Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Di sana, tertulis dengan tinta hitam yang masih basah: "AKU INI BINATANG JALANG" "Apa-apaan ini?" gumam Sori. Awalnya ia merasa kata-kata itu kasar, aneh, dan tidak sopan untuk sebuah puisi. Namun, semakin ia menatapnya, semakin ia merasa hatinya tersayat. Kata-kata itu meledak dengan semangat pemberontakan, kesepian, dan kejujuran yang brutal—hal-hal yang tidak pernah ia temukan dalam puisi-puisi kekaisaran yang membosankan dan penuh basa-basi.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Dia tahu dia akan mengejutkan semua orang jika dia menunjukkan bakatnya. Darryl tersenyum dan menatapnya. "Katakan padaku kenapa puisi itu bagus?” 'Ha ha! Puisi itu berjudul 'Pasir Murni Surgawi — Pikiran Musim Gugur' oleh Ma Zhiyuan, penyair besar dari Dinasti Yuan. Bagaimana bisa tidak menakjubkan?' pikir Darryl. Jewel memiringkan kepalanya sambil berpikir dan berkata, “Pokoknya, menurutku itu luar biasa! Puisi itu ditulis dengan indah."
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259.5K kali sebagai puisi santri
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Juli Anti
kenapa derryl tidak d kembali kan ke tmptx ke gerbang Elysium berkumpul bersama saudaranya knpa cirtax smakin k SMAkin membosan kan coba satu kam kembali cester derril nd dax bersama jngn d pisah kn lge dong
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Hanya Karena Tak Berpendidikan Tinggi

Hanya Karena Tak Berpendidikan Tinggi

Karena sekaligus dies natalis sekolah, maka tak hanya tarian yang ditampilan, namun juga persembahan lainnya, termasuk kini ternyata ada beberapa siswi yang akan membawakan sebuah puisi di depan kami. Satu persatu mereka mempersembahkan puisi terbaik mereka. Ada dua orang. Namun ternyata, kami kaget ketika putriku sendiri nyatanya juga akan membawakan sebuah puisi. Aku sama sekali tidak tahu. Sejak kapan Afni bisa berpuitis? Sampai-sampai kini aku pun terkesima sejak awal dia membawakan. Puisi tersebut bertema orang tua. Semakin kagumnya, dia menyebut keempat orang tuanya di puisi tersebut. Dia punya ayah, mama, papa dan juga ibu. Aku sampai terharu mendengarnya.
1072.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Ceramah yang cukup menyentuh hati itu, kemudian diakhiri dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh Abian. "Maa Sya Allah, suaranya." "Luar biasa suaranya" "Lantang dan sangat menyentuh." Pujian dari beberapa tamu yang kagum akan suara emas dari seorang santri yang duduk di sebuah kursi dengan jubah putih dan kopiah di kepalanya.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

"Semoga besok kita diberi semangat." "A....pesss...." *** Pagi hari menyambut kehadiran pesantren. Santri putra dan putri berebut antri mandi. "Aku duluan...aku..." Teriak mereka kesal karena sebentar lagi masuk salaf. Lekas antri mandi mereka masih antri lagi. Ya. Antri sarapan. Meski sarapan hanya nasi dan tempe, kalau tidak ya lauk pauknya telor mata sapi.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Duda Muda

Menjadi Istri Duda Muda

ucap Ashraf dengan berwibawa di depan pentas sana. Semua bertepuk tangan. Riuh suara tepuk tangan dari banyaknya santri. Semua bersiap dalam lomba kali ini. Lombanya meliputi : Tahfidzul Qur'an, Tahfidzul Hadits, Fahmil Al Qur'an, Qoriah, Qiroatul kutub atau pembacaan kitab, Syahril Al Qur'an, dan masih banyak lagi jenis lomba. Ada juga lomba karya tulis ilmiah, pidato tiga bahasa, debat, dan juga cerdas cermat tema keagamaan.
6.922.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

Happy Reading ***** Ajeng terdiam mendengar pertanyaan sang suami. Belum selesai kemarahan yang diakibatkan oleh pertanyaan keluarga Laksmi tadi, sekarang Pambudi malah mengusik masalah itu. Oke, dia memang terobsesi untuk masuk dan menjadi bagian dari keluarga Cakraningrat. Namun, semua itu digagalkan oleh keberadaan Puspa. Seorang yang dikenal Abimana saat malam inaugurasi di kampusnya dulu.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

Karena di kertasnya ada rangkaian kalimat, membuat mereka tidak perlu membuat puisi sendiri. “Wah, ternyata pasangan pertama kita ini mendapat potongan puisi dari satu puisi yang sama, jadi mereka hanya perlu membacanya, menyambungkannya agar jadi satu kesatuan. Dimulai dari yang ada judulnya,” ucap Bu Sri. Boni pun mulai membaca, “Sajak Putih, karya Chairil Anwar. Bersandar pada tari warna pelangi Kau depanku bertudung sutra senja
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

Mengisi air diember sambil terpejam, lomba bakiak, balap karung, dan juga menangkap ikan mampu mengundang gelak tawa para santriwati. Menjelang Zuhur, lomba puisi 'kan digelar. Raya sudah tak tampak berada di kerumunan. Setelah teman-temannya tampil ia memutuskan kembali ke kamar. Ia merasa pusing dan napasnya mulai sesak setelah banyak mengeluarkan tenaga.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai puisi santri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status