Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati yang lemah

Hati yang lemah

"Wahai kaum adam, ketahuilah! selain hati rapuh kalian yang mudah terkoyak, ingatlah bahwa hati kaum hawa bahkan lebih rapuh lagi dari pada kalian dan jika hati kalian bisa terkoyak hanya karena hembusan angin, hati perempuan dapat terkoyak bahkan sebelum anginnya berhembus, hati kami berada satu langkah dari pada kalian dalam hal mudah untuk tersakiti, sekian! terima kasih atas perhatiannya!" Fera mengakhiri pidato singkat tak bermanfaatnya di depan kelas, dan tanpa ba bi bu dia langsung saja kembali ke tempat duduknya di iringi dengan suara jangkrik yang bergema diseluruh kelas. Teman-teman sekelas dan guru bahasa Indonesianya menatap kearahnya dengan mulut terbuka lebar, seolah tidak perc
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi kesedihan
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Orang-orang yang tadinya masih tersenyum kini mendadak terdiam, merasakan kesedihan yang menyusup begitu dalam melalui setiap petikan senar berdarah itu. Dan kemudian suara Dalia terdengar, melantunkan puisi ciptaannya. "Pernah mekar di awal semi, harum bagai meihua, dipuji, dipuja, diinginkan oleh dunia. Namun cahaya mentari perlahan pudar, tinggallah kelopak rapuh menanti senja. Hari-hari mencabut satu demi satu, permata berharga luruh dari genggamannya.
9.857.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi kesedihan
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Baca Semua Ulasan
Indra Keenam

Indra Keenam

Ucapan ini dapat berupa doa, harapan, hingga sedikit mengenang kebaikan orang yang telah meninggal. Begitulah kalimat yang cocok digunakan untuk mengungkapkan arti kesedihan untuk orang yang telah meninggal dan pergi untuk selama-lamanya. Paman yang telah mendengarkan ucapan dan juga puisi indah dari putri itu membuat hatinya seperti tersayat-sayat. Dia tidak mampu berkata-kata lagi, dia hanya bisa meneteskan pelu dan juga sendu yang tak tertahankan. “Paman hentikan lah tangisan mu itu, bukankah dia berkata tidak ingin lagi melihat kau bersedih dia akan merasa bersalah saat dia akan pergi untuk meninggalkanmu!”
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

"Jalan utara terbentang luas, awan menutupi bulan. Gagak tua di ujung ranting menangis sia-sia. Di dunia ini ada kuda hebat, tapi tiada pengenal sejati. Tanah kuning membentang jauh, hanya menyisakan belas kasihan bagi orang berbakat yang tak dihargai." Tubuh Dewi bergetar, dia hampir terjatuh. Arjuna juga tertegun sejenak. Puisi ini ditulis oleh Arjuna kemarin ketika dia merasa sedih setelah minum anggur. Ketika dia bangun paginya, dia sudah tidak melihatnya. Dia pikir kasim atau dayang istana yang mengambilnya, jadi Arjuna tidak memerdulikannya. Ternyata jatuh ke tangan Yudha.
9.3430.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.8K kali sebagai puisi kesedihan
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Suami untuk Sang Putri

Suami untuk Sang Putri

Tetapi ia bahkan masih tak sanggup membayangkan seperti apa bentuk wajah pria misterius itu. Sang putri bahkan sempat menuliskan kesedihannya melalui beberapa bait syair yang kerap ia puisikan kala sendiri. Rasa kesepian ini seperti musim dingin tak berujung, meski bercawan-cawan teh bunga Krisan panas meluncur membakar tenggorokan, namun kehangatannya tak mampu mengusir kebekuan dalam hati. Dan penantian ini, kapankah berakhir bahagia?
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

"Cinta sejati itu seperti busa, jika bisa memahaminya ...." "Ada apa yang membuatmu bersedih." "Kenapa bersedih ...."
9.41.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.2K kali sebagai puisi kesedihan
Tampilkan Ulasan (195)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
ayyu azha
kok bisa sih annika kembali rujuk sama monster gk tau diri ini...rasanya gk sebanding sama penderitaannya dibanding sama penderitaan zakki lebih menderita lagi annika disini jadi rasanya gk ikhlas bgt dia gk bisa hidup bahagia dengan orang lain...
Baca Semua Ulasan
Istri Bayangan

Istri Bayangan

Part 50 Surat Undangan Pengadilan Tatapmu bergulir nyata Tajam merasuk jiwa Cintamu mekar sepenggalan Belum pun sampai Sudah pun hilang Kulabuhkan hati di Samudra cintamu Kukira indah ternyata semu Kubungkam kata terlalu lama Terpenjara di lembah dusta Bukan kuat bak dewa, tetapi ego kutahan jua Namun aku lelah di ujung kasih Hingga hatiku berhenti mencinta Meski cinta tertancap dalam dan berakar Jika ini dosa akan ku kubur dalam-dalam Sepenggalan puisi tiba-tiba terlintas dalam benak Silvi setelah 1 bulan tinggal di rumah ibunya, dia tidak menyangka takdirnya menggores luka di dada.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
MENDADAK DINIKAHI PRESDIR DINGIN

MENDADAK DINIKAHI PRESDIR DINGIN

Aku meraba-raba, menelisik tanya: gugur-gugur dedaun tak jua menunaskan angan Sebuah puisi manis dari seorang penyair salah satu anggota organisasi kepenulisan bernama Gontorudin Harmain. Ini mewakili perasaan Refan saat ini, kerinduan yang mendalam pada sosok yang telah pergi jauh dari kehidupannya. Meski ada nama lain yang datang padanya, ia belum sanggup kehilangan sosok yang meski belum tentu menunggu ia masih berharap banyak padanya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status