Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lavender di Penghujung September

Lavender di Penghujung September

Bersama payung yang ia singgahkan Diajaknya berlari sendiri-sendiri Dibawah rintik hujan yang turun Payungnya membawaku pulang Tanpa tergores rintiknya sedikitpun Hujan yang membeku jadi panas karena dia ******************* Terimakasih yang sudah mau membaca cerita ini, Maaf untuk segala kekurangan penulisan, maklum penulis pemula yang akan terus belajar dan memperbaiki agar menuju kata sempurna. Bantu cerita ini dengan cara vote dan comment ya, jangan lupa. With Love, Aponi line❤️
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai puisi mendung
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Mengelus lembut rambut perempuan terhebatnya itu dan mengecup puncak kepalanya penuh cinta. “Terima kasih sudah ada dan mau berkomitmen untuk menemaniku di usia senjaku, Sayang. Kamu adalah matahari pagiku, matahari yang menyadarkan aku bahwa di ujung senja yang kemudian menggelap itu, masih akan ada mentari yang bersinar cerah keesokan paginya. Dan mentariku adalah kamu.” ----------------------------------------- END ------------------------------------------
9.9265.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai puisi mendung
Baca
+Pustaka
Elegi

Elegi

Sekali lagi ia mengabaikan eksistensi sepasang Sura, beserta peri pohon, dan juga sesosok Dragon ketika mendapati isi kotak itu adalah lembaran kayu aspen dengan sebuah tulisan yang begitu rapih di permukaannya. Yang fana ialah waktu Yang nyata ialah kau Dan aku hanyalah ketidakpastian yang membelenggu Air ialah diriku dan kau ialah pijar api yang menggelora Kita hanyalah kepulan asap yang tertiup angin lalu tiada Rindu ialah setiap denyut yang menyesakkan dada Ia jatuh di Bumi yang tak semestinya ia tinggali
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai puisi mendung
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

tanyaku pada Ibu. Ibu terdiam sejenak mendengar pertanyaanku. Ibu merangkulku sambil menatap langit, lalu berkata, pelangi tidak muncul di waktu malam, walaupun hujan telah berhenti. Pelangi hanya muncul setelah hujan berhenti di pagi, siang, dan sore hari. “Coba kamu lihat ke atas langit.” Ibu berkata padaku sambil menunjuk ke atas langit.
108.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai puisi mendung
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Ia telah mengkoordinir sembilan orang teman sekelas anggota geng dekil untuk merayakan kelulusan mereka sebagai sukses bersama yang harus dirayakan dan jangan sampai terlupakan. “Malam Senyap Menyergap Kesepianku”, itu salah satu bunyi sub judul dalam laman blog ini. Berisi puisi seronok yang konten kalimatnya makin vulgar dari atas ke bawah. “Sayang, masuklah menyongsongku. Aku sangat kesepian dan merindukanmu. Desakanmu yang meronta, engkau sangat perkasa. Pelukanmu yang makin kuat, kusambut dengan goyangan dahsyat. Oh...aku sungguh menikmati keperkasaanmu, Sayang...,’’ ‘’Mana Di? Nggak ada nomor kontaknya? Kok isinya puisi semua?”Tanya Bayu.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai puisi mendung
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Aku ingin mendekat, namun terhalang jarak, hanya mampu menatap, seperti awan yang tersembunyi di gunung. Cinta penuh di dadaku, tapi tak berani kuucap, bagaikan naga berdiam di dasar samudera. Saat guntur semi membelah langit, aku ingin terbang mengejarmu, agar kita pulang bersama.' Pale mengusap dadanya sambil menggelengkan kepala. Betapa dalamnya puisi itu, siapa sebenarnya nona yang majikannya lukis?
9.856.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi mendung
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
nanadvelyns
Halo, para readers terkasih. Terima kasih banyak. Tanpa kalian dan editorku terkasih pula, Dalia tidak akan tersaji dengan lebih banyak warna. Dengan dukungan kalian pula, penulis berhasil membawa Dalia pada juara satu small writing contest dan menjadi top winner(。ノω\。)♡♡
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Baca Semua Ulasan
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

katanya, suaranya lembut. Ia meraih kain kecil dari pakaiannya. Puisi pendek tertera di sana, ditulis dengan aksara halus Di tepi kolam, bawah ketapang tua, Hati kita bebas, meski dunia menutup. Jika takdir memisah, di bukit ‘kan kutunggu, Dengan melati dan kenanga, untukmu selalu. Raka membaca puisi itu. Jantungnya berdegup keras. “Ini… indah, Gusti,” katanya, suaranya serak. “Aku simpan ini, sebagai pengingat.”
780 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai puisi mendung
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Di rumah, Dina mencoba menenangkan diri, ia kembali membuka buku hariannya dan menulis pelan, “Hari ini bukan tentang siapa yang benar, hari ini tentang belajar berdiri di tengah hujan tanpa kehilangan arah.” “Aku takut tapi kalau aku berhenti percaya pelita ini akan benar-benar padam.” Dinda datang menghampiri ibunya, membawa secarik kertas. “Bunda, aku bikin puisi buat Bunda dan Ayah.” Dina tersenyum, membaca tulisan kecil itu,
688 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai puisi mendung
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai puisi mendung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status