Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Mandiri itu berdiri di atas kaki sendiri, ya, bukan malak sodara sendiri. --- Itu status f******k yang ditulis oleh Dek Hana Pada paragraf awal, tidak ada yang salah dengan keinginannya. Cita-cita untuk maju dan mengusahakannya. Aku pun senang kalau mempunyai adik ataupun ipar yang mempunyai kehidupan lebih baik. Kalau yang ditulis hanya paragraf awal, dengan senang hati aku akan berkata, "Aamiin".
1037.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Dalam kepercayaan masyarakat lokal Dewi sri adalah seorang dewi yang mendatangkan kemakmuran dan bisa disebut dewi permai untuk padi-padi yang menguning. Tak terasa, hari ini dia mampu menyelesaikan sebuah lukisannya. Malam sudah mengetuk tiap-tiap genteng rumahnya dengan hawa dingin. Studio yang sebelumnya terasa sepi kini ramai. Seakan-akan ruangan itu dipenuhi oleh para petani yang sedang bersenda gurau, sedangkan si gadis tersebut kini sakan pulang ke pangkuannya. "Rindu yang menguning siap untuk dipanen, digiling untuk dijadikannya butiran kangen yang meminta ditanak untuk menjadi temu karena rindu yang sudah menjamak"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Kau bunga yang mewangi Tertanam indah ditaman hati Di hamparan sawah kering kerinduan Angin mendesaukan bisik kepedihan Meluruhkan dedaun kusam kenangan Gemerisik daun dan nyanyian embun Takkah pagi selalu membuatmu tertegun Rindu kian tertimbun Pada sajak ku ceritakan Tentang rindu ditiap lembarnya Kau nama yang selalu ku senandungkan Kau wajah senja Yang ku lukis Dikanvas hatiku Berwarna jingga Penghuni jiwa Rasuki dalam sukma Puisi itu terkirim dari pesan Rio, lagi lagi begitu. Semoga saja dia tidak sungguh-sungguh menyukai aku. ada notif dari emailku, segera kubuka dan kubaca. Isinya panggilan kerja lagi di perusahaan kemarin, kesempatan lagi. Toh, urusan sama Rio sudah selesai eh seles
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.759.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Biar Aku yang Pergi, Mas

Biar Aku yang Pergi, Mas

“Aku Doni—teman kuliahmu dulu. Masih ingat, ‘kan?” Dasya memperhatikan sekali lagi wajah orang tersebut, dan dia pun tersenyum saat sudah mengingat siapa pria di depannya itu. “Astaga, kamu Doni? Doni si gendut itu, ‘kan? Kutu buku yang nggak suka baca buku bajakan, iya, ‘kan?” cerocos Dasya saat sudah mengenalinya.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Pengetahuannya yang dulu hanya tentang target penjualan dan meeting kantor, kini bertambah dengan kebijaksanaan sederhana yang terhubung dengan alam. Ia tetap menulis. Namun, puisinya mulai bergeser. Dari sajak-sajak tentang luka dan pertanyaan "mengapa aku tak cukup", berubah menjadi lukisan tentang keabadian ombak, tentang kesabaran batu karang, tentang nelayan yang terus berlayar meski tahu laut bisa murka. Ia menulis tentang neneknya, tentang teh jahe di sore hari, tentang kesabaran yang berbicara dalam senyap.
831 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

“Jangan bercanda, Anak Muda. Mentang-mentang badan mu besar dan berotot, bukan berarti kau bisa langsung melawan Gadzi.” “Mengisi formulir saja belum.” “Bisa jadi kau pernah pakai narkoba. Kau bakal gugur.” “Ada beberapa peserta yang sudah menjalani kompetisi hampir lima tahun, itu Raja belum mempersilahkannya untuk bertarung melawan Gadzi, dan kau belum apa-apa sudah mau melawan Gadzi. Hahaha. Ngawur!” Ada satu panitia pendaftaran nyinyir, “Ada banyak kuli bangunan yang ototnya sama persis seperti yang kau punya, tapi parahnya dia tes kemampuan bertarung saja tidak lulus, bahkan memukul saja seperti banci.”
862 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dear Neng Mas, Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada. (Sapardi Djoko Damono; aku ingin) Dari seseorang yang mencintaimu dengan sederhana ‘Asep Shafruddin’ Your future husband Sontak Salwa menaruh kotak musik termasuk surat itu dan meraih tubuh sahabatnya untuk dipeluk.
10147.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Istri Sederhana Sang Duda

Istri Sederhana Sang Duda

Tanya Darma "Ini pasti salah Papa, Papa selalu marahi Mama, karena itu mama pergi, Aditya ingin Mama... Aditya ingin Mama, " Aditya meronta ingin bertemu dengan Alisa, seketika Darma terdiam. "Aditya melihat papa marahin mama, lalu mama menangis ketika papa sudah pergi, papa jahat, papa jahat sama mama, Aditya mau mama, " ucap anak itu meronta-ronta.
101.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi pak sapardi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status