Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PEDANG NAGA LANGIT

PEDANG NAGA LANGIT

"Tapi dipahami. Ditertawakan. Dan... diterima." Li Feng terdiam. Lalu perlahan, ia mengangguk. Pertapa Bai tersenyum samar. "Sekarang, saatnya kau kembali." Krak... krak... Li Feng berbalik. Kabut mulai terangkat. Di kejauhan, jalan setapak menuju lereng Gunung Terlarang terlihat lebih jelas dari sebelumnya.
8.44.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai pulang tere liye
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda

Ia merasa tidak percaya dengan penjelasan orang itu. "Beneran. Kalau nggak percaya, kamu datang aja ke Club Paradise. Tadi katanya mereka semua mau ke sana," jelas barista itu lagi untuk meyakinkan Valdo. "Ya sudah. Thanks banget infonya, bro," sahut Valdo yang kemudian berjalan keluar dari kafe. Ia segera masuk ke dalam mobilnya, dan suara ban mobil menggerus aspal kembali terdengar menuju Club Paradise.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai pulang tere liye
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

tanya satpam kepada salah seorang pemuda yang hendak menuju ke dalam LEKTRO. “Ke dalam,” jawabnya singkat. “Berhenti! Ada apa!” tegas satpam kepada pemuda tersebut yang mau menerobos masuk ke dalam LEKTRO. “Biarkan saja, dia supirnya Ibu,” pinta satpam lainnya yang baru saja keluar dari LEKTRO. “Oh… Baik, Pak,” ucap satpam tersebut.
602 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai pulang tere liye
Baca
+Pustaka
Jalan Tanpa Kembali

Jalan Tanpa Kembali

"Bersiaplah. Aku akan kembali ke Nibiri." "Sekarang? Tapi …." "Utang mereka padaku ...." Suaraku tenang, "Harus ditagih." Tiga hari kemudian, sebuah mobil mewah meluncur ke jalan-jalan Nibiri. Hanya pergi selama dua bulan lewat, kota ini sudah terasa asing. Mobil berhenti di distrik dermaga. Dulu ini wilayah Daniel, kini sudah memiliki pemilik baru.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai pulang tere liye
Baca
+Pustaka
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Luela terdiam, lalu menghentakkan kakinya. “Pak Jeff! Kamu bicara apa, sih? Kalau kamu begini terus, aku bakal marah.” “Awas.” Jeff mengulanginya. Pandangannya sangat dingin, seolah bisa membekukannya di tempat. Luela masih ingin bicara, tapi Jeff langsung menyingkirkannya dan berjalan pergi. Sambil berjalan, bisa terdengar dia sambil bertelepon. “Halo? Tolong cari tahu alamat tempat tinggal Felicia sekarang. Sekalian belikan tiket pesawat ke Aussi untuk hari ini.”
55.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pulang tere liye
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Balas Dendam Putri Yang Terbuang

Terlahir Kembali: Balas Dendam Putri Yang Terbuang

“Akhirnya ketemu.” Ia menyelipkan benda itu ke balik jubahnya, merapikan pakaiannya, lalu segera keluar. Dengan langkah cepat, Lily kembali melewati jalan rahasia dan muncul di belakang kediaman Mahardika. Begitu kakinya menginjak tanah luar, ia menghembuskan napas panjang. “Mudah sekali,” gumamnya lega. “Aku terlalu khawatir rupanya.”
9.8116.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai pulang tere liye
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummu
Ceritanya benar-benar keren. Author menyelesaikannya dengan baik dan membuat pembaca puas. Makasih Thor. Ditunggu karya selanjutnya. Sebenarnya gak rela Elena tamat. Pengen kalau Elena sudah punya keturunan heheheh
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Cinta Perlahan Sang Pengacara

Cinta Perlahan Sang Pengacara

[Shea: Abang lembur nggak?] Terlalu basa-basi. Hapus. [Pulang jamber, Bang?] Terlalu akrab. Hapus. [Abang kapan pulang?] Terlalu manis. Hapus. [Bang.] Duh, apaan? Hapus. Hapus. [Pulang.] Terlalu jutek. Terkirim. Sial, punggung Shea menegak, menatap layar ponsel dengan horor.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai pulang tere liye
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Lestia
sebenarnya walaupun Author bikin cerita chef galak itu mantan pacarku dengan pov chef Gun tetap aku baca Thor. Dulu berharap ada pov dari Gun waktu beberapa bab tapi keburu tamat. sampai sekarang masih kebayang-bayang chef Gun sama Paramitha
Icank Hanafi
slalu bagus tiap bikin cerita alurnya simpel ga bertele2 ga diulang2, tiap bab slalu ada kejutan klo bs kasih bintang 100 gw kasih deh thor yg blom baca wajib baca, nyesel ga baca.. next baca kisah hiro n naga
Baca Semua Ulasan
Benih Rahasia Untuk Sang Dosen

Benih Rahasia Untuk Sang Dosen

"Dimana?" "Satu perumahan denganku, Kia. Harganya lumayan murah dan besar. Kamu bisa tinggal sama keluarga kamu nanti kalau misalkan udah nggak ada masalah lagi. Yuk! Aku udah janji untuk datang hari ini," jelas Tere. Kondisi Tere lebih baik ketimbang Kiana yang tidak bisa move on dari keluarga Ghazlan. Wajar karena orang yang menyewa rahim Tere bukan pasangan yang baru menikah dengan status memiliki segalanya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pulang tere liye
Baca
+Pustaka
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Sebelum pergi seperti biasa Agista pergi ke danau untuk menemui dan curhat pada bunga teratai yang ada di sana. "Hai teratai, aku akan pergi. Aku ingin menghapus semua kenangan buruk yang ada di sini dan mencari kehidupan baru. Selamat tinggal, jika suatu saat Yuda datang padamu dan menanyakan keberadaan ku tolong jangan katakan aku di mana!" Seperti bicara pada manusia saja, Teratai memang sahabatnya sejak lama. Karena dia tidak memiliki sahabat dekat, hampir semua teman-teman sekolah dia menjauhinya dengan alasan miskin.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai pulang tere liye
Baca
+Pustaka
Cinta Panas Sang Penyamar

Cinta Panas Sang Penyamar

tanya Tery setelah menyeruput esnya. Sisi yang sedang mengupil berhenti dengan aktivitasnya, lalu membuangnya sembarangan membuat Tery menendang kaki sahabatnya itu. “Jorok banget sih!” sungut Tery. “Lah, lo tanya sama gue pasal Digo. Emang ntu manusia satu masih idup?” “Yaelah, masih lah. Yang jelas, dia udah lebih macho saat ini. Dia udah pulang dari USA dan dia cariin kamu kemarin.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai pulang tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status