Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

Perasaan yang tertahan itu terus memanggil—seperti bayang-bayang yang selalu ada, meskipun ia berusaha untuk mengabaikannya. Ia teringat pada kenangan masa kecilnya—hari-hari ketika ia merasa tenang, ketika segalanya terasa lebih sederhana. Keluarganya, teman-temannya, dan hidup yang ia jalani di desa Cindua seakan jauh sekali sekarang. Meskipun ia telah memilih jalan ini untuk mengejar kekuatan, ada saat-saat ketika ia merasa sangat rindu akan kehidupan yang ia tinggalkan.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Misi Menggoda Hati

Misi Menggoda Hati

Koko Panggilan itu, panggilan kecil yang penuh dengan kenangan dan perasaan mendalam, membuat Nicholas terdiam sejenak. Sudah lama sejak ada yang memanggilnya seperti itu. Kenangan masa kecilnya bersama Maminya tiba-tiba melintas di pikirannya. Betapa Maminya selalu menginginkan yang terbaik untuknya, termasuk kebahagiaan yang tak pernah dia temukan sepenuhnya sejak kepergian malaikat tak bersayap itu.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

'Lembaran foto hitam putih Aku coba ingat lagi Warna bajumu kala itu Kali pertama di hidupku Manusia lain memelukku Lembaran foto hitam putih Aku coba ingat lagi Wangi rumah di sore itu Kue coklat, balon warna-warni Pesta hari ulang tahunku Di mana pun kalian berada Kukirimkan terima kasih Untuk warna dalam hidupku
103.7K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.5K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

Siapa gerangan yang berhak bersanding denganmu? Aku hanyalah Senja yang selalu takut mendekatimu... Berharap ketika kau membenciku... Pantaskah aku memperjuangkanmu? Puisi sang Senja yang sedang merindu. Ia tulis di sebuah kertas dengan pena pemberian raja sewaktu ia mengikuti sayembara puisi untuk sang putri. Ia sangat dekat dengan raja tapi tidak tahu maksud kedekatan itu karena memiliki perasaan dengan sang putri. Sayembara itu hanyalah hadiah berupa uang bagi rakyat jelata sepertinya. Ibunya menjadi dayang. Ayahnya menjadi Prajurit. Sedangkan dirinya hanya bisa membantu kedua orang tuanya jika ada bantuan. Kalau ditanya hobi, ia memiliki hobi memandang sang putri. Sementara cita-citanya
105.2K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
TULPA

TULPA

"Itu adalah jurang penghapusan. Memori yang tidak penting menurutmu akan dibuang ke sana. Bola-bola yang semula berwarna-warni sesuai emosimu dengan gambaran ingatanmu akan berganti menjadi abu-abu dan perlahan menghilang di jurang penghapusan." Ada sesuatu yang membuatku tidak terima ketika mendengarnya. Fakta apa lagi ini? Apakah jangan-jangan ingatan masa kecilku sudah termasuk ke dalam bola-bola berwarna abu-abu di dalam jurang pembuangan itu? Memikirkannya membuatku cemas sendiri. Bagaimana jika iya? Apakah aku tidak akan mengingat masa-masa kecilku? "Tenanglah pasti mereka masih memiliki beberapa bola-bola ingatanmu. Jangan pesimis begitu," balas Sang Imaji membuatku mengembuskan napas
106.4K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
All about Raissa

All about Raissa

Ku ambil gitar, dan mulai memainkan Lagu lama yang biasa, kita nyanyikan Tapi tak sepatah kata, yang bisa terucap Hanya ingatan yang ada di kepala Dimalam yang dingin, dan gelap sepi Benak ku melayang, pada kisah kita Terlalu manis, untuk dilupakan Kenangan yang indah, bersamamu Tinggallah mimpi Terlalu manis, untuk dilupakan Kalau kita memang, tak saling cinta
2.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.8K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
A Wandering Star

A Wandering Star

Lelap sekali. Dalam tidurnya, memori masa kecilnya seolah menghampiri, mulai terbuka kembali. Dalam memori masa kecil itu, Seorang anak lelaki menghampirinya. Waktu itu, Kenta sedang membawa keranjang kecil dan berjalan di ladang bunga matahari yang luas. Sesampainya di ladang itu, Kenta lalu berusaha menggapai sebuah bunga matahari yang agak tinggi, untuk mengambil biji-biji kecilnya.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Autophile

Autophile

Jejak kenang membias pada cahaya kerinduan Meratap tajam pada senyap jalan suram Pada dingin malam legam Sajak-sajak indah yang dulu kini telah rapuh Lekang oleh waktu, berakhir semu Pada sang rembulan yang enggan menyapa Aku titipkan secuil rindu pada ia yang terpuja Sampaikan sebait harap yang masih tertata indah
103.1K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status