Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Satu Laki-Laki Empat Istri

Satu Laki-Laki Empat Istri

goda Rendra lagi, lalu menarik Tessa, membuat Tessa berada di atas tubuhnya. Tessa bisa mencium aroma tubuh khas Rendra. Pria itu suka memakai parfum seharga 4,9 jutaan. Kombinasi wangi lemon, melati, mawar, oud, amber, dan tonka. Cuco banget wanginya, bikin Tessa deg-degan kalau dekat sama Rendra. "Ma-s," desah Tessa dengan mata berkedip-kedip. "Apa, Sayang?" Jemari Rendra manis bermain di antara helaian rambut Tessa.
108.5K viewsOngoingAdded to Library 245 Times as puisi rendra
Read
+Library
Pembalasan Lelaki Teraniaya

Pembalasan Lelaki Teraniaya

Yang terbuat dari mimpi Bibirmu terlihat seperti kelopak bunga Matamu seperti laut Rambutnya belenggu murni Sangat memabukan hati Ini adalah hal yang paling indah Gadis di dunia Gadis yang hidup di mimpi ini Sebenarnya bisa saja ada Dalam cermin mimpi Di tepi mata saya Gadis ini berada dalam pikiran saya Ini adalah warna warni, aromatik Ini adalah melodi yang manis Ini sihir murni Apa yang harus dikatakan untuk ini? Ini adalah patung cintaku Apa yang harus dikatakan tentang keindahan wajahnya Hatiku yang mencari ke seluruh dunia Tidak ada Hanya bisa mencari Untuk menghiasi hatiku Rendra berlari meninggalkan keramaian, semua teman yang melihatnya hanya bisa tertawa termasuk Maura.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as puisi rendra
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

suaranya bergetar, penuh rindu dan takut sekaligus. Sosok itu tidak bergerak. Tapi ketika Aira mendekat, ia melihat tangan yang menggenggam pena, menulis sesuatu di kertas lusuh di depan lampu. Ia membaca pelan, membisikkan kalimat yang sedang ditulis: "Jika cinta bisa hidup di antara abu, maka biarkan aku jadi debu yang menempel di jarimu." Aira tertegun. Itu tulisan Rendra.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as puisi rendra
Read
+Library
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

Kakinya yang masih sedikit lemas melangkah perlahan mendekati meja kerja Rendra. "Tuan..." panggilnya lirih. Rendra tidak menoleh, namun bahunya tampak sedikit bergetar. "Turi hancur. Tanpa hujan. Tanpa badai. Sama seperti saat panggung itu roboh menimpaku."
1031.6K viewsOngoingAdded to Library 916 Times as puisi rendra
Read
+Library
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

Kenzo-pun berkata layaknya puisi. "Wah Kenzo, aku tidak menyangka, sajak puisimu begitu menyentuh jiwa." ejek Leon sambil tertawa. "Jaga dia, dia gadis yang baik. Jangan pernah sakiti dan kecewakan dia, bahkan sampai membuatnya menangis," kata Kenzo sambil mwmbaca bukunya.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as puisi rendra
Read
+Library
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Kak Sasa ini adalah guru musik di sekolah mereka. "Yo, kamu mau nyanyi lagu apa?" Tanya Kak Sasa "Mau nyanyi lagu Rindukan Dirimu aja kak" Tanya Rio "Rindukan Dirimu. Ok ok boleh tapi itu ceritanya tentang apa?" Tanya kak Sasa "Ceritanya tuh tentang 3 orang sahabat nah mereka tuh udah sahabatan lama tapi dari salah satu dari mereka harus pindah rumah dan mereka bisa ketemu lagi saat mereka sudah pada dewasa gitu kak" Ucap Rio
101.8K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as puisi rendra
Read
+Library
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Ia berdiri sendirian di tengah lapangan terbuka, dikelilingi oleh moncong senjata laras panjang milik musuh yang masih tersisa. Rendy tertawa getir. Tawa yang terdengar sangat menyedihkan di tengah kesunyian malam perbatasan. Ia gagal dalam misi penting The Poison Rose, yang berarti organisasi juga akan memburunya jika ia selamat. Tapi yang paling menghancurkannya adalah kenyataan bahwa ia telah kalah total dari Liandra. Elena telah lepas dari genggamannya untuk selamanya. "Liandra... kau menang kali ini. Baik di kehidupan dulu maupun sekarang kenapa kau tak bisa menjadi milikku, Elena?" bisik Rendy lirih, menatap langit malam yang kelam.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as puisi rendra
Read
+Library
Nikah Yuk!

Nikah Yuk!

Pujaan Hati Hujan masih belum berhenti, sepertinya akan awet sampai malam. Sesuai dengan doa Rendra dari pagi, dia meminta pada Tuhan supaya menurunkan hujan tanpa henti. Karena satu alasan, supaya dia bisa menjemput sang pujaan hati. Seringai terbit dari wajahnya, sebentar lagi jam dua. Dia harus bersiap-siap.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as puisi rendra
Read
+Library
Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

Collin menggunakan seluruh pendapatan dari proyek pertamanya untuk membeli dan memoles sendiri sebuah batu rubi sebagai cincin lamaranku. Dia mengatakan akan membiarkan aku melewati hidup yang baik semasa hidupku. Namun, ketika semuanya berkembang ke arah yang baik, Collin malah terkena leukemia. Selain itu, hanya aku seorang di dunia ini yang sumsum tulangnya cocok dengannya.
30.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as puisi rendra
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

"Semua itu nggak akan pernah bisa kamu berikan." Rangga terhuyung mundur beberapa langkah, seolah-olah seluruh kekuatannya baru saja direnggut paksa dari tubuhnya. Binar cahaya di matanya perlahan-lahan meredup, lalu padam. "Lintang," gumamnya lirih. "Hubungan kita selama bertahun-tahun ini, apa kamu benar-benar nggak merindukannya sedikit pun?"
2.2K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as puisi rendra
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status