Sukses Setelah Dihina
“Sudah, nggak papa. Mungkin dengan begini, aku jadi tahu, ternyata menjadi peran seorang istri itu berat juga. Bahkan sudah secapek ini pun, kamu masih bisa menyambi membikin kue pesanan, membantuku mencari nafkah. Nggak kebayang gimana capeknya. Aku saja yang baru merasakannya satu hari—badanku rasanya seperti sedang dipukuli, apalagi kamu yang menghadapinya setiap hari. Memang benar kata nabi, perempuan itu hebat.”
Riri tersenyum, “Benar yang kamu katakan, Mas. Perempuan itu hebat, perempuan itu istimewa. Ada juga ibarat, satu ibu bisa merawat sepuluh anak, tapi sepuluh anak, belum bisa mengurus satu ibu.”
“Maksudnya?” Ilham bertanya agar Riri memaparkan lebih jelas.
인기 회차