah. Wajah yang semula datar, mulai berkedut. Salah satu dari mereka menangis. “Kami… tidak pernah tahu... rasa ini. Kami mengira kami kuat. Tapi ternyata... kami cuma numpang lewat di rasa orang lain.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as puisi kangen
Read
+Library
Cinta Kedua Kami

Cinta Kedua Kami

"𝘒𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘑𝘦𝘯𝘨, 𝘬𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘨𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢? 𝘪𝘺𝘢, 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵, 𝘬𝘢𝘯𝘨𝘦𝘯 𝘵𝘢𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬! " " Aku baik Yu, kangen banget deh,, kamu tinggal dimana sekarang?. " "𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘯
102.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as puisi kangen
Read
+Library
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.1K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as puisi kangen
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status