Terjebak Di Pegunungan Salju Bersama Om Asing
Aku menggelengkan kepala, lalu menyunggingkan senyuman manis, “Nggak om, aku malah merasa agak kepanasan karena dekat api unggun.”
“Oh iya? Baguslah kalau begitu, biar om lap badanmu sampai bersih, ya.”
Belum selesai bicara, om sudah agak menegakkan tubuhnya dan aku langsung bisa merasakan ada sesuatu yang panas membara muncul di celah kedua kakiku.
Saat sentuhan yang tak asing itu terasa, jantungku berdegup kencang dan aku langsung menoleh ke belakang.