Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

ucap Putri, ia menatap anak perempuannya dengan penuh haru. "Terima kasih, Ibu. Alhamdulillah, Allah memberi kado terindah karena memiliki orang tua seperti Ibu dan Ayah. Gadis tak pernah lepas bersyukur karena tumbuh dari cinta Ibu dan Ayah," balas Gadis sambil menangis.
1073.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Kontrasepsi di Kamar Adikku

Kontrasepsi di Kamar Adikku

Mulut ini sudah terlanjur berkata demikian. "Terima kasih. Maaf kalau Abi sudah membuat kamu menderita!" Pelan dia berujar dengan suara serak serta bergetar. "Kata siapa aku menderita, Bi. Aku memiliki ayah dan bunda yang begitu menyayangiku. Mencintai diriku dengan setulus hati tanpa pernah membeda-bedakan. Aku juga berterima kasih karena sudah dilahirkan ke dunia ini, walaupun kehadiranku dulu tidak pernah diinginkan. Insya Allah aku ikhlas menjalani semua ini karena semua sudah takdir dari Allah."
1085.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
DIPAKSA JADI TKW

DIPAKSA JADI TKW

Kuhampiri anakku yang tengah tidur, ku gendong dan ku beri ASI untuk terakhir kalinya. "Sayang, maafkan ibu, setelah ini ibu tidak bisa menyusuimu lagi, tidak bisa memelukmu, menggendongmu ,memandikanku ,mengganti popokmu , bajumu, untuk waktu yang lama. Maafkan Ibu sayang, Ibu tidak berdaya melawan ayahmu. Kamu sehat terus ya , tumbuh besar dengan baik. Jadilah anak yang kuat sayangku."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
I'M Not Your Barbie Girl

I'M Not Your Barbie Girl

Percayalah kau selalu tahu bagaimana membuat aku berlari mengejarmu. Semoga kau jadi wanita hebat dan berbahagia. Jika surat ini menemukanmu dan Ayah tidak bisa bertemu denganmu. Sudah dua belas tahun aku mencarimu dan kadang aku bertanya apa aku masih bisa bertemu dengan kalian lagi.*Aku tak bisa menulis banyak. Hanya satu hal yang ingin kautahu. Aku menyayangimu dan Ibumu. Jika dia membuka hatinya untuk memaafkanku. Katakan padanya aku mencintainya...** *Catherine, my dear, may God be with you all of yourlife. If Daddy can't be with you again in this life . May God bless you .My pray always will be with you forever... I Love You, always. ***
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
ADA DARAH DI DALAM AIR

ADA DARAH DI DALAM AIR

Isi dari secarik itu terbilang cukup menyedihkan jika dibaca oleh keduanya yang menyandang sebagai ayah dan ibu. Kira-kira begini isi dari secarik kertas itu: --Untuk mu laki-laki kuat dan perempuan terhebat, terimakasih banyak sudah membesarkan ku hingga kini.Aku senang kalian yang menjadi orangtua ku.Jika aku tak lagi membuka mataku besok pagi,anakmu ini tak akan pernah menyesal.Hidup menjadi anak kalian adalah sebuah keindahan.Jangan mencari ku karena aku sudah bahagia disini.Pastikan kalian bahagia juga ya,maaf jika Dafa pernah melakukan kesalahan.Dafa benar-benar mencintai kalian--
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Aku Menyukai Ayah Sahabatku

Aku Menyukai Ayah Sahabatku

Mata mereka bertemu. “Cepat kasih, kamu sampai telan ludah gitu, lapar ya?” Mengambil piring Noemi dan menyerahkan ke ayahnya, “cepat ambilkan yang banyak, Pah.” Astaga! Tangan kiri Noemi di bawah meja mengepal dan ingin menonjok sahabatnya. “Em, makasih Om, aku haus aja.” Buru-buru menuang air putih, malu. Entah dengan akal sehatnya yang sudah rusak atau celoteh sahabatnya. ‘Apa sih Mitha asal ceplos!’ Menuang.
693 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Bait Untukmu Setetes air mata telah memadamkan semangatku, Seucap kata dari kau telah membelah hatiku, Kau bilang aku bodoh, Kau bilang aku tak gigih, Pembacaan puisi yang ditayangkan perdana di tv nyaris membuat ayah menangis seorang diri ketika mendengar dan melihat bagaimana pilunya Aira membaca puisi. "Maafkan Ayah Nak!" batin ayah sendu dan meremas kuat selimut yang ia pakai.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

"Terima kasih telah melahirkanku ke dunia ini, terima kasih sudah mendidikku, membesarkanku, dan melimpahi aku juga Yeon dengan kasih sayang kalian. Kini, aku sadar. Kata maaf dan terima kasih begitu penting dan memang jarang sekali untuk di katakan oleh seseorang. Maknanya begitu dalam, tapi aku jarang sekali mengatakannya. Padahal, itu adalah kata yang sangat sederhana. Aku menyesal, kenapa bukan dari dulu aku mengucapkan kata sederhana ini. "Ayah, ibu, aku mencintai kalian. Aku sangat mencintai dan menyayangi kalian melebihi nyawaku sendiri. Aku benar-benar menyayangi kalian. Terima kasih telah menjadi kedua orang tuaku. Dan, maafkan aku yang tidak bisa menemani kalian sampai akhir." Choi
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Penyesalan Ayah dan Ibu, Saat Kupergi

Penyesalan Ayah dan Ibu, Saat Kupergi

"Terima kasih, Ayah, Ibu. Aku sayang banget sama kalian!" "Kamu ini, pakai acara sungkan segala sama Ayah dan Ibu!" Suasana yang santai dan penuh kebahagiaan seperti ini belum pernah kurasakan sebelumnya. Sudah tak terhitung berapa kali aku mendengar Ibu dan Ayah mengeluh, mengatakan bahwa sikapku selalu dingin dan tidak dekat dengan mereka.
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Ternyata Suami Mendua Ketika Kami Tak Bersama

Ternyata Suami Mendua Ketika Kami Tak Bersama

puji ibu. "Makasih, Bu." 'Risna bisa tulus menyayangi ibunya seperti ini, begitu pula dengan ibunya yang tampak begitu menyayanginya.' Reyhan membatin. O"Ka-mu ber-un-tung se-ka-li, Nak. Ter-nya-ta ka-mu a-nak o-rang ber-a-da. A-yah dan i-bu-mu pas-ti o-rang yang sa-ngat ba-ik. Ba-ha-gi-a se-la-lu ya, Nak. Nak Rey-han, ja-ga se-la-lu a-dik-mu de-ngan ba-ik. Di-a wa-ni-ta yang sa-ngat ba-ik dan ju-ga he-bat."
10139.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai puisi terima kasih ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status